Apa Itu Turnover? Apa Saja Faktor yang Membuat Meningkat

0
167
Turnover Adalah

Dalam dunia kerja, turnover adalah termasuk hal yang tidak bisa dihindari. Namun, kita juga tidak bisa membiarkan hal ini berlangsung terus menerus. Jika intensitas turnover meningkat, produktivitas perusahaan pasti akan terpengaruh. Inilah mengapa sebuah perusahaan harus mengantisipasi terjadinya tingkat turnover tinggi.

Pengertian Turnover

Pada dasarnya, turnover adalah aktivitas penggantian karyawan di suatu perusahaan secara cepat dalam jangka waktu pendek. Tingkat turnover biasanya diukur dari jumlah karyawan yang berhenti bekerja dalam periode tertentu. Jadi ketika sebuah perusahaan cukup sering berganti karyawan, maka bisa dibilang bahwa tingkat turnover-nya cukup tinggi.

Tingginya angka turnover bukan sesuatu yang bisa dibiarkan. Ada banyak hal yang menyebabkan hal ini dan seharusnya menjadi bahan evaluasi. Evaluasi merupakan sesuatu yang penting mengingat produktivitas, stabilitas, dan kredibilitas sebuah perusahaan bergantung pada tingkat turnover yang ada.

Penyebab Turnover Meningkat

Supaya bisa melakukan evaluasi dan pembenahan, sebelumnya kita perlu mengetahui terlebih dahulu apa saja yang menyebabkan terjadinya turnover karyawan. Adapun penyebab turnover adalah:

1. Faktor Individu

Keinginan untuk berhenti dari suatu pekerjaan kebanyakan berasal dari keputusan individu yang disebabkan oleh banyak hal seperti beban kerja, ketidakpuasan, hingga kondisi mental karyawan tersebut sendiri. Selain itu, beberapa karyawan memutuskan untuk berhenti karena merasa perlu mencari tantangan baru.

Inilah mengapa untuk mengantisipasinya, perusahaan perlu mengadakan evaluasi kinerja secara rutin. Perusahaan juga perlu mengadakan sesi konseling atau tukar pendapat untuk bisa mengetahui aspirasi karyawan. Dari upaya yang dilakukan ini, turnover bisa dicegah atau paling tidak diminimalisasi peningkatannya.

2. Faktor Luar

Selain dari individu itu sendiri, keinginan untuk resign dari pekerjaan biasanya dipengaruhi oleh faktor luar seperti masalah keluarga, jarak antara rumah dan tempat kerja, hingga lokasi kantor yang dinilai kurang strategis. Antisipasi masalah turnover akibat faktor luar ini bisa dilakukan dengan beberapa cara.

Salah satunya adalah memilih karyawan berdasarkan lokasi tempat tinggal mereka atau kesediaan untuk bekerja meskipun lokasi perusahaan jauh dari tempat tinggal. Seleksi ini bisa dilakukan di awal ketika karyawan tersebut akan diterima masuk ke perusahaan.

Sayangnya, kita tidak bisa melakukan apa-apa jika ada karyawan yang sudah lama bekerja lalu pindah tempat tinggal dan memutuskan untuk resign. Hal-hal tersebut di luar kapasitas kita dan satu-satunya cara yang bisa dilakukan adalah dengan menaikkan gaji atau tunjangan transportasi.

Baca juga: Contoh Surat Paklaring yang Baik dan Benar Untuk Karyawan

3. Faktor Perusahaan

Penyebab terakhir turnover adalah dari faktor perusahaan. Faktor ini termasuk krusial dan kerap terjadi di banyak perusahaan. Biasanya, turnover akibat faktor perusahaan disebabkan oleh pemimpin yang dinilai kurang kompeten, lingkungan kerja tidak sehat, kurangnya transparansi, sistem kerja buruk, hingga tidak adanya work-life balance.

Apabila turnover terjadi akibat faktor perusahaan, sebagai pengelola yang harus kita lakukan adalah melakukan pembenahan soal kebijakan dan aturan. Upaya ini perlu dilakukan untuk mengurangi tingkat turnover, meningkatkan kepuasan karyawan, dan memperbaiki produktivitas perusahaan.

Beberapa contoh kebijakan yang bisa diterapkan adalah, menerapkan jam kerja yang seimbang, menawarkan gaji dan tunjangan menarik, memberikan reward bagi karyawan yang mampu bekerja sesuai target, hingga membuat jenjang karir yang bisa dicapai setiap lapisan karyawan. 

Kesimpulan

Di sebuah perusahaan dengan jumlah karyawan banyak dan latar belakang beragam turnover adalah sesuatu yang tidak bisa dihindari. Setiap tahun pasti ada saja karyawan yang resign dan mencari peluang kerja baru di perusahaan lain. Sebagai pengelola atau pemilik, kita tidak bisa mencegah hal ini secara maksimal.

Upaya-upaya yang telah disebutkan sebelumnya bisa terlaksana apabila penyebabnya bisa diukur dan prediksi. Hal yang perlu kita lakukan hanya meminimalisasi agar angka turnover tidak terlalu tinggi. Secara umum, turnover bisa dicegah dengan peningkatkan kesejahteraan karyawan melalui tunjangan dan gaji.

Apabila upaya-upaya tersebut masih menunjukkan tingkat turnover tinggi, berarti ini saatnya bagi perusahaan untuk membenahi diri secara internal maupun eksternal. Nah, itulah ulasan tentang turnover dan penyebabnya. Semoga bermanfaat. 

Kembangkan Dana Sekaligus Berikan Kontribusi Untuk Ekonomi Nasional dengan Melakukan Pendanaan Untuk UKM Bersama Akseleran!

Bagi kamu yang igin membantu mengembangkan usaha kecil dan menengah di Indonesia, P2P Lending dari Akseleran adalah tempatnya. Akseleran menawarkan kesempatan pengembangan dana yang optimal dengan bunga rata-rata hingga 10,5% per tahun dan menggunakan proteksi asuransi 99% dari pokok pinjaman. Tentunya, semua itu dapat kamu mulai hanya dengan Rp100 ribu saja.

BLOG100

Yuk! Gunakan kode promo BLOG100 saat mendaftar untuk memulai pengembangan dana awalmu bersama Akseleran. Untuk pertanyaan lebih lanjut dapat menghubungi Customer Service Akseleran di (021) 5091-6006 atau email ke [email protected]