Kredit Modal Kerja : Definisi, Jenis Hingga Syaratnya!

1
3053
Kredit Modal kerja
Kredit Modal kerja

Kredit Modal Kerja (KMK) sebenarnya merupakan istilah kredit yang cukup tersohor di kalangan masyarakat, terlebih pada kalangan pelaku UMKM. Kredit jenis ini sering kali dijadikan sumber dana utama untuk membiayai bisnis karena bunga per tahunnya relatif rendah dan pengajuannya cukup mudah. Untuk mengetahui lebih lanjut tentang jenis kredit ini, Anda bisa cek penjelasan berikut.

Definisi KMK

Kredit Modal Kerja (KMK), merupakan fasilitas kredit yang diberikan oleh suatu lembaga keuangan (umumnya bank) kepada kreditur dalam bentuk pinjaman untuk modal usaha. Jadi, dapat dikatakan bahwa KMK merupakan program pembiayaan yang dikhususkan untuk modal usaha saja—terlebih untuk kalangan pelaku UMKM dan bisnis perorangan.

Karakteristik Kredit Modal Kerja

Sesuai dengan yang telah disebutkan, jenis kredit ini merupakan jenis kredit yang khusus untuk membiayai usaha. KMK bukan merupakan jenis pinjaman jangka panjang karena jenis kredit ini biasanya memiliki jatuh tempo kurang dari satu tahun.

Walaupun begitu, ada juga jenis Kredit Modal Usaha yang memiliki tenor lebih panjang. Jenis kredit seperti ini biasa disebut Kredit Modal Kerja Permanen (KMKP). Akan tetapi, tidak semua lembaga keuangan bisa memberikan jenis kredit ini.

Kegunaan KMK

Dengan KMK yang diperoleh, apa saja yang dapat dilakukan dengan dana tersebut? Alokasi dana yang diperoleh tentunya tergantung dari masing-masing kreditur/pemilik usaha. Biasanya, pemilik usaha menggunakan modal dengan interes rendah ini untuk membayar utang dagang atau membeli kebutuhan operasional.

Lain KMK, lain juga KMKP. KMKP memiliki jangka waktu yang lebih panjang (biasanya hingga tiga tahun) dibandingkan KMK biasa. Maka dari itu, tidak heran jika alokasi kredit jenis ini cenderung digunakan untuk kebutuhan jangka panjang yang krusial juga, misalnya:

  • Pembelian bahan baku dan penunjang
  • Pembayaran sewa tempat
  • Membayar gaji pegawai, dan
  • Pembayaran biaya distribusi.

Bunga KMK

Berapa bunga yang diterapkan lembaga keuangan untuk produk KMK? Rupanya, tiap lembaga keuangan dapat mengatur suku bunga kredit modal kerja masing-masing. Berdasarkan data yang dimiliki Katadata, per Juli 2021, rata-rata bunga kredit yang diterapkan di Indonesia adalah sebesar 8,94%.

Lebih lanjut dijelaskan juga bahwa rentang nilai bunga yang berlaku adalah dari 6,18%-9,9% p.a. Bank Pembangunan Daerah (BPD) merupakan lembaga keuangan yang mencatatkan bunga dengan nilai terbesar, yaitu 9,9% p.a. Di sisi lain, suku bunga terendah untuk kredit modal ini justru diberikan oleh bank asing/campuran.

Apakah Jenis Kredit ini Membutuhkan Agunan?

Sebelum mengajukan kredit untuk modal usaha, Anda perlu tahu bahwa jenis kredit ini memerlukan agunan/jaminan. Nah, beberapa aset yang bisa Anda gunakan sebagai jaminan adalah sebagai berikut:

