10 Pilihan Investasi untuk Pemula

0
156
Investasi untuk Pemula

Investasi untuk pemula umumnya memiliki risiko yang lebih rendah dari jenis investasi yang biasa digeluti para investor berpengalaman. Meski begitu, tidak tertutup kemungkinan bagi para investor pemula untuk menjajaki instrumen investasi berisiko tinggi. 

Jika Anda berniat terjun ke dunia investasi, 10 pilihan investasi untuk pemula berikut ini sangat direkomendasikan.

Reksadana

Pilihan investasi untuk pemula dibuka dengan produk investasi yang tidak pernah sepi peminat, yaitu reksadana. Banyak investor melirik reksadana karena dana yang dibutuhkan relatif kecil dan dapat menghasilkan keuntungan dalam jangka waktu yang terbilang cepat. 

Tidak perlu khawatir jika merasa awam, akan ada manajer investasi yang membantu kita mengatur penempatan dana sekaligus menentukan komposisi saham yang dibeli. Contoh investasi reksadana di antaranya adalah reksadana pasar uang, reksadana saham, dan reksadana indeks.  

Emas

Emas merupakan bentuk investasi yang digemari masyarakat sejak lama. Direkomendasikan sebagai salah satu pilihan investasi untuk pemula karena cara berinvestasinya yang mudah, tingkat likuiditasnya tinggi, dan nilai jualnya cenderung menanjak naik dari waktu ke waktu. 

Deposito

Meski merupakan bentuk investasi berjangka, yang harus menunggu beberapa waktu untuk dapat mencairkan dana yang telah diinvestasikan, tidak sedikit masyarakat yang lebih memilih deposito dibandingkan jenis investasi lain. Suku bunganya yang lebih tinggi dari tabungan biasa dan risikonya yang relatif kecil, menjadi daya tarik tersendiri.

Saham

Investasi saham bisa menjadi pilihan jika berambisi memperoleh keuntungan yang signifikan dari berinvestasi. Anak-anak muda zaman sekarang jauh lebih berani mengambil risiko menginvestasikan dananya di pasar saham. 

Selama melakukan riset dengan baik dan berhati-hati, tidak menjadi masalah bila para pemula ingin turut berinvestasi saham, walaupun memang risikonya tinggi. Untuk meminimalkan risiko, pilihlah saham-saham yang mempunyai fundamental yang bagus.

Surat Berharga Negara (SBN)

Investasi untuk pemula selanjutnya ialah obligasi atau Surat Berharga Negara (SBN), yang berbentuk surat utang dan dapat dibeli dari pemerintah. Akses pembeliannya kini telah semakin mudah, bisa secara daring. 

Calon investor bisa memilih tiga jenis SBN, yakni saving bond ritel (SBR), obligasi ritel Indonesia (ORI), dan surat berharga syariah negara (SBSN). Potensi keuntungan yang diperoleh cukup besar, sekitar 6 persen bahkan lebih. Investasi SBN relatif aman karena pemerintah yang menjaminnya. 

Mata Uang Digital

Industri kripto yang semakin diminati masyarakat untuk menghasilkan passive income membuat investasi dalam bentuk mata uang digital kian populer. Tidak main-main, harga mata uang digital bisa melonjak hingga 300 kali lipat. 

Jika berniat menginvestasikan dana di mata uang digital, kita mesti melakukan analisis dengan benar karena harganya sangat fluktuatif. Ketika terlewat momennya maka potensi kerugiannya pun besar.

Properti

Bila didukung modal yang kuat, investasi di bidang properti bisa menjadi pilihan. Dengan harga jual properti yang meroket, potensi keuntungannya sangat menggiurkan. Modal yang dibutuhkan memang besar tapi hasilnya sepadan. Supaya properti bernilai tinggi, pilih lokasi yang mudah dijangkau.  Bangunannya yang kokoh, rapi, dan memiliki desain menarik, akan semakin menaikkan nilai jualnya.

Baca juga: 4 Tips Investasi Properti bagi Pemula

Pertanian

Investasi tidak melulu mengenai pasar uang, saham, atau deposito. Sektor pertanian pun bisa menjadi lahan investasi yang menguntungkan. Semua orang membutuhkan pangan, jadi berinvestasi di bidang pertanian sangat menjanjikan. 

Peternakan

Seperti juga investasi di sektor pertanian, masa depan investasi di sektor peternakan tidak kalah cerahnya. Bisnis kuliner tentu memerlukan hewan ternak sebagai bahan produksinya. 

Peer to Peer Lending

peer to peer lending atau P2P Lending merupakan jenis investasi jangka panjang yang tengah naik daun. P2P Lending mempertemukan dua pihak, calon pemodal dengan pihak yang membutuhkan modal. Bunga yang ditetapkan biasanya tergolong tinggi, meski besarannya berbeda-beda di masing-masing platform. 

Mengingat proses peminjaman lewat P2P Lending umumnya tidak memakai jaminan, jadi bisa dikatakan risikonya cukup besar. Bila tertarik berinvestasi di P2P Lending sebaiknya memilih lembaga  terdaftar yang diawasi OJK.

Itulah sepuluh pilihan investasi untuk pemula yang layak dijajal. Perlu diingat, semua jenis investasi membutuhkan strategi. Sebelum berinvestasi hendaknya benar-benar membekali diri dengan pengetahuan yang memadai. 

Selamat berinvestasi!

Kembangkan Dana Sekaligus Berikan Kontribusi Untuk Ekonomi Nasional dengan Melakukan Pendanaan Untuk UKM Bersama Akseleran!

Bagi kamu yang ingin membantu mengembangkan usaha kecil dan menengah di Indonesia, P2P Lending dari Akseleran adalah tempatnya. Akseleran menawarkan kesempatan pengembangan dana yang optimal dengan bunga rata-rata hingga 10,5% per tahun dan menggunakan proteksi asuransi 99% dari pokok pinjaman. Tentunya, semua itu dapat kamu mulai hanya dengan Rp100 ribu saja.

BLOG100

Yuk! Gunakan kode promo BLOG100 saat mendaftar untuk memulai pengembangan dana awalmu bersama Akseleran. Untuk pertanyaan lebih lanjut dapat menghubungi Customer Service Akseleran di (021) 5091-6006 atau email ke [email protected]