Letter of Credit: Pengertian dan Cara Kerjanya

0
701
Letter of Credit Adalah

Mekanisme transaksi bisnis kerap kali merepotkan, baik dalam hal penagihan maupun pembayaran. Para pelaku usaha yang melayani klien dengan perbedaan geografis, budaya, bahasa, dan karakter tentu akan merasa kesulitan karena hal ini. Untuk mengatasinya, dibutuhkan mekanisme pembayaran tepercaya, yakni Letter of Credit. Menurut International Chamber of Commerce, Letter of Credit adalah cara transaksi yang bersifat internasional.

Apa yang membuat dokumen ini begitu penting? Mari pahami pengertian beserta cara kerjanya berikut ini!

Apa Itu Letter of Credit?

Letter of Credit adalah suatu dokumen yang menjamin pembayaran pelanggan kepada pemilik usaha. Berkas ini diterbitkan oleh bank dan memastikan bahwa pembayaran telah dipenuhi tepat waktu. Pada dasarnya, Letter of Credit adalah satu cara dalam memudahkan transaksi antara pengekspor dan pengimpor produk.

Ada beberapa jenis Letter of Credit yang perlu Anda ketahui:

  • Acceptance Credit atau Time Credit

Terdapat wesel yang ditarik dan dibayarkan setelah periode, atau disebut juga dengan wesel berjangka. Dengan Acceptance Credit, wesel berjangka bisa langsung diterima dan berlaku hingga tanggal jatuh temponya.

Semisal, sebuah perusahaan membeli bahan baku dari pemasok dan menerima barang-barang tersebut di hari yang sama. Tagihan akan disertakan bersamaan dengan pengiriman material. Namun, perusahaan memiliki waktu hingga sebulan untuk melunasi tagihan. Periode sebulan ini menandai jangka waktu dari penjualan.

  • Revocable Credit dan Irrevocable Credit

Sebuah Revocable Credit dapat diubah atau dibatalkan syarat dan ketentuannya oleh bank yang berkaitan. Pembatalan ini bisa dilakukan tanpa adanya pemberitahuan awal kepada nasabah. Sementara itu, Irrevocable Credit merupakan kebalikannya. Ketentuan dan syarat dari dokumen ini tak bisa dibatalkan, apalagi diubah. Kemudian, bank yang bersangkutan akan terikat oleh komitmen yang tertulis dalam Letter of Credit agar tidak sewenang-wenang.

  • Sight Credit

Dokumen ini digunakan untuk pembayaran langsung atau di muka. Sebagai contoh, seorang pebisnis bisa memberikan wesel kepada pemberi pinjaman bersamaan dengan Sight Credit. Lalu, pemilik usaha dapat mengambil dana yang dibutuhkan secara langsung. Jenis surat kredit ini paling segera dibandingkan jenis letter of credit lainnya.

Lalu, ada pula surat kredit terkonfirmasi. Confirmed Credit memperbolehkan bankir selain bank penerbit untuk menambahkan konfirmasi sendiri dalam Letter of Credit. Dalam kasus ini, nasabah bank penerbit bisa menyerahkan dokumen kepada bankir pengonfirmasi. Selain itu, hanya Irrevocable Credit yang dapat dikonfirmasi. Jenis Confirmed Credit termasuk sebagai berikut:

  • Transferable Credit

Letter of Credit bukanlah instrumen yang bisa dinegosiasikan. Namun, wesel yang berkaitan dapat dipakai dalam negosiasi. Transferable Credit adalah dokumen yang bisa dipindahtangankan ke pihak ketiga. Dokumen ini sebaiknya harus menyebutkan tentang Transferable Credit secara blak-blakan.

Baca juga: Pendanaan Jadi Semakin Aman dengan Proteksi Asuransi Kredit di Akseleran!

  • Back-to-Back Credit

Dalam tipe ini, pengekspor meminta bankirnya untuk menerbitkan Letter of Credit yang ditujukan kepada pemasok. Hal ini supaya pengekspor memperoleh produk dan bahan baku sesuai yang dituliskan dalam dokumen.

Bagaimana Cara Kerjanya?

Letter of Credit umumnya menawarkan dua jaminan, yakni

  • Perlindungan penjual

Bila klien gagal membayar kepada pedagang, bank yang menerbitkan Letter of Credit harus membayar kepada penjual selama pemilik usaha tersebut memenuhi seluruh persyaratan dalam dokumen. Letter of Credit memberikan rasa aman bagi penjual dan pembeli yang berasal dari negara berbeda.

  • Proteksi pembeli

Letter of Credit juga menawarkan proteksi kepada pelanggan. Semisal, ketika Anda membayar seseorang untuk menyediakan layanan atau produk dan mereka gagal mengirimkan. Letter of Credit berfungsi dalam mengembalikan uang Anda. Alhasil, penjual akan memperoleh penalti karena tidak mampu memenuhi tanggung jawabnya.

Konsep Letter of Credit hampir sama dengan layanan Escrow, yakni memosisikan bank sebagai pihak ketiga yang tidak terikat oleh siapa pun. Bank hanya akan mengeluarkan dana sesudah menemui situasi dan kondisi tertentu. Letter of Credit tidak hanya bermanfaat untuk perdagangan internasional, tetapi juga transaksi domestik seperti proyek konstruksi.

Letter of Credit adalah solusi tepat untuk transaksi internasional. Maka dari itu, bagi Anda yang berperan sebagai pelaku usaha dengan klien luar domestik, sangat penting untuk memahami pengertian dan cara kerja dari Letter of Credit. Lalu, ciptakan transaksi yang lancar sekaligus terjamin keamanannya untuk mendukung kemajuan bisnis Anda. Semoga informasi kali ini bermanfaat dan menambah wawasan!

Kembangkan Dana Sekaligus Berikan Kontribusi Untuk Ekonomi Nasional dengan Melakukan Pendanaan Untuk UKM Bersama Akseleran!

Bagi kamu yang ingin membantu mengembangkan usaha kecil dan menengah di Indonesia, P2P Lending dari Akseleran adalah tempatnya. Sebagai platform pengembangan dana yang optimal dengan bunga hingga 16% per tahun kamu dapat memulainya hanya dengan Rp100 ribu saja.

BLOG100

Yuk! Gunakan kode promo BLOG100 saat mendaftar untuk memulai pengembangan dana awalmu bersama Akseleran. Untuk syarat dan ketentuan dapat menghubungi (021) 5091-6006 atau email ke [email protected]