Pitching Adalah: Salah Satu Metode Ampun Meningkatkan Pelanggan

1
124
Pitching Adalah

Pitching adalah istilah yang pastinya sudah tidak lagi asing di telinga dalam industri digital. Sudah pasti, Anda harus mengetahui pengertian pitching dan bagaimana langkah yang tepat dan benar dalam penerapannya sehingga bisa meyakinkan calon klien. Bukan tanpa alasan, pitching adalah salah satu metode yang cukup ampuh untuk membantu meningkatkan angka penjualan. Jadi, setiap pebisnis wajib mempelajarinya. 

Apa Itu Pitching?

Sang penting untuk meyakinkan calon klien menaruh ketertarikan tinggi terhadap produk atau layanan yang Anda miliki dalam industri profesional. Inilah mengapa, pitching sangat dibutuhkan. Nah, pitching adalah cara yang digunakan oleh pebisnis untuk mengomunikasikan ide maupun gagasan baru yang dimiliki. Tujuannya yaitu mendapatkan dukungan calon klien atas gagasan tadi. 

Pitching sendiri punya fungsi dan peran yang bisa dibilang sangat penting apabila Anda hendak mencari relasi bisnis, calon investor, atau pelanggan baru. Inilah mengapa, Anda perlu mengetahui pendekatan dan strategi pitching yang tepat dan benar sehingga fungsi yang dimaksudkan pun dapat diwujudkan. 

Cara Implementasi Pitching yang Tepat 

Pitching adalah rencana bisnis yang tidak bisa dijalankan begitu saja. Tentu diperlukan latihan untuk meningkatkan rasa percaya diri saat memaparkan presentasi. Tak hanya itu, Anda juga perlu mengetahui cara pitching yang pas, seperti berikut:

Memahami Permasalahan Klien

Jika Anda tidak mengerti permasalahan klien secara mendetail, tentu pitching menjadi hal yang bisa dibilang sulit. Inilah mengapa, sangat penting untuk mengetahui apa yang menjadi masalah klien Anda sehingga Anda mampu memberikan solusi yang tepat dan sesuai dengan layanan maupun produk yang Anda miliki.

Sertakan Visual yang Menarik

Pitching adalah presentasi. Artinya, Anda harus memaparkan layanan atau produk yang Anda tawarkan. Nah, agar klien tertarik dengan produk maupun layanan Anda, pemaparan tentu tidak sekadar meyakinkan, tetapi juga menarik. Lalu, bagaimana caranya? 

Mudah saja, sertakan visual pendukung yang membuat klien justru semakin tertarik dengan produk atau layanan Anda. Tak hanya itu, dukungan visual juga bisa membantu klien memperoleh gambaran atau tafsiran yang lebih baik dari gagasan Anda. 

Paparkan Keunggulan Bisnis

Saat melakukan pitching, jangan lupa untuk menampilkan keunggulan bisnis yang Anda miliki. Dengan demikian, klien mengetahui nilai jual layanan atau produk yang Anda tawarkan. Jadi, klien pun memiliki pertimbangan yang lebih banyak lagi terhadap ide yang Anda berikan.

Baca juga: Berbisnis atau Berinvestasi? Ini Cara Memilihnya

Sertakan Data

Selain itu, jangan lupa untuk menyertakan data penguat saat Anda melakukan pitching. Sebab, data akan membantu menguatkan ide yang Anda utarakan. Terlebih apabila data yang Anda sertakan aktual dan akurat, tentu rasa percaya klien terhadap bisnis Anda juga semakin tinggi.

Sampaikan Informasi dengan Jelas dan Detail

Sebaik apapun gagasan maupun ide yang Anda miliki, tidak akan ada gunanya apabila Anda tidak mampu menyampaikan hal tersebut kepada klien dengan jelas dan mendetail. Bukan tidak mungkin, klien justru akan menjadi kebingungan dan kesulitan memahami gagasan Anda. 

Selalu ingat bahwa pitching adalah kesempatan emas untuk Anda mendapatkan pelanggan maupun calon investor baru sehingga bisnis bisa berkembang. Jadi, sampaikan sejas dan sedetail mungkin. 

Tidak Berbelit-Belit

Pitching yang tepat sebaiknya dilakukan tanpa berbelit-belit. Tak hanya itu, Anda juga harus menyampaikan semua informasi saat pitching dengan bahasa dan penuturan yang mampu dipahami oleh orang lain. Dengan demikian, klien dapat mengerti dengan baik apa sebenarnya tujuan dan solusi yang Anda tawarkan. 

Tutup dengan Perintah (CTA)

Sebelum menutup presentasi saat pitching, ada baik Anda memberikan satu perintah atau CTA untuk klien. Contoh mudahnya bisa berupa mengisi formulir yang berisi ulasan dari semua ide yang sudah Anda paparkan. Bukan tanpa alasan, ini supaya gagasan yang Anda sampaikan sebelumnya tetap gampang diingat oleh klien. 

Aktivitas pitching yang Anda lakukan dapat dikatakan sukses apabila telah berhasil mewujudkan tujuan yang hendak dicapai. Misalnya, pitching yang Anda lakukan bertujuan untuk mendapatkan pelanggan atau investor baru. Jika Anda berhasil mencapainya, maka pitching pun bisa dikatakan sukses. 

Oleh karena itu, pastikan Anda memahami dengan baik pengertian dari pitching dan tujuan yang hendak Anda wujudkan. Tak lupa, pastikan juga Anda mengikuti setiap langkah sukses pitching di atas. Semoga bermanfaat.

Kembangkan Dana Sekaligus Berikan Kontribusi Untuk Ekonomi Nasional dengan Melakukan Pendanaan Untuk UKM Bersama Akseleran!

Bagi kamu yang ingin membantu mengembangkan usaha kecil dan menengah di Indonesia, P2P Lending dari Akseleran adalah tempatnya. Akseleran menawarkan kesempatan pengembangan dana yang optimal dengan bunga rata-rata 10,5%-12% per tahun dan menggunakan proteksi asuransi 99% dari pokok pinjaman. Tentunya, semua itu dapat kamu mulai hanya dengan Rp100 ribu saja.

BLOG100

Yuk! Gunakan kode promo BLOG100 saat mendaftar untuk memulai pengembangan dana awalmu bersama Akseleran. Untuk pertanyaan lebih lanjut dapat menghubungi Customer Service Akseleran di (021) 5091-6006 atau email ke [email protected]