Trust Issue Adalah: Tanda, Penyebab, dan Cara Mengatasinya

    0
    555
    Trust Issue Adalah

    Trust issue adalah masalah yang banyak dialami oleh individu yang pernah mengalami kekecewaan di masa lampau. Pernahkah Anda mendengar istilah ini sebelumnya? Atau mungkin ada beberapa orang di sekitar Anda yang mengalaminya. Mari kupas secara mendalam mengenai apa itu Trust Issue dan hal-hal terkait. Pembahasan ini akan terbagi ke dalam beberapa bagian yaitu sebagai berikut: 

    • Pengertian Trust Issue 
    • Dampak Trust Issue 
    • Tanda-tanda Trust Issue 
    • Penyebab Trust Issue
    • Trust issue Dalam Keluarga 
    • Cara mengatasi trust issue

    Mari kita mulai.

    Pengertian Masalah Kepercayaan/Trust Issue

    Sebelum membahas tentang masalah kepercayaan, sebaiknya ketahui dulu pengertian trust itu sendiri. Dalam psikologi, trust atau kepercayaan adalah mempercayai bahwa orang yang Anda percaya akan melakukan apa yang Anda harapkan, berawal dari keluarga dan tumbuh ke orang lain. 

    Sedangkan Trust issue adalah istilah untuk menggambarkan keadaan ketika seseorang menunjukkan kebiasaan ketidakpercayaan, baik dalam hubungan dengan pasangan, teman, maupun keluarga. 

    Hal ini juga berkaitan dengan stigmatisasi tantangan emosional yang kompleks. Ketidakpercayaan kronis ini dapat mempengaruhi cara Anda memandang diri sendiri dan semua hubungan dalam hidup Anda. 

    Trust Issue dalam Keluarga

    Menurut Dina Auliana, M.Psi. Psikolog, masalah kepercayaan dalam keluarga yaitu suatu keadaan ketika anak tidak percaya dengan orang tua, atau orang tua yang tidak percaya dengan anak dan ketidakpercayaan antara suami dan istri.

    Dina menambahkan bahwa masalah kepercayaan antara pasangan memiliki potensi konflik yang lebih besar.

    Sementara potensi konflik dari masalah kepercayaan dalam keluarga lebih kecil, pasalnya, biasanya dalam sebuah keluarga memiliki value yang sama.

    Ketika ada kurangnya kepercayaan dalam suatu hubungan, pikiran, tindakan, atau perasaan yang berbahaya dapat berkembang, seperti sifat negatif, ketidakpercayaan, dan kecemburuan. Seiring waktu, ini dapat menyebabkan masalah yang lebih besar, seperti kekerasan dalam emosional maupun fisik. 

    Dampak Trust Issue

    Masalah kepercayaan ini dapat memengaruhi banyak bidang dalam kehidupan Anda, termasuk kesehatan mental dan emosional serta hubungan profesional dan pribadi Anda. Masalah kepercayaan dapat menyebabkan masalah hubungan, kesepian, isolasi, stres, kelelahan, dan perfeksionisme. 

    Jadi, Masalah kepercayaan dapat berdampak negatif pada hal-hal berikut: 

    • Hubungan kerja dan produktivitas 
    • Hubungan romantis 
    • Hubungan Persahabatan 
    • Hubungan dengan anggota keluarga 
    • Hubungan dengan anak-anak Anda 
    • Kesehatan mental Anda sendiri 

    Tanda-Tanda Anda Memiliki Masalah Kepercayaan 

    Anda mungkin akan merasa ragu bahwa orang lain dapat memenuhi kewajiban mereka. Anda mungkin juga takut terlalu dekat dengan orang lain atau merasa curiga ketika seseorang baik kepada Anda. 

    Beberapa perilaku yang terkait dengan kesulitan mempercayai orang lain dapat membuat hubungan menjadi menantang, tetapi tidak harus berkaitan dengan hubungan itu sendiri.

    Berikut ini beberapa tanda ketika Anda mengalami masalah kepercayaan. 

