Kegunaan QRIS dan Cara Bertransaksi

0
1581
QRIS Adalah

Saat ini di dunia keuangan, QRIS dikenal sebagai salah satu teknologi pembayaran secara digital. Hingga tahun 2020 kemarin, pengguna QRIS telah bertambah sampai sekitar 3,64 juta merchant. Namun, apa itu QRIS dan apa kegunaannya? Simak ulasannya berikut ini.

Sekilas Tentang QRIS

QRIS adalah singkatan dari Quick Response Code Indonesian Standard. Sesuai dengan namanya, QRIS digunakan sebagai usaha standardisasi Bank Indonesia untuk semua perusahaan berbasis digital yang bergerak di bidang keuangan. Beberapa perusahaan berbasis fintech (financial technology) yang sudah menggunakan QRIS saat ini adalah GoPay, LinkAja, OVO, DANA, dan masih banyak lagi.

Berdasarkan keterangan dari pihak Bank Indonesia, QRIS berfungsi menyamakan berbagai QR code dari berbagai Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran (PSJP). Cara ini tidak hanya mempercepat dan mempermudah transaksi digital yang memakai QR code. Berkat adanya QRIS, transaksi digital seperti ini juga menjadi lebih aman.

Sesuai yang sudah diatur dalam PADG No.21/18/2019 mengenai Implementasi Standar Internasional QRIS untuk Pembayaran, tidak hanya penyedia PJSP lokal yang wajib melakukan transaksi digital ber-QR code dengan QRIS. Pihak asing yang juga penyedia PJSP juga harus menggunakan QRIS saat bertransaksi secara digital dengan QR code.

4 Karakter Unggul QRIS

QRIS mempunyai 4 karakter unggul dalam bertransaksi secara digital dengan QR code, yaitu:

  • Universal

QRIS menerima semua pembayaran dengan satu QR code, sehingga tidak perlu menggunakan banyak aplikasi pembayaran.

  • Gampang

Dengan QRIS, cukup sekali pindai lewat aplikasi ponsel dan semua transaksi digital (dengan QR code yang sama) berhasil dilakukan.

  • Untung

Semua merchant cukup pakai satu QR code sehingga tidak perlu beradaptasi dengan tarif pembayaran yang berbeda.

  • Langsung

Semua pembayaran secara digital (dengan QR code) dapat langsung diproses saat itu juga.

Apa Tujuan Menggunakan QRIS?

Tujuan dari menggunakan QRIS adalah untuk mempermudah pembayaran digital. Daripada rumit dan memakan waktu dengan menggunakan banyak aplikasi, QRIS memperpendek caranya dengan satu pintu saja.

Cara Pembayarannya

Lalu, bagaimana cara bertransaksi digital dengan menggunakan QRIS? Berikut langkah-langkahnya:

  • Ketahui dulu sumber uang untuk bertransaksi dengan menggunakan QRIS

Untuk sumber dana saat bertransaksi dengan QRIS, kita bisa menggunakan dompet digital, seperti: kartu debit, kartu, kredit, dan uang elektronik lainnya (lewat aplikasi). Selama semuanya sudah disetujui oleh Bank Indonesia, maka kita bisa menggunakannya untuk bertransaksi dengan QRIS.

Jangan lupa, pastikan juga saldo dompet digital tersebut ada isinya yang cukup untuk transaksi.

  • Gunakan salah satu dari dua (2) moda ini lewat QRIS

Untuk bertransaksi secara digital dengan QRIS, kita bisa menggunakan salah satu dari 2 moda di bawah ini:

  • Merchant presented mode

Pembuatan QR code akan dilakukan oleh pihak merchant di tempat transaksi. Contoh: kode pada setruk atau alat pemindai.

  • Customer presented mode

QR code akan ditunjukkan oleh pelanggan atau pembeli kepada pihak merchant. Caranya adalah dengan menunjukkan kode tersebut di layar ponsel untuk dipindai oleh pihak merchant.

Kedua moda di atas sama-sama mudah dan cepat untuk dilakukan. Mau pilih yang mana? Pastinya sesuai kebutuhan kita saat pembayaran.

Baca juga: 7 Usaha Online yang Menjanjikan

Limit Transaksi QRIS

Meskipun mudah, cepat, dan aman, transaksi QRIS masih punya batasan. Limit untuk total nominal transaksi QRIS sebesar dua juta rupiah. Selain itu, ada juga limit kumulatif harian atau bulanan berdasarkan ketetapan PJSP.

Penetapan batas kumulatif ini tergantung juga dengan manajemen risiko keuangan yang dipilih oleh pengguna.

Biaya untuk Transaksi QRIS

Untuk biaya transaksi QRIS, kenali istilah MDR (merchant discount rate). MDR adalah 0,7% biaya yang akan ditanggung oleh baik pihak merchant atau partner (dalam hal ini, pengguna sebagai pembeli). Jumlah ini masih terbilang kecil dibandingkan dengan biaya switching di GPN (Gerbang Pembayaran Nasional) yang sebesar 1%.

Nah, ternyata biaya untuk transaksi QRIS adalah murah. Sudah cepat, mudah, dan aman pula bila bertransaksi digital dengan menggunakan QRIS. Di era digital yang serba mudah, praktis, dan cepat ini, sudah saatnya kita mulai sering menggunakan QRIS. Sisa waktu kita masih bisa digunakan untuk kegiatan-kegiatan lain yang lebih produktif.

Kembangkan Dana Sekaligus Berikan Kontribusi Untuk Ekonomi Nasional dengan Melakukan Pendanaan Untuk UKM Bersama Akseleran!

Bagi kamu yang ingin membantu mengembangkan usaha kecil dan menengah di Indonesia, P2P Lending dari Akseleran adalah tempatnya. Sebagai platform pengembangan dana yang optimal dengan bunga hingga 16% per tahun kamu dapat memulainya hanya dengan Rp100 ribu saja.

BLOG100

Yuk! Gunakan kode promo BLOG100 saat mendaftar untuk memulai pengembangan dana awalmu bersama Akseleran. Untuk syarat dan ketentuan dapat menghubungi (021) 5091-6006 atau email ke [email protected]