Apa Itu Persero? Ini Pengertian hingga Contohnya!

0
2436
Persero Adalah

Anda pasti pernah mendengar istilah “persero”. Persero atau perusahaan perseroan adalah badan usaha yang dikelola oleh negara atau daerah untuk memperoleh keuntungan sekaligus menyediakan pelayanan umum bagi masyarakat. Contoh perusahaan perseroan adalah PT Pertamina, PT PLN, PT Pos Indonesia, dan sebagainya.

Apa Itu Persero?

Menurut Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 45 Tahun 2005, persero adalah BUMN yang berbentuk perseroan terbatas dengan modal berupa saham yang sedikitnya dimiliki oleh negara sebesar 51%. Tujuan utama mendirikan persero adalah untuk mengejar keuntungan.

Selain itu, ada pula yang disebut perseroan terbuka, yaitu persero dengan modal dan jumlah pemegang saham memenuhi kriteria tertentu. Perseroan terbuka melakukan penawaran umum sesuai peraturan di bidang pasar modal. 

Persero berbeda dengan perum atau perusahaan umum. Perum adalah BUMN yang modal seluruhnya dimiliki oleh negara dan tidak terbagi atas saham. Tujuan utama mendirikan perum adalah untuk kebutuhan masyarakat umum, misalnya menyediakan barang atau jasa. Selain itu, perum juga mencari keuntungan sesuai prinsip perusahaan. 

Organ Perusahaan Persero

Ada tiga organ yang harus ada dalam sebuah persero, yaitu RUPS, Direksi, dan Komisaris. RUPS atau Rapat Umum Pemegang Saham adalah organ yang berwenang untuk mengambil suatu keputusan penting terkait perusahaan, termasuk di antaranya mengubah anggaran dasar, melakukan pengambilalihan, dan sebagainya.

Direksi adalah pihak yang bertanggung jawab untuk mengelola perusahaan sesuai dengan maksud pendirian persero. Direksi diangkat dan diberhentikan oleh RUPS. Direksi dipilih berdasarkan keahlian, integritas, kepemimpinan, pengalaman, perilaku, maupun dedikasi terhadap perusahaan. Pemberhentian direksi bisa dilakukan jika pihak tersebut tidak melakukan kewajiban sesuai kontrak dan ketentuan dalam anggaran dasar. 

Dewan komisaris adalah organ persero yang melakukan pengawasan terhadap direksi dan memberikan nasihat sesuai dengan ketentuan dalam anggaran dasar. Keputusan yang diambil oleh komisaris dibuat dalam sebuah rapat yang dihadiri oleh dewan komisaris perusahaan.

Baca juga: Daftar Perusahaan BUMN dan Tanggung Jawabnya

Karakteristik Perusahaan Persero

Persero memiliki beberapa ciri atau karakteristik yang membuatnya berbeda dengan perusahaan lain. Apa saja di antaranya?

Perusahaan persero dipimpin oleh direksi yang memiliki tanggung jawab terhadap pengelolaan perusahaan. Direksi memastikan perusahaan memperoleh keuntungan seperti tujuan perusahaan secara umum.

Pegawai yang bekerja dalam sebuah perusahaan persero akan memperoleh status sebagai pegawai negeri. Nama badan usaha disebut PT dan nama perusahaannya.

Perusahaan persero dibentuk berdasarkan usulan dari kementerian yang disampaikan kepada presiden. Modal pendirian perusahaan persero disediakan dari aset negara, baik sebagian maupun keseluruhan.

Status persero diatur oleh undang-undang. Begitu pula struktur organisasi dalam perusahaan persero.

Perusahaan persero tidak menggunakan fasilitas negara. Proses pendirian dan pengembangan persero dilakukan oleh kementerian sesuai ketentuan yang berlaku. 

Contoh Perusahaan Persero

Untuk lebih mengenal apa itu persero, kenali apa saja contoh perusahaan persero di Indonesia. Beberapa di antaranya adalah PT Pertamina, PT PLN, PT Pos Indonesia, PT KAI, Kimia Farma, BNI, Garuda Indonesia, Jamsostek, dan masih banyak lagi. 

Keunggulan persero adalah setiap pemegang saham berhak untuk mendapatkan keuntungan yang diperoleh oleh perusahaan. Selain itu, ada jaminan kerahasiaan pada badan usaha. Bentuk pengelolaan persero bisa dikatakan sederhana sehingga pemilik dan petinggi dapat mengambil keputusan dengan cepat dan tepat. 

Sebaliknya, persero memiliki kekurangan berupa potensi pengembangan yang tidak terlalu besar. Selain itu, jaminan kelangsungan bisnis akan terpengaruh apabila pemilik tidak lagi ada dalam perusahaan.

Sama seperti perusahaan pada umumnya, tujuan persero adalah untuk memperoleh keuntungan sekaligus pengembangan perusahaan. Untuk mewujudkan itu, perusahaan memproduksi barang atau jasa yang berkualitas tinggi dan bisa bersaing dengan produk perusahaan lain. Tujuannya supaya konsumen merasa puas dan tetap loyal. 

Perusahaan yang dapat menghasilkan produk berkualitas akan memiliki citra yang positif di mata konsumen. Masyarakat akan menggunakan produk atau jasa yang dihasilkan untuk memenuhi kebutuhannya. Karena itu, perusahaan persero harus memperbaiki kualitasnya agar bisa memenuhi tujuan pendirian perusahaan dengan optimal.

Jadi, persero adalah perusahaan yang memiliki fungsi sama dengan perusahaan pada umumnya, hanya saja dikelola dengan ketentuan dari negara. Nah, inilah ulasan singkat mengenai persero yang dilengkapi dengan contoh-contoh dan karakteristiknya. 

Kembangkan Dana Sekaligus Berikan Kontribusi Untuk Ekonomi Nasional dengan Melakukan Pendanaan Untuk UKM Bersama Akseleran!

Bagi kamu yang ingin membantu mengembangkan usaha kecil dan menengah di Indonesia, P2P Lending dari Akseleran adalah tempatnya. Akseleran menawarkan kesempatan pengembangan dana yang optimal dengan bunga rata-rata hingga 10,5% per tahun dan menggunakan proteksi asuransi 99% dari pokok pinjaman. Tentunya, semua itu dapat kamu mulai hanya dengan Rp100 ribu saja.

BLOG100

Yuk! Gunakan kode promo BLOG100 saat mendaftar untuk memulai pengembangan dana awalmu bersama Akseleran. Untuk pertanyaan lebih lanjut dapat menghubungi Customer Service Akseleran di (021) 5091-6006 atau email ke [email protected]