Asosiasi Fintech Indonesia Beri Penghargaan Kepada Akseleran

0
1453
Sertifikat dari Asosiasi Fintech Indonesia yang diberikan kepada PT Akseleran Keuangan Inklusif Indonesia

JAKARTA – Sejak resmi beroperasi sebagai perusahaan Peer to Peer lending (P2P Lending) per Oktober 2017, PT Akseleran Keuangan Inklusif Indonesia (Akseleran) secara konsisten terus berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia hingga saat ini. Sebagai salah satu bentuk dukungan positifnya, Akseleran bersama Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH) dan Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) dalam membuat sebuah kajian mengenai peran Financial Technology (Fintech) terhadap ekonomi Indonesia dengan menggunakan analisis Input-Output (I-O).

Dari kajian tersebut, ditemukan hasil perkembangan Fintech di alam negeri mampu meningkatkan Produk Domestik Bruto (PDB) baik secara langsung dan tidak langsung sebesar Rp25,97 triliun. Melalui peran aktif dari Akseleran, pihak AFTECH memberikan penghargaan berupa sertifikat sebagai bentuk apresiasi.

“Kami bersyukur atas apresiasi dari asosiasi dan yang paling membahagiakan adalah data kajian yang dihasilkan dapat semakin memperkuat peran P2P Lending yang sudah terdaftar di OJK, termasuk Akseleran untuk meningkatkan perekonomian Indonesia. Untuk Akseleran sendiri, telah mencatat prestasi yang membanggakan dimana selama 11 bulan terakhir telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp101 miliar kepada lebih dari 240 UKM dengan dukungan dari 22.500 lender,” ujar Ivan Nikolas Tambunan, CEO & Co-Founder Akseleran.

Meski demikian, Ivan menyatakan, perkembangan P2P Lending masih dalam tahap awal. “Kami akan berkembang lebih signifikan. Mungkin akan ada 10-20 pemain besar sehingga inklusi keuangan juga akan sangat terbantu,” terangnya.

Tak hanya memberikan akses pendanaan bagi masyarakat, dia menegaskan, fintech P2P Lending dapat memperluas akses keuangan untuk masyarakat. “Nilainya tidak harus besar dengan prosesnya juga user friendly. Di Akseleran, masyarakat sudah dapat mengembangkan dana mulai dari Rp100 ribu dan memperoleh rata-rata bunga sebesar 18%-21% per tahun,” tambah Ivan.

Artikel berjudul “Bisnis Fintech Sumbang Rp25,97 Triliun pada Produk Domestik Bruto” telah tayang di Koran Tempo edisi Rabu, 29 Agustus 2018 di halaman depan bisnis keuangan.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here