    1. Terus Berpikiran Negatif

    Hubungan yang sehat ditandai oleh adanya kepercayaan dan kecenderungan untuk melihat sisi positif satu sama lain, sementara individu dengan masalah kepercayaan cenderung memusatkan perhatian pada aspek negatif. Jika Anda sering merasa diri Anda buruk dan memusingkan kelemahan orang lain, ini mungkin menunjukkan adanya trust issue.

    2. Tidak Suka Mengandalkan Orang Lain, Segala Hal Anda Selesaikan Sendiri 

    Anda merasa sulit untuk mengandalkan orang lain sehingga ingin menyelesaikan segala sesuatu sendiri. Hal ini dapat menyebabkan sikap perfeksionis, yang pada gilirannya menyebabkan stres dan beban kerja yang berlebihan. 

    Masalah ini membuat Anda kesulitan bekerja sebagai bagian dari sebuah tim, karena merasa tidak nyaman untuk mempercayakan tugas kepada orang lain atau mengandalkan mereka untuk melakukan bagian mereka.

    3. Curiga Pada Orang-orang di Sekitar Anda 

    Selalu bersiap-siap menghadapi kekecewaan, atau pengkhianatan selanjutnya, serta meragukan kebenaran ucapan orang lain kepada Anda. Seringkali Anda mengasumsikan bahwa mereka tidak jujur atau berpotensi merusak kepercayaan Anda. 

    4. Hindari Keakraban

    Anda merasa takut akrab dengan seseorang. Karena sering kali keakraban ini mengharuskan Anda untuk menaruh kepercayaan yang lebih. Anda tidak mau mengambil resiko atau merasa terlalu takut untuk memikirkan bahwa kepercayaan akan membuat Anda tersakiti. \

    5. Simpan Dendam 

    Ketika seseorang melanggar kepercayaan Anda atau mengkhianati Anda, hal tersebut tidak akan pernah terlupakan. Anda tidak akan pernah memberikan maaf atau mempercayai orang tersebut kembali.

    6. Suka Mengungkit

    Ketika Anda memiliki masalah kepercayaan, Anda akan banyak mengungkit hal-hal kecil Anda tidak percaya pada pasangan Anda, jadi Anda mengungkit masalah lain atau menemukan hal-hal yang mengganggu Anda dan menjadi sumber pertengkaran.

    7. Pilih untuk Tetap Sendiri

    Berbagi kehidupan emosional dengan orang lain membutuhkan adanya kepercayaan. Namun, jika Anda memiliki masalah kepercayaan, Anda lebih memilih untuk menyimpan segala sesuatu sendiri daripada mengambil risiko mempercayai orang lain dengan rincian tentang kehidupan emosional Anda.

    8. Hindari Keterikatan

    Orang yang mengalami kesulitan dalam mempercayai orang lain akan menghadapi tantangan dalam hal berkomitmen, pasalnya hubungan dengan komitmen memerlukan  kepercayaan dan kerentanan dari semua individu yang terlibat.

    9. Suka Memata-matai atau Sering Memeriksa Telepon Seseorang

    Saat Anda memiliki masalah kepercayaan, Anda rutin ingin menemukan bukti untuk memeriksa apakah orang lain jujur kepada Anda atau tidak. Karena Anda tidak mempercayai mereka, Anda mencari bukti untuk menenangkan pikiran Anda atau membuktikan bahwa Anda benar.

    10. Anda seorang Penyendiri

    Anda lebih memilih perusahaan Anda sendiri daripada perusahaan orang lain, karena setidaknya ketika Anda sendirian, tidak ada orang lain yang dapat mengecewakan Anda. 

    Baca juga: 4 Permasalahan Pendidikan di Indonesia yang Masih Ada Sampai Saat Ini

    11. Merasa Menjalin Hubungan dengan Orang yang Tepat

    Salah satu tanda orang dengan masalah kepercayaan adalah  sering berpikir bahwa mereka menjalin hubungan dengan orang yang tidak bisa dipercaya.

    Tahukah Anda, bahwa Pikiran bawah sadar juga sangat berpengaruh dalam berbagai situasi. Rusaknya kepercayaan Anda bisa menjadi ramalan yang terpenuhi dengan sendirinya. 

    Pasalnya, ketika Anda mengharapkan hal tertentu terjadi, pikiran bawah sadar Anda akan mencari situasi tersebut, dan seringkali menjadi kenyataan. 

