Operator Produksi: Tugas, Kualifikasi hingga Kisaran Gaji

0
1931
Operator Produksi

Bisnis di sektor manufaktur tak lepas dari peran operator produksi. Tentu saja, tugas utama dari posisi tersebut adalah memastikan bahwa semua proses produksi berjalan dengan lancar tanpa kendala. Peran seorang operator di bidang produksi pastinya sangat menentukan tingkat produktivitas suatu perusahaan. Sebab, mereka inilah yang menentukan bagaimana hasil dari produk perusahaan. 

Mengenal Posisi Operator Produksi

Secara singkat, operator produksi merupakan pekerja di suatu perusahaan yang bertugas dan bertanggung jawab untuk menjalankan semua mesin yang berhubungan proses produksi sehingga bisa menghasilkan sebuah produk setengah jadi atau barang jadi. Karyawan pada posisi ini juga menjalankan semua mesin untuk membantu keseluruhan proses produksi, mulai dari perakitan, pembuatan, pengemasan, hingga distribusi. 

Tugas Operator Produksi

Oleh karena memegang kendali terhadap semua proses yang berkaitan dengan produksi, tentunya tugas seorang operator produksi sangat beragam. Agar lebih mudah memahaminya, tugas tersebut umumnya akan dikategorikan menjadi beberapa sektor sehingga proses produksi pun dapat berlangsung lancar. Beberapa tugas tersebut antara lain:

Melakukan Pengarahan

Tak berbeda seperti posisi lainnya, seorang operator produksi juga wajib melakukan pengarahan setiap hari. Biasanya, pengarahan dilakukan untuk menjelaskan lebih detail pekerjaan yang harus dilakukan saat itu, pembagian tanggung jawab pekerjaan, dan evaluasi tugas hari sebelumnya. Tugas utama seorang operator bidang produksi saat pengarahan yaitu menyiapkan semua bahan yang berkaitan dengan proses pembuatan saat itu. 

Menjalankan dan Memantau Semua Peralatan Produksi

Menjalankan sebuah mesin produksi diawali dari menyalakan, mengoperasikan, mengamati kerja mesin, hingga mematikan mesin ketika proses produksi sudah selesai. Ini juga menjadi tugas seorang operator bidang produksi. Tak heran jika karyawan di posisi ini harus punya pengetahuan mendasar perihal mesin. 

Sementara itu, pengamatan mesin dilakukan untuk menjamin bahwa mesin bekerja dengan baik dan tidak mengalami gangguan. Seorang operator di bagian produksi juga harus memastikan semua mesin mendapatkan perawatan secara berkala sehingga mencegah terjadinya kendala yang berdampak pada kelancaran proses produksi. Jika terdapat gangguan, karyawan di posisi ini harus segera melapor pada bagian teknisi untuk segera melakukan perbaikan mesin. 

Menjaga Kualitas Proses Produksi

Seorang operator di bagian produksi tentu wajib memperhatikan kualitas hasil produksi. Mereka harus menjamin bahwa semua barang yang dihasilkan sudah sesuai dengan standar dari perusahaan. Apabila proses produksi berjalan benar dan tepat, tentu hasilnya juga berkualitas baik. 

Membuat Laporan Produksi

Tugas berikutnya yaitu membuat laporan pekerjaan. Laporan ini selanjutnya akan menjadi materi analisis kepala bidang produksi dan divisi akunting. Biasanya, isi laporan mencakup hal berikut:

  • Kualitas hasil produksi.
  • Macam produk yang dibuat.
  • Waktu lembur pekerja.

Memiliki banyak tanggung jawab, tidak mengherankan apabila para karyawan di bagian tersebut wajib memiliki fokus dan konsentrasi yang baik, bisa bekerja secara cermat dan mendetail, dan dapat memberikan tanggapan yang cepat. 

Baca juga: Pengertian dan Contoh Laporan Keuangan Sederhana

Kualifikasi Operator Produksi

Apabila Anda ingin bekerja menjadi seorang operator produksi, pastinya ada syarat dan kualifikasi yang harus Anda miliki. Beberapa di antaranya:

  • Setidaknya telah menyelesaikan pendidikan terakhir SMA, SMK, atau sederajat.
  • Memiliki pengalaman kerja minimal 1 tahun.
  • Memiliki kesehatan fisik dan mental.
  • Tidak mengidap buta warna.
  • Punya daya tahan fisik yang baik.
  • Bisa bekerja sesuai target dan berada di bawah tekanan. 
  • Dapat bekerja sama dengan tim.
  • Mau bekerja dengan sistem shift.

Tak hanya itu, lebih baik lagi apabila Anda mempunyai kemampuan lainnya yang berkaitan dengan posisi tersebut sehingga bisa mendapatkan nilai tambah. Adapun kemampuan mendasar yang setidaknya perlu dimiliki oleh seorang operator bidang produksi, yaitu:

  • Kemampuan analisis.
  • Ketelitian dalam bekerja.
  • Mampu menjalankan mesin produksi.
  • Memiliki pengetahuan dasar perihal mesin.
  • Memiliki kemampuan komunikasi yang baik.

Berapa Kisaran Gajinya?

Setiap perusahaan menawarkan gaji yang berbeda untuk posisi operator produksi. Namun, biasanya, kisaran gaji yang didapat untuk posisi ini mulai dari Rp4 jutaan. Selain perusahaan, rentang gaji juga bergantung pada lokasi Anda melamar posisi tersebut. Pastikan Anda mencari tahu apa saja manfaat atau tunjangan lain yang didapat selain gaji. Semoga bermanfaat.

Kembangkan Dana Sekaligus Berikan Kontribusi Untuk Ekonomi Nasional dengan Melakukan Pendanaan Untuk UKM Bersama Akseleran!

Bagi kamu yang ingin membantu mengembangkan usaha kecil dan menengah di Indonesia, P2P Lending dari Akseleran adalah tempatnya. Akseleran menawarkan kesempatan pengembangan dana yang optimal dengan bunga rata-rata hingga 10,5% per tahun dan menggunakan proteksi asuransi 99% dari pokok pinjaman. Tentunya, semua itu dapat kamu mulai hanya dengan Rp100 ribu saja.

BLOG100

Yuk! Gunakan kode promo BLOG100 saat mendaftar untuk memulai pengembangan dana awalmu bersama Akseleran. Untuk pertanyaan lebih lanjut dapat menghubungi Customer Service Akseleran di (021) 5091-6006 atau email ke [email protected]