Ini Sejarah dan Perkembangan Mobil Listrik

0
580
Perkembangan Mobil Listrik

Masih ingat mobil Hyundai Genesis G80 yang ditumpangi Presiden Jokowi dalam acara KTT G20 di Bali? Mobil sedan yang menjadi kendaraan resmi gelaran G20 tersebut merupakan produk premium dari anak perusahaan Hyundai, yakni Genesis. Bahan bakar listrik merupakan fitur andalan yang ditawarkan mobil asal Korea Selatan tersebut. 

Kehadiran mobil berbahan bakar listrik membawa angin segar bagi orang-orang mendambakan gaya hidup ramah lingkungan, tak terkecuali dalam hal kendaraan. Bagaimanapun juga, bahan bakar fosil akan habis jika terus-menerus dieksploitasi. Terlebih lagi, gas buang kendaraan merupakan penyumbang terbesar emisi gas rumah kaca. Tak secara tiba-tiba muncul mobil canggih seperti Tesla, ini sejarah perkembangan mobil listrik dari tahun ke tahun.

Periode 1880-an

Sebenarnya, konsep kendaraan bertenaga listrik sudah ada sejak abad ke-18. Para ilmuwan di Amerika, Hungaria, dan Belanda sudah mulai merintis kendaraan dengan tenaga baterai. Hanya saja mobil listrik yang diproduksi saat itu masih berskala kecil.

Barulah pada tahun 1885, Karl Benz memproduksi model mobil bertenaga listrik yang diakui sebagai mobil modern bertenaga listrik pertama. Selanjutnya, pada tahun 1890, William Morrison meluncurkan mobil bertenaga listrik yang berkapasitas enam orang dan bisa mencapai kecepatan 22 km/jam. Disusul Ferdinand Porsche yang pada tahun 1898 menciptakan mobil bertenaga listrik dengan nama P1 sekaligus menciptakan mobil hybrid yang bahan bakarnya perpaduan tenaga listrik dan bensin.

Periode 1910-an hingga 1930-an

Bekerja sama dengan Henry Ford, pada tahun 1914, Thomas Alva Edison mengembangkan mobil listrik dengan harga terjangkau. Hal itu didasari oleh keyakinannya bahwa mobil bertenaga listrik merupakan kendaraan masa depan. 

Sayangnya, mobil tersebut tidak terlalu mendapat sambutan dari pasar. Pasalnya, harga mobil tersebut tetap lebih mahal daripada mobil berbahan bakar bensin. Berkembangnya pertambangan minyak mentah di Texas yang didukung pembangunan jalan yang menghubungkan berbagai negara bagian di Amerika Serikat membuat mobil bertenaga bensin semakin diminati. Akibatnya, pengembangan mobil bertenaga listrik terhenti.

Periode 1970-an

Pada periode 1970-an terjadi krisis energi. Masyarakat pun mulai berpikir untuk menggunakan energi ramah lingkungan. Beberapa produsen mobil mulai mengembangkan mobil bertenaga listrik kembali. 

General Motors memperkenalkan model mobil listrik pertama mereka dalam seminar bertema lingkungan. NASA pada tahun 1971 juga mengembangkan kendaraan listrik yang digunakan untuk menjelajah bulan. Disusul American Motor Company yang memproduksi mobil jip listrik pada tahun 1975.

Baca juga: Ini Dampak Perkembangan Teknologi yang Dapat Dirasakan

Periode 1980-an hingga 1990-an

Pada periode 1980-an terjadi krisis energi kembali. Produsen mobil makin giat mengembangkan mobil bertenaga listrik. General  Motors pada tahun 1988 mulai membangun mobil bertenaga listrik. Selanjutnya, mereka memproduksi mobil listrik bernama EV1 pada tahun 1996 hingga 1999 melalui kerja sama dengan AeroVironment California.

Tak hanya di Amerika dan Eropa, produsen mobil di Jepang juga ikut meramaikan perkembangan mobil listrik. Pabrikan Toyota merilis mobil hybrid pertama yang dinamai Toyota Prius. Penjualannya mencapai 18.000 unit. Hingga kini, mobil tersebut masih digunakan sebagai mobil operasional beberapa perusahaan taksi di beberapa negara.

Periode 2000-an

Perkembangan mobil listrik memasuki babak baru pada tahun 2000-an ketika terjadi resesi ekonomi global. Para produsen mobil pun beralih untuk memproduksi mobil-mobil berukuran kecil, hybrid, dan bertenaga listrik. Mobil-mobil SUV yang besar mulai ditinggalkan karena dianggap boros.

Tesla Motors di bawah Elon Musk memperkenalkan Tesla Roadster kepada publik pada tahun 2008. Disusul Mitsubishi yang meluncurkan Mitsubishi I MiEV pada tahun 2009. Sementara itu, Nissan memasarkan Nissan Leaf secara luas mulai 2010. Produsen mobil besar seperti Citroën, Mercedes Benz, dan Peugeot juga ikut ambil bagian dalam perkembangan mobil listrik.

Punya mobil yang canggih sekaligus ramah lingkungan tentunya menjadi dambaan banyak orang. Selain menikmati kenyamanan berkendara, kita juga bisa sekaligus menjaga kelestarian bumi. Namun sayangnya, harganya tidak murah jika dibandingkan dengan kendaraan berbahan bakar konvensional. Semoga perkembangan mobil listrik ke depan semakin maju sehingga bisa menghadirkan mobil ramah lingkungan dengan harga terjangkau.

Sudah menyiapkan tabungan untuk membeli mobil impianmu? Kalau belum cukup, tidak ada salahnya kamu mencoba untuk berinvestasi. Dengan investasi, aset tidak hanya disimpan, tapi juga diupayakan untuk berkembang. Yuk, berusaha semakin dekat dengan mobil impianmu lewat investasi!

Kembangkan Dana Sekaligus Berikan Kontribusi Untuk Ekonomi Nasional dengan Melakukan Pendanaan Untuk UKM Bersama Akseleran!

Bagi kamu yang igin membantu mengembangkan usaha kecil dan menengah di Indonesia, P2P Lending dari Akseleran adalah tempatnya. Akseleran menawarkan kesempatan pengembangan dana yang optimal dengan bunga rata-rata hingga 10,5% per tahun dan menggunakan proteksi asuransi 99% dari pokok pinjaman. Tentunya, semua itu dapat kamu mulai hanya dengan Rp100 ribu saja.

BLOG100

Yuk! Gunakan kode promo BLOG100 saat mendaftar untuk memulai pengembangan dana awalmu bersama Akseleran. Untuk pertanyaan lebih lanjut dapat menghubungi Customer Service Akseleran di (021) 5091-6006 atau email ke [email protected].