Trauma Bonding Adalah: Definisi, Ciri-ciri, dan Cara Menyikapi

0
303
Trauma Bonding Adalah: Definisi, Ciri-ciri, dan Cara Menyikapi

Apakah kamu pernah melihat seseorang yang berada dalam suatu hubungan toxic yang tidak bisa mereka lepaskan dan menderita dalam hubungannya? Pernahkah dirimu bertanya-tanya mengapa mereka tidak menyudahi saja hubungan seperti itu? Bisa jadi hal tersebut salah satu kemungkinan dari adanya trauma bonding.

Trauma bonding adalah suatu kondisi dimana individu terus menjalin hubungan yang melekat dengan keterikatan emosional yang mendalam kepada pasangan atau seseorang yang telah melakukan tindakan kekerasan maupun pelecehan kepada dirinya. Lalu apa saja tanda-tanda seseorang terjebak dalam trauma bonding?

• Simpati dan iba berlebihan terhadap pelaku, menganggap ada alasan yang bersangkutan melakukan hal itu. Tidak jarang korban malah menyalahkan dirinya sebagai penyebabnya.

• Ketergantungan dengan pelaku, merasa hidupnya tidak bisa berjalan tanpanya.

• Rasa sayang dan cinta yang terlalu dalam sehingga memaklumi perbuatannya.

• Menganggap hanya dirinya yang mampu memahami pelaku.

• Terus-menerus khawatir dan berusaha tidak membuat pelaku marah.

• Merasa berhutang budi dengan pelaku dan perasaan bersalah jika meninggalkannya.

Trauma bonding bisa diakibatkan oleh beberapa hal. Yang pertama adalah preoccupied attachment (kelekatan terikat) memiliki model of self berupa gambaran diri yang negatif terhadap dirinya dan model of other bergantung kepada orang lain. Selain itu, masa lalu korban yang pernah mengalami kekerasan pada masa kanak-kanak sehingga korban lebih menoleransi perilaku kasar yang diterima saat ini juga bisa menyebabkan timbulnya trauma bonding. Dalam hubungan seperti ini, biasanya setelah melakukan kekerasan pelaku menunjukkan penyesalan dan menjanjikan perubahan, namun pada akhirnya melakukan kekerasan lagi. Lalu apa yang harus dilakukan jika terlanjur terjebak dalam hubungan seperti ini?

1. Sadari

Pertama, sadarilah bahwa tindakan kekerasan dan pelecehan tidak dibenarkan dengan alasan apapun.

2. Sayangi diri sendiri

Semua orang adalah individu yang berharga dan tidak pantas menerima perlakuan serupa. Sayangi dan hargai lah diri sendiri.

3. Putuskan

Buatlah keputusan untuk memutus lingkaran kekerasan. Meski terasa sulit, cobalah untuk beranikan diri untuk mengambil keputusan.

4. Konsultasikan

Jangan ragu untuk mencari bantuan profesional untuk keluar dari trauma bonding.

Ayo dukung pertumbuhan ekonomi dengan memberikan pendanaan UMKM secara aman di Akseleran! Daftar sekarang dan dapatkan imbal hasil hingga 10,5% per tahun di Akseleran.

Akseleran memberikan saldo awal senilai Rp100 ribu untuk pendaftar baru dengan menggunakan kode CORCOMMBLOG. Melakukan pendanaan di P2P Lending Akseleran juga sangat aman karena lebih dari 98% nilai portofolio pinjamannya memiliki agunan. Sehingga dapat menekan tingkat risiko yang ada. Akseleran juga sudah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan nomor surat KEP-122/D.05/2019 sehingga proses transaksi yang kamu lakukan jadi lebih aman dan terjamin.

Untuk kamu yang tertarik mengenai pendanaan atau pinjaman langsung bisa juga menghubungi (021) 5091-6006 atau via email [email protected]

Penulis: Ayu Diah Callista | Editor: Rimba Laut