Menjamurnya Bisnis Masker Kesehatan yang Kekinian

0
383
Produsen Masker Karakter - Sumber Photo: www.detik.com

Pandemi Covid-19 mengubah kebiasaan, perilaku dan bentuk kegiatan aktivitas sehari-hari. Salah satu perubahannya adalah penggunaan masker guna mengurangi atau bahkan memutus rantai penyebaran Covid-19.

Dahulu masker lebih banyak digunakan saat mengendarai sepeda motor, tetapi kini karena keadaan memaksa setiap orang untuk menggunakan masker bahkan beberapa pemerintah daerah menerapkan sistem denda jika ada warganya yang tak menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah. Sehingga menjamurnya bisnis masker kesehatan pun dijadikan peluang untuk meraup keuntungan bagi sebagian orang.

Sebelumnya Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) telah menyarankan masyarakat non medis menggunakan masker kain karena masker medis diutamakan untuk tenaga medis. Berkat arahan tersebut, kebutuhan masker kain pun semakin masif, tak heran pelaku usaha pembuat masker berlomba-lomba meraup pasar dan akhirnya model atau motif masker pun semakin beragam.

Berikut rangkuman jenis-jenis masker kekinian yang menjamur di pasaran:

1. Masker Ornamen

Seniman Asal Jepang Jadikan Masker Media Seni Rupa – Sumber Photo: www.beritamagelang.id

Masker ornamen merupakan jenis masker kerajinan tangan, lukisan dan sejenisnya yang banyak ditemui di pasaran. Masker yang biasanya bermotif batik memberikan kesan fashionable dan cinta budaya Indonesia. Di pasaran, harga masker ini dibanderol bervariatif mulai dari Rp20-000 – Rp50.000 per item tergantung jenis bahan dan motif batiknya, baik itu batik tulis atau batik print.

2. Masker Renda atau Bordir

Masker Bordir – Sumber Photo: www.sukabumiupdate.com

Masker jenis renda atau bordir ini sangat cocok untuk wanita karena memberikan kesan yang lebih elegan, fashionable dan feminim. Jika Sobat tertarik memiliki masker jenis ini, harganya sangat bersahabat karena jika melirik e-commerce masker renda atau bordir dibanderol mulai dari Rp18.000 – Rp50.000 per item, namun tergantung motif dan jenis bahan yang digunakan.

Baca Juga:
Era New Normal, Cerdas Mengelola Isi Kantong
5 Usaha Paling Meningkat Selama Era New Normal

3. Masker Karakter

Penjual Masker Karakter – Sumber Photo: www.detik.com

Masker jenis karakter termasuk paling banyak ditemukan beberapa pekan belakangan ini, salah satunya adalah karakter wajah atau senyuman. Bagi sebagian orang, masker jenis ini dianggap menarik karena pengguna masker terlihat senyum, padahal orang sedang menggunakan masker. Jika Sobat tertarik untuk membeli masker karakter, masker ini dibanderol berkisar Rp10.000 – Rp30.000 per item. Tak hanya dijajakan melalui e-commerce tetapi penjual yang menjajakan di pinggir jalan cukup banyak.

Berdasarkan beberapa sumber, rata-rata penjualan masker di era pandemi Covid-19 ini mencapai 60-120 item per harinya dengan kisaran harga paling laris senilai Rp35.000 – Rp45.000 per item. Sehingga jika ditotal pendapatan penjual masker bisa berkisar Rp2,1 juta – Rp5,4 juta per hari. Bahkan produsen besar pelaku bisnis masker bisa meraup omset hingga miliaran rupiah dalam satu bulan.

Sobat, menjamurnya bisnis masker kesehatan yang kekinian ini perlu ditanggapi dengan cermat juga ya! Karena penggunaan masker bertujuan untuk dapat menghalau sebagian percikan air liur yang keluar saat berbicara, menghela napas ataupun batuk dan bersin. Sehingga penggunaan masker diharapkan dapat memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Daftar sekarang dan dapatkan imbal hasil hingga 21% per tahun di Akseleran

Akseleran memberikan saldo awal senilai Rp 100 ribu untuk pendaftar baru dengan menggunakan kode CORCOMMBLOG. Melakukan pendanaan di Akseleran juga sangat aman karena lebih dari 98% nilai portofolio pinjamannya memiliki agunan. Sehingga dapat menekan tingkat risiko yang ada. Akseleran juga sudah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan nomor surat KEP-122/D.05/2019 sehingga proses transaksi yang kamu lakukan jadi lebih aman dan terjamin.Untuk kamu yang tertarik mengenai pendanaan atau pinjaman langsung bisa juga menghubungi (021) 5091-6006 atau bisa via email [email protected]