Memahami Istilah Underwriter dalam Dunia Asuransi Bisnis

0
1021
Underwriter Adalah

Secara bahasa underwriter adalah seleksi risiko. Dalam asuransi bisnis, tahapan ini merupakan bagian paling penting ketika Anda akan membeli suatu produk asuransi. Untuk lebih memahami sebuah istilah yang sebenarnya cukup familiar di dunia asuransi bisnis, tidak ada salahnya untuk mengupas tentang apa underwriter sebenarnya.

Pengertian Underwriter 

Sebagaimana yang sempat disinggung secara sekilas di atas, underwriter pada dasarnya merupakan suatu proses seleksi dan identifikasi risiko calon pembeli suatu produk asuransi. Proses ini meliputi semua hal yang akan menjadi tanggungan asuransi, termasuk diri sendiri, keluarga, atau harta benda serta lingkungan di sekitarnya.

Proses ini biasanya digunakan sebagai pedoman sebelum pengajuan asuransi disetujui. Biasanya, pihak asuransi memiliki petugas khusus untuk melakukan proses seleksi dan menimbang segala risiko yang ada. Hal ini dilakukan agar asuransi bisa berjalan sesuai prosedur dan bermanfaat di saat yang tepat.

Selain melakukan proses seleksi, tugas lain petugas underwiter yaitu bertanggung jawab terhadap hasil penilaian dan penggolongan tingkat risiko objek yang ditanggung asuransi. Inilah mengapa ketika proses underwriter berlangsung sebagai calon nasabah sudah menjadi tugas kita untuk memberikan semua informasi yang dibutuhkan sebenar-benarnya.

Cara Kerja Underwriter

Tujuan proses underwriter adalah mencari tahu informasi sebanyak mungkin tentang objek yang menjadi pertanggungan. Informasi ini digunakan sebagai data untuk menimbang berbagai risiko. Inilah mengapa, proses underwriter akan melalui beberapa tahapan penting, yaitu:

Mengumpulkan Informasi

Tahapan awal ini akan dimulai ketika calon nasabah mengajukan asuransi. Pada tahap awal, informasi didapatkan melalui beberapa cara, di antaranya:

  1. Pengisian formulir pengajuan asuransi oleh nasabah
  2. Wawancara
  3. Tes medis untuk asuransi kesehatan atau tes kelayakan untuk asuransi harta benda seperti rumah dan mobil
  4. Survei

Cara-cara di atas dilakukan agar petugas memperoleh informasi yang valid termasuk soal risiko setiap pertanggungan. Pada tahap ini apabila petugas membutuhkan informasi dan dokumen tambahan, sebaiknya sediakan hal-hal yang dibutuhkan tersebut dengan baik dan benar.

Melakukan Analisa

Tahapan underwriter adalah yang kedua yaitu, analisa dan assesment terhadap segala risiko yang akan dihadapi apabila pengajuan asuransi dikabulkan. Analisa dan assesment atau penilaian tersebut meliputi:

  1. Jenis risiko
  2. Frekuensi terjadinya risiko
  3. Seberapa besar dampak yang ditimbulkan apabila risiko terjadi

Pada tahapan ini, biasanya petugas akan melakukan wawancara langsung dengan calon nasabah, survei pasar, dan pengecekan terhadap riwayat objek tanggungan asuransi.

Membuat Keputusan

Tahapan yang ketiga adalah membuat keputusan. Pada tahapan ini nasabah akan tahu apakah pengajuan mereka diterima atau tidak. Hasil keputusan dibuat berdasarkan dua proses sebelumnya. Biasanya, ada beberapa jenis keputusan yang akan disampaikan kepada calon nasabah, yaitu:

  1. Menerima atau menolak pengajuan asuransi
  2. Menerima penambahan nilai premi atau tanggungan
  3. Menerima atau menolak tambahan pengajuan tanggungan berdasarkan pengajuan yang dibuat oleh nasabah

Kategori Risiko dalam Underwriter

Ketika proses analisa, biasanya petugas underwriter akan mengategorikan risiko yang ditemukan pada tanggungan nasabah ke dalam beberapa jenis yaitu, declined risk, substandard risk, standard risk, dan prefered risk.

Semakin tinggi risikonya, semakin besar pula nilai premi yang harus dibayarkan calon nasabah kepada perusahaan asuransi. Agar proses ini dapat dilalui dengan mudah, kita bisa ikut menimbang dan memperkirakan beberapa risiko yang sekiranya dapat menghambat proses underwriter

Misalnya ketika mengajukan asuransi kesehatan. Apabila calon tertanggung berusia di atas 40 tahun dan memiliki gaya hidup kurang sehat, bisa dipastikan risiko yang dimiliki lebih besar apabila dibandingkan dengan orang lain seusia atau bahkan lebih muda dengan gaya hidup lebih sehat.

Baca juga: Optimalkan Investasi dengan Melakukan Analisis Teknikal Saham

Sebagaimana yang disebutkan di atas, risiko besar tersebut sebanding dengan premi yang harus dibayarkan. Jadi kita bisa memprediksi berapa nilai premi dan jangka waktu pencairan. Hal ini juga berlaku pada objek nonmanusia seperti mobil, perhiasan, bangunan, serta barang berharga lainnya.

Itulah seluk beluk underwriter di dunia asuransi bisnis. Diakui atau tidak, proses ini merupakan win win solution bagi kedua belah pihak, baik perusahaan asuransi maupun calon nasabah. Dalam hal ini, underwriter adalah proses paling bijaksana da adil.

Jadi sebaiknya, tidak perlu ragu ketika melalui proses ini sebab jika pengajuan diterima, asuransi juga bisa menjadi salah satu bentuk investasi bermanfaat untuk masa depan.

Kembangkan Dana Sekaligus Berikan Kontribusi Untuk Ekonomi Nasional dengan Melakukan Pendanaan Untuk UKM Bersama Akseleran!

Bagi kamu yang ingin membantu mengembangkan usaha kecil dan menengah di Indonesia, P2P Lending dari Akseleran adalah tempatnya. Sebagai platform pengembangan dana yang optimal dengan bunga hingga 21% per tahun kamu dapat memulainya hanya dengan Rp100 ribu saja.

Yuk! Gunakan kode promo BLOG100 saat mendaftar untuk memulai pengembangan dana awalmu bersama Akseleran. Untuk syarat dan ketentuan dapat menghubungi (021) 5091-6006 atau email ke [email protected]