Mengenal IMF, Lembaga Penolong Negara Krisis

1
633

International Monetary Fund atau disingkat IMF adalah organisasi internasional yang mendorong pertumbuhan ekonomi global dan stabilitas keuangan internasional dan kerja sama moneter. IMF juga memfasilitasi perdagangan internasional, mendorong perluasan lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, serta membantu mengurangi kemiskinan global. IMF diatur oleh dan bertanggung jawab kepada 190 negara anggotanya.

Sejarah singkat IMF

IMF didirikan pada Juli 1944 dalam Konferensi Bretton Woods di New Hampshire, Amerika Serikat. Sebanyak 44 negara yang hadir saat itu berupaya membentuk sebuah kerangka kerja sama ekonomi internasional guna mencegah terulangnya devaluasi mata uang kompetitif yang telah mengakibatkan Depresi Besar tahun 1930-an

Tujuan IMF yang utama adalah untuk memastikan stabilitas sistem moneter internasional, yaitu sistem nilai tukar dan pembayaran internasional yang memungkinkan negara (dan warganya) untuk bertransaksi satu sama lain.

Misi utama IMF adalah menjamin stabilitas sistem moneter internasional, yakni sistem nilai tukar dan pembayaran internasional yang memungkinkan negara-negara dan para warganya bertransaksi satu sama lain.

Mekanisme kerja IMF berdasarkan dana cadangan yang dikumpulkan negara anggota. Setiap negara yang terdaftar diwajibkan menyumbang sejumlah dana cadangan dengan sistem kuota. Dana inilah yang akan dimanfaatkan negara lain yang sedang mengalami kesulitan keuangan. 

Dikutip dari situs resmi IMF, total sumber kuota alias dana cadangan saat ini sekitar SDR475 miliar (sekitar US$645 miliar). Selain itu, kesepakatan kredit antara IMF dengan sekelompok negara anggota dan institusi menyediakan sumber tambahan sekitar SDR 182 miliar (US$258 miliar), dan merupakan cadangan utama selain kuota. Negara-negara anggota juga telah mengkomitmenkan sumber keuangan untuk meningkatkan sumber pinjaman darurat melalui sejumlah kesepakatan kredit bilateral. Total komitmen dalam kerangka kredit 2016 saat ini mencapai SDR 319 miliar (US$ 450 miliar). 

Tugas IMF

Salah satu tugas utama dari IMF adalah memberikan pinjaman kepada setiap negara anggota. Pinjaman ini tentu saja tidak sembarangan diberikan, namun bertujuan meningkatkan perkembangan ekonomi dan menjaga stabilitas keuangan dunia. Tujuan jangka panjangnya, menurunkan angka kemiskinan di seluruh negara dunia.  Setidaknya ada 5 tujuan utama IMF:

  • Mendorong kerjasama moneter internasional
  • Memfasilitasi perluasan dan pertumbuhan perdagangan internasional yang seimbang
  • Mendorong stabilitas nilai tukar
  • Membantu pembentukan sistem pembayaran multilateral
  • Menyediakan sumber bantuan (yang disertai dengan sistem safeguard yang memadai) kepada negara anggota yang mengalami masalah neraca pembayaran

Kegiatan IMF

Cara yang dilakukan oleh IMF untuk mencapai tujuannya adalah dengan membantu pengembangan kapasitas dan juga pinjaman. IMF akan mampu memberikan pinjaman pada setiap negara yang sedang mengalami kesulitan ekonomi untuk mencegah dan juga mengatasi krisi keuangan.

Setidaknya ada tiga fungsi penting yaitu:

  • Mengawasi nilai tukar pada tiap negara
  • Mendukung pihak pemerintah dalam mengelola nilai tukar mata uangnya sehingga mampu meningkatkan perkembangan ekonominya.
  • Memberikan pinjaman modal dalam jangka waktu pendek guna membantu pemulihan neraca pembayaran.

IMF memiliki tujuan untuk mendorong pemulihan ekonomi internasional setelah terjadinya Depresi Besar dan juga Peran Dunia ke 2. Selain itu, IMF juga akan memberikan investasi modal agar mampu meningkatkan perkembangan ekonomi dan proyek pembangunan, seperti pada proyek infrastruktur pembangunan.

Pengembangan kapasitas

IMF juga menyediakan bantuan teknis dan pelatihan untuk membantu negara-negara anggota membangun institusi ekonomi yang lebih baik serta memperkuat kapasitas SDM-nya. Bantuan ini mencakup, antara lain, cara merancang dan menerapkan kebijakan yang lebih efektif di bidang perpajakan dan administrasi, manajemen anggaran belanja, kebijakan moneter dan nilai tukar, pengawasan dan peraturan sistem perbankan dan keuangan, kerangka legislatif, dan statistik ekonomi.

Keanggotaan IMF saat ini

IMF bermarkas di Washington DC, Amerika Serikat.  Dikutip dari website resmi IMF, total anggotanya saat ini sebanyak 190 negara. Terdapat 24 direktur eksekutif yang bekerja mewakili 190 negara anggota dan memiliki 2700 karyawan dari 150 negara. Jumlah pinjaman yang dapat diberikan IMF kepada negara anggotanya mencapai US$1 triliun. Sampai saat ini, sudah ada lebih dari 40 perjanjian pinjaman.  Peminjam terbesar (berdasarkan jumlah utang per September 2017) adalah Yunani, Ukraina, Portugal, dan Pakistan.

Ayo dukung pertumbuhan ekonomi dengan memberikan pendanaan UMKM secara aman di Akseleran! Daftar sekarang dan dapatkan imbal hasil hingga 21% per tahun di Akseleran.

Akseleran memberikan saldo awal senilai Rp100 ribu untuk pendaftar baru dengan menggunakan kode CORCOMMBLOG. Melakukan pendanaan di P2P Lending Akseleran juga sangat aman karena lebih dari 98% nilai portofolio pinjamannya memiliki agunan. Sehingga dapat menekan tingkat risiko yang ada. Akseleran juga sudah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan nomor surat KEP-122/D.05/2019 sehingga proses transaksi yang kamu lakukan jadi lebih aman dan terjamin. 

Untuk kamu yang tertarik mengenai pendanaan atau pinjaman langsung bisa juga menghubungi (021) 5091-6006 atau via email [email protected]

Penulis: Raymas Putro | Editor: Rimba Laut

1 COMMENT

Comments are closed.