Apa Sih Fungsi dari Point of Sales?

0
1086
Point of Sales

Pernah mendengar istilah point of sales (POS)? Beberapa memaknai istilah tersebut sebagai suatu sistem yang berhubungan dengan tata kelola keuangan. Lainnya berpendapat bahwa POS berkaitan dengan pencatatan pendapatan bulanan. Pernyataan tersebut tidaklah salah, tetapi tentunya fungsi dari POS tidak sebatas pendataan saja. Lalu, apa saja fungsi dan cara kerja dari POS? Simak di penjelasan berikut ini!

Definisi Point of Sales

POS dapat diartikan sebagai titik atau tempat customer melakukan pembayaran ketika membeli produk Anda. Sederhananya, POS sama dengan mesin kasir, yang dalam praktiknya dapat berbentuk seperti mesin EDC dan gawai pintar yang sudah terinstal aplikasi kasir online

Pada awal pemakaiannya, POS hanya digunakan untuk memudahkan penjual mengatur pencatatan transaksi produk. Hal ini karena POS bisa membantu mencetak struk belanja, menghitung tagihan secara cepat, dan menyimpan uang. Akan tetapi, seiring dengan perkembangan teknologi yang makin canggih, POS tidak lagi hanya dipakai sebatas mendata transaksi saja.

Pemilik usaha sekarang dapat memanfaatkan POS untuk membuat rekap penjualan, menghitung untung-rugi, dan menyimpan data customer. Itulah mengapa, POS kini tidak lagi dianggap sebagai mesin kasir, tetapi fungsinya sudah lebih dari itu. Selain itu, pemanfaatan internet dalam pengembangan bisnis juga telah membuat pembangunan sistem point of sales di perangkat lebih ringkas, seperti tablet atau smartphone, makin sering dilakukan.

Pentingnya Penggunaan Point of Sales dalam Penjualan

Setelah mengetahui fungsi dari POS, mari membahas lebih jauh tentang seberapa penting itu dalam penjualan! Meskipun saat ini, penggunaan sistem point of sales berbasis daring telah banyak digunakan, bukan berarti mesin kasir tradisional tidak lagi berguna dalam proses jual-beli. Dengan POS tradisional sekalipun, pencatatan transaksi Anda tetap dapat berjalan.

Namun, sistem POS tradisional tidak lagi bisa memberikan tingkat efisiensi sebaik perangkat yang sudah memanfaatkan teknologi digital. Pun, penggunaan sistem POS akan sangat dibutuhkan ketika jumlah produk dan toko makin banyak. 

Coba bayangkan, jika toko Anda tidak menggunakan sistem POS dan hanya bergantung pada pencatatan manual, tentunya proses pencatatan transaksi tidak bisa dilakukan dengan cepat. Bahkan, risiko salah catat pun akan menjadi lebih tinggi. Karena itulah, pemilik usaha perlu memanfaatkan sistem POS dalam mengelola penjualannya. 

Berikut ini beberapa keuntungan memakai POS.

  • Memudahkan pencatatan laba, pemasukan, dan pendapatan.
  • Menyimpan data harga barang
  • Mencatat data barang keluar dan masuk secara otomatis

Semua keuntungan itu dapat dirasakan oleh pemilik usaha yang memakai POS. Namun, apakah POS hanya berguna untuk penjual? Tentu saja tidak. POS juga sangat bermanfaat untuk pelanggan. Berikut adalah beberapa keuntungan POS bagi customer.

  • Mempermudah pemesanan produk

Anda tentu pernah pergi ke sebuah toko atau restoran, yang mana proses pemesanan barangnya memakai tablet atau smartphone. Teknologi itu juga sudah termasuk sistem POS. Dengan pemanfaatan sistem POS yang canggih itu, pelanggan pun bisa dengan mudah menambah pesanan, membayar, atau memilih produk yang diinginkan secara cepat, tanpa harus menunggu dilayani pramusaji. 

Baca juga: Distributor Financing, Produk Pinjaman yang Mempermudah Proses Bisnismu!

  • Menawarkan fleksibilitas 

Sistem POS tidak hanya membuat pencatatan transaksi jadi lebih ringkas dan cepat. POS juga membantu suatu usaha agar tidak lagi bergantung pada satu metode pembayaran. Dengan kata lain, POS menawarkan fleksibilitas bagi pelanggan dalam hal pembayaran. 

Sistem POS Tradisional vs POS Berbasis Cloud

Dalam pengaplikasiannya, sistem POS modern telah menggunakan fitur cloud untuk mengelola dan menyimpan data transaksi. Nah, berikut ini perbandingan antara sistem POS tradisional dan yang memanfaatkan teknologi cloud

  • Akses Data

Sistem POS tradisional menggunakan penyimpanan berupa hard disk, yang hanya bisa diakses di tempat Anda menaruh perangkat kasir. Artinya, akses datanya sangat terbatas. Sebaliknya, sistem POS berbasis cloud telah memanfaatkan teknologi aplikasi pintar. Dengan begitu, pemilik usaha dapat mengakses data transaksi kapan dan di mana saja, hanya melalui gawai pintarnya.  

  • Risiko Data Hilang

Karena hanya menyimpan di satu hard disk saja, risiko kehilangan data pada sistem POS tradisional lebih besar. Namun, jika menggunakan teknologi cloud, risiko data hilang lebih kecil karena selalu dilakukan back up berkala. 

Demikian penjelasan tentang point of sales. Kesimpulannya, sistem POS berbasis daring tentunya akan lebih memudahkan pemilik usaha dalam mencatat data transaksinya. 

Untuk Kamu yang Memiliki Usaha dan Ingin Mengembangkannya, Ajukan Pinjaman Modal Usaha di Akseleran!

Dapatkan pinjaman dengan bunga kompetitif dan kemudahan proses pengajuan. Ajukan pinjaman untuk mengembangkan usahamu sekarang. Akseleran juga sudah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sehingga proses transaksi yang kamu lakukan jadi lebih aman dan terjamin.

BLOG100

Untuk kamu yang tertarik mengenai pendanaan atau pinjaman langsung bisa juga menghubungi (021) 5091-6006 atau bisa via email [email protected]