Raup Untung dengan Investasi Menguntungkan ke Bisnis Start Up

0
1643
Akseleran_Article_Featured_Image_1366x768_investasimenguntungkan

Tujuan utama seseorang melakukan investasi adalah mendapatkan keuntungan. Selain menginvestasikan dana pada produk-produk investasi yang sudah lazim seperti deposito, emas, hingga obligasi, Anda juga dapat menyalurkan dana untuk investasi menguntungkan di berbagai situs crowdfunding.

Jenis investasi ini boleh dibilang baru, namun dapat mempermudah proses transaksi keuangan. Tak perlu jauh-jauh mengurus dokumen ke lembaga keuangan, dengan modal komputer atau ponsel pintar serta koneksi internet, Anda dapat mulai berinvestasi.

Konsep yang ditawarkan situs seperti ini adalah penggalangan dana untuk membantu kegiatan publik atau pelaku usaha. Anda dapat berperan selaku pemberi dana atau investor. Tentu saja imbal jasa berupa uang atau hak milik perusahaan menanti Anda.

Banyak proposal menarik dengan untung yang menggiurkan bisa Anda pilih. Mulai dari proyek berbasis pengembangan industri kecil, riset pendidikan, hingga teknologi bisa Anda biayai. Salah satu bisnis yang memiliki prospek besar di masa mendatang adalah perusahaan rintisan atau akrab disebut Startup atau UKM.

Apa itu Bisnis Startup?

Sebelum mulai berinvestasi, sebaiknya Anda mengenal dulu bisnis startup. Awalnya istilah startup mengacu pada perusahaan yang baru didirikan dan masih berada dalam fase pengembangan untuk menemukan target pasar yang tepat. Namun definisi tersebut kian mengerucut pada perusahaan baru yang bergerak di bidang teknologi khususnya teknologi informasi.

Selain itu, karakter lain dari perusahaan startup adalah usia perusahaan kurang dari 3 tahun, memiliki jumlah pegawai kurang dari 20 orang serta pendapatan dibawah USD100 ribu per tahun.

Perusahaan startup pertama kali mulai bermunculan di awal tahun 2000-an. Kala itu teknologi internet baru mulai dikembangkan dan banyak orang meliriknya sebagai ladang bisnis yang potensial. Dari sekian banyak perusahaan yang didirikan, beberapa di antaranya mampu bertahan seperti Google dan Yahoo.

Kenapa Harus Investasi di Bisnis Startup?

Dengan teknologi informasi yang berkembang begitu cepat dan tak ada batasan, godaan bisnis startup mulai menjalar ke negara-negara berkembang termasuk Indonesia. Tak hanya orang muda, para senior dalam dunia bisnis pun sudah mulai membuka peluang merintis bisnis ini.

Memang iklim usaha startup di Indonesia masih berada dalam tahap awal tapi telah mengalami kemajuan sangat pesat. Setiap tahun muncul ratusan usaha lokal dan kini jumlahnya telah mencapai 1500 lebih. Apalagi, jumlah pengguna internet di Indonesia semakin meningkat setiap tahunnya. Kemajuan yang positif ini tentu akan memberi iklim investasi menguntungkan bagi para investor.

Terdapat tiga kelompok startup yang berkembang di Indonesia yakni aplikasi edukasi, e-commerce, serta game. Sebagai gambaran, pada tahun 2012, total investasi di sektor ini berada pada angka USD44 juta. Pada bulan Agustus 2017 terlihat berkembangan yang sangat signifikan karena angka investasi berhasil menyentuh angka USD3 miliar. Itu artinya, angka investasi meningkat 68 kali lipat dalam lima tahun terkakhir.

Memang kini 94 persen kucuran investasi untuk startup digital dalam negeri berasal dari investor China. Namun peluang untuk investor lokal tetap terbuka lebar. Banyak pelaku usaha kekurangan modal dan menyasar situs crowdfunding agar usahanya tetap berjalan. Ini merupakan peluang besar bagi kalian yang ingin mencoba berinvestasi.

Berinvestasi ke Startup yang Tepat

Meskipun berpeluang besar di masa mendatang, bukan berarti investasi ke bisnis startup minim risiko. Peluang kegagalan di tengah jalan selalu membayangi terutama banyak saingan yang juga memiliki ide tak kalah cemerlang.

Sebagai calon investor, Anda harus menyadari bahwa bisnis digital bukanlah sesuatu yang mudah dijalani. Banyak yang akhirnya gulung tikar lantaran menerapkan strategi pemasaran yang keliru. Untuk memilih tempat investasi, pelajari dengan seksama proposal yang diajukan perusahaan startup di situs crowdfunding. Sebagai acuan, ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum memulai investasi.

  1. Kredibilitas tim atau founder

Sebagai investor, orang-orang yang berada di balik startup tentu harus diperhatikan. Beberapa hal yang harus Anda perhatikan dengan teliti yakni latar belakang pendidikan hingga prestasi apa yang sudah diraih. Yang tak kalah penting, pengalaman dalam bidang yang sama.

  1. Ide Bisnis

Ide yang inovatif dalam sebuah startup merupakan suatu keharusan. Semakin unik ide yang ditawarkan, saingan di pasaran pun akan berkurang. Ini berarti peluang bertahannya usaha hingga menjadi unggul di pasaran semakin besar. Keuntungan sebagai investor pun akan semakin meningkat.

Namun demikian, ide inovatif saja tidak cukup. Harus diingat, ide cemerlang harusnya dapat dijadikan produk yang siap dipasarkan. Sebelum berinvestasi, lakukan riset mengenai ide yang ditawarkan calon perusahaan apakah aplikatif atau hanya sebatas angan-angan.

  1. Target Pasar

Pasar merupakan komponen penting yang harus menjadi pertimbangan Anda sebelum melakukan investasi. Tersedianya target pasar yang jelas membuat startup dapat menentukan strategi marketing yang tepat pula. Pelajari secara rinci target pasar yang disasar serta bagaimana strategi jitu yang dirancang untuk mendapatkannya.

Apakah anda salah satu dari calon investor yang tertarik dengan investasi menguntungkan di bisnis Startup?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here