Perbedaan Tabungan Digital dan Konvensional

0
470
Tabungan Digital

Teknologi yang makin canggih membuat segala aktivitas manusia bertambah mudah. Kecanggihan teknologi kini bisa dirasakan di semua lini kehidupan, mulai dari kesehatan, pendidikan, hingga ekonomi. Salah satu di antaranya adalah hadirnya digital banking yang membuat kebutuhan menabung jadi lebih praktis dan mudah.

Pada bank-bank digital, nasabah juga dapat menabung seperti halnya pada bank konvensional. Namun, ada sejumlah perbedaan di antara kedua opsi ini karena perbedaan teknologi yang digunakan. Yuk, simak penjelasannya berikut ini.

  • Onsite atau Online

Salah satu perbedaan yang paling mencolok antara bank digital dan bank konvensional adalah cara yang perlu ditempuh saat menabung. Pada bank digital, segala transaksi bisa dilakukan secara online sesuai dengan ketentuan yang berlaku. 

Sementara itu, pada bank konvensional, Anda harus datang ke tempat atau bank yang bersangkutan untuk melakukan pembukaan tabungan baru dan melakukan transaksi lainnya. Untuk melakukan setoran tabungan, kini ada ATM yang menyediakan layanan tersebut. Menabung secara online tentu lebih praktis karena Anda tidak perlu menghabiskan waktu untuk mengantre di bank.

  • Bunga Tabungan

Untuk menarik minat calon nasabah, bank-bank digital biasanya menawarkan bunga tabungan yang lebih besar dibandingkan bank konvensional. Jika suku bunga tabungan konvensional hanya sekitar 1% hingga 3%, maka bank digital memberikan bunga hingga 5%.

Bunga yang lebih menggiurkan menjadi daya tarik bagi calon nasabah untuk mendaftarkan tabungan. Dengan bunga yang besar, makin besar saldo di tabungan, makin besar pula keuntungan yang didapatkan. 

  • Membayar Tagihan dengan Praktis

Salah satu keunggulan memiliki tabungan di bank digital adalah dapat digunakan untuk membayar tagihan. Mulai dari tagihan biaya listrik, telepon, air, internet, bahkan cicilan kartu kredit, semua bisa dibayar secara praktis dengan saldo yang ada di tabungan digital.

Pada tabungan konvensional, fitur-fitur pembayaran seperti ini bisa Anda temukan di ATM bank yang bersangkutan. Jadi, Anda harus datang ke ATM terdekat untuk melakukan transaksi yang ingin dilakukan. Cara ini masih kurang praktis dibandingkan metode pembayaran melalui digital banking.

  • Menggunakan Aplikasi

Perbedaan selanjutnya antara tabungan digital dan konvensional adalah penggunaan aplikasi. Tabungan digital identik dengan aplikasi yang dapat diunduh pada smartphone dari Play Store atau App Store. Melalui aplikasi inilah Anda dapat melakukan semua transaksi yang dibutuhkan.

Tiap bank biasanya menawarkan fitur-fitur unggulan yang disesuaikan dengan karakteristik penggunanya. Dengan tampilan aplikasi yang menarik dan mudah digunakan, pengalaman menabung pun akan lebih menyenangkan. 

Menariknya, bahkan ada bank digital yang memungkinkan nasabah menyetor tabungan pada pos-pos yang berbeda sesuai tujuannya. Opsi seperti ini biasanya tidak tersedia pada bank konvensional.

Baca juga: Ini 5 Ciri Aplikasi Fintech yang Patut Diwaspadai

  • Risiko Keamanan yang Berbeda

Tak bisa diabaikan, perbedaan antara bank digital dan bank konvensional terletak juga pada risiko keamanan yang harus dihadapi. Jika Anda menabung pada bank konvensional, risiko yang mungkin terjadi adalah dihadang oleh oknum pelaku kejahatan, uang tercecer saat dibawa ke bank, dan sebagainya.

Sementara itu, pada bank digital, semua bersifat cashless atau tanpa uang tunai. Namun, risiko lain yang harus diwaspadai adalah terjadinya pembobolan secara digital. Ada banyak modus yang dilakukan oleh pelaku kejahatan untuk membuat nasabah lengah sehingga dapat menarik uang yang tersimpan di bank digital.

  • Tergantung Pada Internet

Transaksi pada bank digital hanya dapat dilakukan dengan dukungan koneksi internet. Tanpa internet, aplikasi tidak bisa dijalankan untuk transaksi apa pun. Ini merupakan suatu kendala, khususnya jika Anda berada di daerah yang memiliki jaringan internet tidak stabil. Begitu pula jika Anda kehabisan kuota internet, transaksi harus ditunda dahulu.

Sementara itu, pada bank konvensional, Anda dapat datang langsung ke kantor bank yang bersangkutan pada jam operasional. Dengan bantuan teller atau customer service bank, semua keluhan dan kebutuhan Anda bisa diselesaikan pada hari itu juga.

Jadi, tabungan digital dan tabungan konvensional bisa dibilang cukup berbeda, baik dari metode penggunaannya maupun keuntungan yang didapatkan. Karena itu, Anda perlu mempertimbangkan hal-hal ini sebelum menentukan pilihan tempat menabung. Sesuaikan keputusan Anda dengan kebutuhan saat ini maupun yang akan datang.

Kembangkan Dana Sekaligus Berikan Kontribusi Untuk Ekonomi Nasional dengan Melakukan Pendanaan Untuk UKM Bersama Akseleran!

Bagi kamu yang ingin membantu mengembangkan usaha kecil dan menengah di Indonesia, P2P Lending dari Akseleran adalah tempatnya. Sebagai platform pengembangan dana yang optimal dengan bunga hingga 21% per tahun kamu dapat memulainya hanya dengan Rp100 ribu saja.

Yuk! Gunakan kode promo BLOG100 saat mendaftar untuk memulai pengembangan dana awalmu bersama Akseleran. Untuk syarat dan ketentuan dapat menghubungi (021) 5091-6006 atau email ke [email protected]