    12. Merasa Takut Ditinggalkan 

    Tanda berikutnya yaitu, Anda terus hidup dalam ketakutan akan ditinggalkan oleh orang lain. Misalnya, ketika Anda mendapatkan email dari bos Anda yang meminta Anda datang ke kantornya, Anda merasa akan dipecat. 

    Atau ketika Anda melihat orang lain bahagia tanpa Anda, Anda berpikir bahwa mereka sengaja meninggalkan Anda. Contoh lainnya, misal dalam hubungan romantis, Anda memiliki ketakutan bahwa pasangan Anda mengabaikan Anda dan sedang bersiap untuk memutuskan sesuatu.

    Penyebab Trust Issue Adalah

    Masalah kepercayaan dapat disebabkan oleh hal-hal berikut ini:

    • Riwayat pelecehan
    • Perasaan rendah diri
    • Sejarah pengkhianatan dalam hubungan
    • Trauma masa kecil
    • Masalah pengabaian
    • Takut akan penolakan
    • Kesendirian
    • Sejarah perundungan atau diintimidasi
    • Gangguan seperti depresi, kecemasan, dan PTSD

    Cara Mengatasi Trust Issue 

    Untuk mengatasi masalah kepercayaan, ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan, sebagai berikut:

    • Ambil Risiko Emosional yang Aman – Biarkan diri Anda berlatih percaya dengan cara yang kecil dan aman. Pegang kata-kata seseorang, dan buktikan bahwa mereka layak mendapatkan kepercayaan Anda. 
    • Berikan kesempatan – Jika kepercayaan Anda telah rusak, akan butuh waktu untuk mendapatkannya kembali. Jika seseorang tulus ingin membangun kepercayaan lagi, mereka akan menghormati proses ini.
    • Luangkan Waktu untuk Mengenal Orang Baru – Jangan langsung mempercayai orang sebelum Anda mengenal mereka. 
    • Hindari Sikap Obsesif – Mengintai dan memata-matai dapat dengan mudah menjadi perilaku obsesif yang hanya akan memperburuk masalah kepercayaan Anda.
    • Jaga Komunikasi – Berhati-hatilah untuk tidak menuduh atau menyalahkan. Alih-alih, komunikasikan dengan jelas bagaimana perasaan Anda dan apa yang Anda butuhkan. 
    • Kurangi Sikap untuk Terlalu Mengontrol – Periksa diri Anda sendiri untuk mengidentifikasi interaksi antara kepercayaan dan kontrol dalam hubungan Anda. Dengan menurunkan sikap  mengontrol, Anda dapat menemukan diri Anda merasa lebih percaya dan dipercaya.

    Kesimpulan 

    Tidak bisa dipungkiri bahwa mempercayai orang lain itu sulit bagi Anda yang memiliki masalah kepercayaan dan pernah disakiti atau dikhianati di masa lalu.

    Namun, kepercayaan adalah komponen penting untuk kehidupan yang sehat. Anda dapat melakukan tips-tips tersebut di atas untuk mengembalikan kembali kepercayaan Anda terhadap orang-orang atau situasi di sekitar Anda.  Semoga artikel ini menjawab semua pertanyaan Anda tentang apa itu trust issues adalah, dan hal-hal terkait.

    Dukung Pertumbuhan UMKM dan Bangkitkan Ekonomi Nasional dengan Melakukan Pendanaan di Akseleran!

    Akseleran memberikan kesempatan untuk kamu yang ingin membantu mengembangkan bisnis kecil dan menengah di Indonesia. Dapatkan keuntungan dari suku bunga rata-rata hingga 10,5% per tahun dan serta perlindungan proteksi asuransi 99% terhadap pinjaman. Gunakan kode promo BLOG100 saat mendaftar dan mulailah pengembangan dana awalmu bersama Akseleran. Selain itu, kamu juga bisa melihat info Akseleran sebagai grup usaha di halaman Grup Akseleran.

    BLOG100

    Untuk pertanyaan lebih lanjut dapat menghubungi Customer Service Akseleran di (021) 5091-6006 atau email ke [email protected].