Kenalan Dengan P2P Lending Indonesia Yang Mudah, Aman dan Menguntungkan

1
1897
P2P Lending Indonesia

Seiring tumbuh pesatnya perkembangan industri Financial Technology atau yang biasa dikenal dengan Fintech membuat tidak sedikit orang mulai membangun startup teknologi finansial. Dari yang mulanya hanya menyentuh sektor kecil, sekarang beberapa Fintech yang ada di Indonesia sudah menyentuh sektor berskala besar. Dengan berbagai macam jenis teknologi finansial yang berkembang sekarang, Peer-to-Peer (P2P) Lending bisa menjadi pilihan kamu. Dalam hal ini, kamu harus mengetahui mana P2P Lending Indonesia yang aman, mudah dan menguntungkan.

Nah, baru-baru ini Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendapati setidaknya ada 227 platform Fintech Peer-to-Peer (P2P) Lending yang tidak terdaftar dan tak memiliki izin resmi dari OJK. Karena itu, OJK menghimbau kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap adanya penawaran layanan pinjam-meminjam uang tanpa adanya izin dari OJK.

Sebelum kamu melakukan proses transaksi dengan teknologi finansial yang ada saat ini, sebaiknya kamu harus memahami secara jelas mengenai apa P2P Lending itu. Peer-to-Peer (P2P) Lending merupakan suatu layanan jasa finansial yang mempertemukan seorang pemberi pinjaman dengan penerima pinjaman untuk melakukan transaksi pinjam meminjam berbasis teknologi informasi.

Cara Kerja P2P Lending Indonesia

Terdapat dua pihak yang berperan dalam proses transaksi dari P2P Lending di Indonesia, kedua pihak tersebut adalah peminjam (borrower) dan pemberi pinjaman (lender). Masing-masing dari pihak tersebut memiliki perannya lebih jelasnya di bawah ini:

  • Peminjam (Borrower)

Peran dari Borrower dalam proses transaksi P2P Lending ini adalah untuk mempersiapkan segala dokumen yang akan mereka unggah untuk proses pengajuan pinjaman yang dilakukan secara online. Pada tahap proses ini permohonan peminjaman dapat diterima dan tentunya bisa pula ditolak, ini tergantung dari beberapa faktor.

Jika proses pengajuan pinjaman ditolak, maka peminjam harus memperbaiki segala hal yang jadi permohonan pinjaman yang diajukannya ditolak. Sebaliknya apabila diterima, pengajuan yang Ia lakukan akan muncul pada marketplace yang disediakan oleh platform tersebut agar para pemberi pinjaman bisa melihat usaha yang dilakukan si peminjam.

Baca Juga: Pinjaman Modal Usaha di Akseleran Mudah, Aman dan Menguntungkan!

  • Pemberi Pinjaman (Lender)

Untuk seorang Lender, mereka akan mendapatkan akses untuk melihat segala data pengajuan pinjaman pada dashboard yang disediakan oleh platform tersebut. Data seperti berapa jumlah pinjaman termasuk tenor dan bunganya, riwayat keuangan, tujuan pinjaman, pendapatan peminjam serta alasannya.

Jika Lender memilih untuk mendanai ke pinjaman A, maka Lender dapat langsung memberi sejumlah dananya setelah melakukan proses deposit/topup sesuai yang telah ditentukannya sendiri. Setelah itu, Borrower akan mencicil dana yang mereka pinjam setiap bulannya dan Lender akan mendapatkan bunga yang nilai persentasenya sama dengan bunga yang dibebankan kepada Borrower.

Baca Juga: 5 Cara Memulai Investasi Dengan Mudah

Kelebihan Bagi Peminjam (Borrower)

  • Proses pengajuan pinjaman melalui P2P Lending di Indonesia·· tidak seformal layaknya mengajukan pinjaman di bank. Prosesnya juga lebih mudah dan cepat. Persyaratan dari pengajuannya juga lebih gampang dipenuhi untuk persetujuannya
  • Untuk agunan lebih fleksibel di beberapa P2P Lending, atau tidak harus berupa tanah dan bangunan. Bahkan, ada yang menerapkan tanpa agunan untuk pengajuan pinjamannya

Kelebihan Bagi Pemberi Pinjaman (Lender)

  • P2P Lending Indonesia sudah resmi diatur dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) lewat peraturan OJK nomor 77/POJK.01/2016
  • Suku bunga pinjaman yang diterima memiliki nilai yang lebih menguntungkan
  • Memudahkan Lender untuk mendiversifikasikan dananya dalam memberikan pinjaman melalui platform P2P Lending sehingga kesempatan untuk mendapatkan dana menjadi lebih besar

Mulai Mengembangkan Dana Dengan Pendanaan P2P Lending

Untuk itu kenali P2P Lending secara jelas agar tidak ‘terjebak’ dalam proses transaksi yang kamu lakukan secara online. Sebelum memulai, kamu harus memilih platform P2P Lending Indonesia yang mudah, aman dan menguntungkan. Platform P2P Lending Akseleran bisa menjadi solusi finansial kamu, dengan nilai pendanaan mulai dari Rp100 ribu kamu bisa mendapatkan bunga hingga 21% per tahun. Khusus untuk kamu yang belum mendaftar, bisa menggunakan kode referral BLOG100 untuk mendapatkan dana awal senilai Rp100 ribu.

Sebagai contoh, pada bulan November ini kamu melakukan pendanaan di Akseleran senilai Rp5 juta selama 3 bulan dengan bunga 18% per tahun. Maka bunga yang kamu dapatkan setelah 3 bulan menjadi senilai Rp5.225.000. Dari bunga yang kamu terima tersebut, kamu mendapatkan lebih senilai Rp153.125 dibandingkan jika kamu  mengembangkan dana dengan bunga 5,75%.

BLOG100

Akseleran Apps

Sudah Resmi Berizin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Akseleran juga sudah terjamin keamanannya, karena sudah berizin resmi dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sehingga sudah sesuai dengan regulasi yang ada. Akseleran juga berbeda dengan P2P Lending lainnya yang ada saat ini karena lebih dari 99% nilai portofolio pinjaman Borrower memiliki agunan sehingga memberikan rasa aman yang lebih besar kepada setiap Lender yang memberikan pinjamannya. Ditambah lagi, sebagian besar peluang memiliki proteksi asuransi, sehingga Lender tidak perlu takut.

Jadi, dengan keamanan ini membuat Akseleran dipercaya lebih dari 81.000 pengguna dan juga telah menyalurkan total pinjaman sebesar Rp175 miliar kepada 363 pinjaman. Untuk kamu yang tertarik mengenai pendanaan atau pinjaman langsung bisa juga menghubungi (021) 5091-6006 atau bisa via email [email protected]

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here