Memahami Apa yang Dimaksud Resensi

0
406
Resensi Adalah

Pada saat masih duduk di bangku sekolah dulu, kita pernah mendapat tugas untuk meresensi sebuah buku. Namun, apakah Anda sudah paham apa itu resensi? Penjelasan resensi adalah sebagai berikut.

Menurut Merriam Webster, resensi adalah tindakan hati-hati dalam melihat atau memeriksa kualitas atau kondisi sesuatu atau seseorang: pemeriksaan atau inspeksi. Resensi juga diartikan sebagai laporan yang memberikan pendapat seseorang tentang kualitas sebuah produk, kinerja, dan lain-lain.

Pengertian Resensi

Dari penjelasan di paragraf sebelumnya, kita dapat menyimpulkan bahwa resensi adalah pandangan yang berisi penilaian atas suatu hal, baik itu sebuah karya berwujud maupun abstrak. Misalnya, penilaian sebuah buku, film, atau karya seni lainnya. Resensi juga bisa berupa penilaian atas kinerja seseorang dalam mengerjakan sebuah proyek.

Intinya, resensi adalah suatu penilaian yang sifatnya tidak terbatas. Jika melihat lebih jauh mengenai konsep resensi, sebuah resensi harus bersifat objektif. Kendati demikian, karena yang memberi penilaian adalah manusia, mungkin saja akan ada bias atas subjektivitasnya. 

Namun, tidak semua resensi pasti seperti itu. Ada juga yang menggunakan alat ukur tertentu untuk membuktikan objektivitas atas penilaiannya. Misalnya seperti penilaian kinerja pegawai menggunakan KPI (key performance indicator).

Jenis-Jenis Resensi

Melansir dari University of Wollongong Australia ada lima jenis resensi sistematis. Di antaranya adalah sebagai berikut.

Tinjauan Ruang Lingkup (scooping review)

Resensi atau tinjauan jenis ini diartikan sebagai penilaian awal atas ukuran potensial dan ruang lingkup literatur penelitian yang tersedia. Tujuan resensi ini untuk mengidentifikasi sifat dan tingkatan bukti penelitian (biasanya termasuk penelitian yang sedang berlangsung).

Ulasan Cepat (rapid review)

Ulasan cepat adalah penilaian tentang apa yang telah diketahui dari suatu kebijakan atau masalah praktik. Teknik resensi ini menggunakan metode tinjauan sistematis untuk mencari dan menilai secara kritis penelitian yang sudah ada.

Tinjauan Naratif (narrative review)

Tujuan dari dilakukannya tinjauan naratif adalah menyintesis studi primer dan mengeksplorasinya dalam bentuk deskripsi, bukan statistik.

Resensi Meta-analisis (meta-analysis)

Resensi tipe ini secara statistik menggabungkan hasil studi kuantitatif untuk mendapatkan hasil yang lebih tepat dan akurat.

Analisis Metode Campuran (mixed methods/mixed studies)

Tinjauan ini mengacu pada kombinasi metode apa pun yang salah satu komponen pentingnya adalah tinjauan pustaka (biasanya sistematis). Dalam konteks tinjauan, metode ini mengacu pada kombinasi pendekatan analisis. Misalnya, menggabungkan penelitian kuantitatif dengan kualitatif atau hasil dengan proses penelitian.

Baca juga: Lebih Dalam Mengenal Distribusi Normal dalam Statistik

Unsur-Unsur Resensi

Ketika akan membuat sebuah resensi atau penilaian, unsur-unsur resensi harus diperhatikan agar penilaian bersifat objektif. Berikut adalah kategori yang harus masuk dalam pembahasan resensi.

  1. Ringkasan singkat dari keseluruhan tinjauan yang dilakukan. Buatlah outline atau tolak ukur sebelum melakukan resensi agar penilaian tidak keluar jalur.
  2. Tinjauan tentang kesan pengulas terhadap karya tersebut, apakah karya yang diresensi akan berkontribusi pada pengetahuan yang ada di lapangan, dan apakah karya tersebut akan menarik bagi audiens.
  3. Komentar tentang aspek tertentu: (1) komentar dan saran khusus tentang isi setiap bagian makalah serta struktur dan organisasi, sehingga harus didukung oleh bukti dan contoh pendukung; (2) komentar lain yang akan menunjukkan kesalahan kecil seperti pelabelan gambar yang salah, ejaan, kesalahan tata bahasa, gaya bahasa, dan masalah lain.
  4. Catatan tentang insiden dugaan plagiarisme, pemalsuan data, atau pelanggaran etika lainnya yang mempengaruhi penilaian terhadap produk atau kinerja seseorang.
  5. Rekomendasi atau saran yang ditujukan pada produk atau kinerja orang lain. 

Kesimpulan 

Itulah penjelasan lengkap dan mendasar terkait resensi atau tinjauan. Dalam melakukan kegiatan resensi, Anda harus memerhatikan jenis resensi apa yang dibutuhkan, dan apa saja unsur-unsur yang harus ada dalam suatu penilaian. Dengan begitu, resensi adalah bukti konkret yang bisa digunakan untuk evaluasi.Dari pemaparan yang diperoleh melalui berbagai sumber terpercaya di atas, dapat disimpulkan bahwa resensi adalah suatu langkah atau metode yang bisa dilakukan ketika akan menilai sesuatu, baik itu tinjauan atas suatu produk maupun kinerja seseorang. Perlu diingat, dalam praktiknya, penilaian atau resensi jenis apa pun harus bersifat objektif.

Kembangkan Dana Sekaligus Berikan Kontribusi Untuk Ekonomi Nasional dengan Melakukan Pendanaan Untuk UKM Bersama Akseleran!

Bagi kamu yang ingin membantu mengembangkan usaha kecil dan menengah di Indonesia, P2P Lending dari Akseleran adalah tempatnya. Akseleran menawarkan kesempatan pengembangan dana yang optimal dengan bunga rata-rata 10,5%-12% per tahun dan menggunakan proteksi asuransi 99% dari pokok pinjaman. Tentunya, semua itu dapat kamu mulai hanya dengan Rp100 ribu saja.

BLOG100

Yuk! Gunakan kode promo BLOG100 saat mendaftar untuk memulai pengembangan dana awalmu bersama Akseleran. Untuk pertanyaan lebih lanjut dapat menghubungi Customer Service Akseleran di (021) 5091-6006 atau email ke [email protected]