  1. Deposito di bank. Jika memilih untuk mengagunkan ini, maka Anda perlu menyerahkan sertifikat/bilyet deposito.
  2. Tanah/tanah dengan bangunannya. Jika memutuskan untuk mengambil kredit dengan agunan ini, maka ada beberapa dokumen yang perlu Anda sertakan, di antaranya:
    1. Gambar tanah/tanah dan bangunan dan lokasi sekitar
    2. Sertifikat tanah atau akta jual beli
    3. Izin Mendirikan Bangunan
    4. PBB terbaru
  3. Kendaraan bermotor. Jika Anda memutuskan untuk menggunakan ini sebagai jaminan, Anda perlu menyediakan dokumen-dokumen berikut sebagai persyaratan pengajuan pinjaman:
    1. BPKB
    2. STNK
    3. Faktur pembelian kendaraan
    4. Blanko kuitansi pembelian yang ditandatangani oleh pemilik sebelumnya (apabila bekas) di atas materai
    5. KTP sebagai bukti identitas
  4. Mesin usaha. Anda perlu menyediakan dokumen-dokumen berikut sebagai syarat pengajuan kredit:
    1. Faktur
    2. Invoice
    3. Kuitansi pembelian mesin
  5. Inventory. Dokumen yang perlu Anda serahkan adalah surat inventory.
  6. Account Receivable/Piutang. Dokumen yang harus Anda sertakan adalah daftar piutang yang Anda miliki.

Baca juga: Sulit Cari Pinjaman Modal Usaha? Ini Caranya!

Syarat Mengambil Pinjaman KMK

Untuk mengajukan KMK, selain dokumen-dokumen agunan yang disebutkan Anda perlu juga memenuhi persyaratan yang ditetapkan di setiap lembaga keuangan. Meski dokumen-dokumen yang dibutuhkan terkadang sama, masing-masing lembaga keuangan memiliki peraturannya masing-masing.

Secara umum, persyaratan yang sering diajukan antara lain:

  1. KTP dan KK
  2. Akta pendirian perusahaan
  3. NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak)
  4. Pas foto pemohon KMK
  5. TDU (Tanda Daftar Perusahaan)
  6. SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan)
  7. SITU (Surat Izin Tempat Usaha)
  8. Laporan keuangan usaha, neraca perusahaan, dan perincian laba/rugi.

Itulah sekilas informasi mengenai Kredit Modal Kerja (KMK). Tertarik mengajukan kredit untuk modal usaha? Pastikan Anda melakukan survei terlebih dahulu untuk memilih lembaga keuangan yang tepat, ya!

Kembangkan Dana Sekaligus Berikan Kontribusi Untuk Ekonomi Nasional dengan Melakukan Pendanaan Untuk UKM Bersama Akseleran!

Bagi kamu yang ingin membantu mengembangkan usaha kecil dan menengah di Indonesia, P2P Lending dari Akseleran adalah tempatnya. Akseleran menawarkan kesempatan pengembangan dana yang optimal dengan bunga rata-rata 10,5%-12% per tahun dan menggunakan proteksi asuransi 99% dari pokok pinjaman. Tentunya, semua itu dapat kamu mulai hanya dengan Rp100 ribu saja.

BLOG100

Yuk! Gunakan kode promo BLOG100 saat mendaftar untuk memulai pengembangan dana awalmu bersama Akseleran. Untuk pertanyaan lebih lanjut dapat menghubungi Customer Service Akseleran di (021) 5091-6006 atau email ke [email protected]

1 COMMENT

  1. […] Kredit modal kerja adalah kredit yang diberikan oleh bank kepada debiturnya untuk membiayai kebutuhan modal kerja suatu perusahaan. Jangka waktu kredit ini biasanya dalam jangka pendek. Sementara itu, kredit investasi adalah kredit yang diberikan bank kepada debiturnya untuk membiayai proyek baru atau ekspansi suatu perusahaan. Jangka waktu kredit ini biasanya dalam jangka menengah dan jangka panjang. Dengan kata lain, perbedaan kedua jenis kredit ini ada pada peruntukan atau kegunaan serta jangka waktunya. Jangka waktu kredit investasi lebih panjang daripada kredit modal kerja. Data kredit investasi dan kredit modal kerja dapat digunakan sebagai salah satu indikator perekonomian suatu negara. Di Indonesia, Bank Indonesia secara berkala merilis data kredit investasi dan kredit modal kerja. Menimbang cukup kompleknya materi pelatihan Analisis Kredit Modal Kerja Investasi ini bagi peserta, dibutuhkan training provider yang berpengalaman di bidangnya agar tidak membuat peserta tidak menjadi cepat bosan dan jenuh dalam mendalami bidang teknik ini. […]

Comments are closed.