Mengenal Faktor Risiko dan Manajemen Risiko

0
171

Manajemen risiko adalah salah satu elemen penting dalam menjalankan bisnis. Tanpa strategi manajemen risiko yang tepat, sebuah peristiwa tak terduga bisa mengancam kelangsungan bisnis. Untuk dapat menerapkan strategi yang tepat, kita perlu mengenali faktor-faktor risiko, baik secara internal maupun eksternal.

Faktor Risiko Internal

Risiko internal adalah risiko yang dihadapi di dalam perusahaan dan muncul dalam kondisi operasional normal di perusahaan. Risiko-risiko ini bisa diidentifikasi dalam tiga bentuk, yaitu manusia, teknologi dan aset barang. Faktor manusia antara lain meliputi kurangnya kemampuan manajerial maupun kepemimpinan atau kegagalan mencapai target produksi. Hal ini bisa dihindari dengan memberikan pelatihan maupun pengembangan SDM yang sesuai. 

Faktor teknologi misalnya, sistem operasional yang tidak lagi up to date. Risiko ini bisa dihindari dengan berinvestasi pada teknologi terbaru atau meningkatkan pengetahuan tim terkait yang menangani sistem tersebut. Sementara faktor risiko aset bisa berupa kehilangan atau kerusakan aset. Hal ini bisa dihindari dengan mengambil asuransi untuk aset-aset tertentu. 

Faktor Risiko Eksternal

Tiga tipe faktor risiko eksternal meliputi faktor ekonomi, alam dan politik. Risiko ekonomi termasuk perubahan kondisi pasar. Kondisi pandemi saat ini, sebagai contoh, turut berdampak pada melesunya daya beli maupun perlambatan produksi. Perubahan suku bunga bank juga bagian dari risiko ekonomi. 

Risiko alam mencakup bencana alam yang dapat berdampak pada kegiatan bisnis sehari-hari. Sementara risiko politik terkait dengan perubahan suasana politik atau kebijakan pemerintah terkait bidang perekonomian dan keuangan. 

Upaya Memitigasi Risiko

Berikut ini adalah beberapa hal yang kamu perlu perhatikan agar dapat mengelola risiko bisnis yang mungkin terjadi. 

  • Skala Prioritas

Hal pertama yang harus dilakukan dalam membuat rencana manajemen risiko adalah memprioritaskan risiko atau tantangan. Kamu dapat menyusunnya berdasarkan beberapa kategori:

– hal yang paling sering muncul

– cukup sering muncul

– jarang muncul

– sangat jarang muncul

Risiko yang masuk dalam kategori teratas, harus mendapat prioritas utama pencegahan maupun penanganan.

  • Asuransi

Asuransi membantumu mentransfer risiko ke perusahaan asuransi dengan biaya kecil, terutama jika dibandingkan dengan biaya potensial dari risiko yang tidak dijamin.

  • Menerapkan Program Penjaminan Mutu

Reputasi yang baik, akan mendukung kelanjutan bisnis. Oleh karena itu, pastikan untuk menguji produk dan layanan kamu untuk memastikan kualitas tertinggi. Selain itu, berikanlah layanan pelanggan yang optimal. Lakukan evaluasi berkala terhadap pengujian mutu layanan dan produk. 

  • Kenali Customer dengan Risiko Tinggi

Identifikasi pelanggan dan perhatikan yang memiliki rekam jejak kurang baik dalam hal ketepatan jangka waktu pembayaran. Pencatatan transaksi bisnis yang baik adalah kunci untuk bisa mengidentifikasi hal tersebut.

Ayo dukung pertumbuhan ekonomi dengan memberikan pendanaan UMKM secara aman di Akseleran! Daftar sekarang dan dapatkan imbal hasil hingga 21% per tahun di Akseleran.

Akseleran memberikan saldo awal senilai Rp 100 ribu untuk pendaftar baru dengan menggunakan kode CORCOMMBLOG. Melakukan pendanaan di P2P Lending Akseleran juga sangat aman karena lebih dari 98% nilai portofolio pinjamannya memiliki agunan. Sehingga dapat menekan tingkat risiko yang ada. Akseleran juga sudah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan nomor surat KEP-122/D.05/2019 sehingga proses transaksi yang kamu lakukan jadi lebih aman dan terjamin.

Untuk kamu yang tertarik mengenai pendanaan atau pinjaman langsung bisa juga menghubungi (021) 5091-6006 atau via email [email protected]