Kenapa Segmentasi Pasar Penting untuk Bisnis?

0
6492
Segmentasi Pasar

Setiap pengusaha tentu menginginkan produknya laku keras di pasaran. Oleh karena itu, tidak heran kalau dalam upaya pemasarannya, banyak pebisnis yang berusaha menawarkan produk barang atau jasanya ke semua orang tanpa ada segmentasi pasar secara khusus. Harapannya, produk barang atau jasanya mendapat respons yang positif dan sanggup memenuhi kebutuhan setiap orang. 

Namun, apakah kondisi di lapangan berjalan seperti itu? Pada kenyataannya, setiap produk bakal memiliki angka penjualan yang sangat tinggi pada segmen pasar tertentu. Segmentasi pasar tersebut pun dilakukan dengan berbagai cara, mulai dari segmentasi lokasi, waktu, demografi, harga, psikografis, hingga segmentasi sosial-budaya. Lewat penerapan segmen pasar yang tepat, perusahaan mampu menjalankan usahanya dengan lancar. 

Manfaat Segmentasi Pasar dalam Bisnis

Lalu, bagaimana segmentasi pasar memberikan manfaat dalam memperlancar aktivitas bisnis sebuah perusahaan? Saat melakukan penerapan strategi ini, perusahaan bisa mendapatkan 5 manfaat utama, yaitu: 

  • Memudahkan fokus pemasaran

Ketika perusahaan sudah menetapkan segmen pasar yang jelas, maka pelaksanaan strategi pemasaran juga bisa berjalan secara efektif. Selanjutnya, perusahaan tinggal mengeksekusi strategi pemasaran yang sesuai dengan segmen pasar. Selain mampu meminimalkan pemborosan dalam pengeluaran biaya pemasaran, hal ini juga bisa berdampak pada peningkatan return of investment (ROI). 

  • Membantu memberi pelayanan sesuai kebutuhan dan keinginan konsumen

Segmentasi pasar juga bisa memberi benefit bagi perusahaan dalam menyediakan layanan berkualitas kepada para pelanggan. Adanya pembagian segmen pasar membuat perusahaan mampu mengetahui secara lebih baik tingkat kebutuhan dan keinginan para pelanggannya. Dengan begitu, perusahaan pun bisa menawarkan beragam jenis penawaran ataupun promosi yang sesuai dengan kebutuhan dan keinginan para pelanggannya. 

Situasi seperti ini bakal sulit untuk diwujudkan ketika perusahaan tak punya segmen pasar jelas. Dalam situasi tak ada pembagian segmen pasar, perusahaan bakal berupaya untuk meningkatkan kepuasan untuk semua kalangan konsumen. Hal seperti ini tentu saja sangat sulit. Apalagi, tak menutup kemungkinan kalau tingkat kebutuhan dan keinginan segmen konsumen tertentu bakal berbeda 180 derajat dengan kelompok pelanggan yang lain. 

  • Meningkatkan daya saing produk

Saat perusahaan tak memiliki segmen pasar yang spesifik, daya saing produk bakal sangat rendah. Apalagi, tingkat persaingan yang dihadapi sangat tinggi. Alhasil, tingkat penjualan produk tidak begitu memuaskan. Kondisinya bakal sangat berbeda saat perusahaan memilih untuk memfokuskan strategi pemasaran pada segmen pasar tertentu. 

Dengan mempelajari berbagai hal yang berkaitan dengan konsumen pada segmen pasar spesifik, perusahaan dapat meningkatkan daya saing produk. Produk barang atau jasa yang Anda tawarkan pun bakal dirasakan memiliki kesesuaian dengan kebutuhan dan keinginan para pelanggan. Bahkan, tak menutup kemungkinan produk yang Anda tawarkan bisa menjadi market leader untuk segmen pasar tertentu. 

  • Kesempatan melakukan ekspansi pasar

Kalau perusahaan melakukan segmentasi pasar lebih awal, kesempatan untuk melakukan ekspansi bakal terbuka sangat lebar. Sebagai contoh, saat perusahaan memilih segmentasi geografis yang dilakukan berdasarkan lokasi. Strategi pemasaran pun dilakukan dengan menyesuaikan karakteristik konsumen di wilayah tertentu. 

Ketika strategi tersebut sudah berhasil dan perusahaan mampu meningkatkan angka penjualan, ekspansi dapat dilakukan relatif lebih mudah. Perusahaan tinggal mencari segmen pasar di wilayah lain yang memiliki demografis serupa dan menawarkan konsumen di sana dengan produk yang sama. 

Baca juga: Pengertian Pasar Uang dalam Dunia Investasi

  • Komunikasi jadi lebih tertarget

Komunikasi merupakan hal yang sangat penting dilakukan dalam upaya memasarkan produk. Dalam praktiknya, komunikasi bisa berjalan secara efektif kalau perusahaan menargetkan produk pada segmen pasar spesifik. Sebagai contoh, komunikasi yang ditujukan kepada segmen pasar anak muda, bakal sangat berbeda dibandingkan dengan produk untuk orang tua. 

Pada produk yang ditujukan untuk anak muda, perusahaan bakal menempatkan harga murah yang disertai kesan modis. Sementara itu, segmen untuk orang yang berusia lebih dewasa bisa lebih efektif kalau memberi kesan elegan. Sementara itu, harganya dapat ditetapkan dengan banderol lebih mahal dibandingkan produk untuk anak muda. 

Itulah 5 benefit utama yang bisa didapatkan perusahaan ketika memiliki kebijakan segmentasi pasar. Dengan adanya keuntungan tersebut, perusahaan bakal memperoleh kemudahan dalam melakukan aktivitas bisnisnya, bukan? Untuk memperoleh manfaat ini, perusahaan pun perlu melakukan riset mendalam sehingga mampu menemukan segmen pasar yang sesuai untuk produknya. 

Kembangkan Dana Sekaligus Berikan Kontribusi Untuk Ekonomi Nasional dengan Melakukan Pendanaan Untuk UKM Bersama Akseleran!

Bagi kamu yang ingin membantu mengembangkan usaha kecil dan menengah di Indonesia, P2P Lending dari Akseleran adalah tempatnya. Sebagai platform pengembangan dana yang optimal dengan bunga hingga 21% per tahun kamu dapat memulainya hanya dengan Rp100 ribu saja.

BLOG100

Yuk! Gunakan kode promo BLOG100 saat mendaftar untuk memulai pengembangan dana awalmu bersama Akseleran. Untuk syarat dan ketentuan dapat menghubungi (021) 5091-6006 atau email ke [email protected]