Pentingnya MCU untuk Setiap Orang, Bisa Dilakukan di Puskesmas!

7
126
MCU adalah

MCU adalah kepanjangan dari Medical Check Up, yakni serangkaian tes untuk mengetahui kondisi kesehatan seseorang. Tes MCU dapat dilakukan untuk berbagai keperluan, seperti syarat untuk mengikuti sebuah program pendidikan atau pekerjaan maupun untuk keperluan pribadi.

Apa Itu MCU?

MCU adalah suatu prosedur pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh melalui berbagai tahapan untuk mencegah terjadinya kondisi medis serius dengan mendeteksinya sedini mungkin. Pasalnya, terdapat beberapa masalah kesehatan yang boleh jadi tidak menimbulkan gejala tertentu di tahap awal dan baru akan muncul apabila penyakit tersebut telah memasuki kondisi lebih serius.

Seberapa Penting MCU?

Nyaris di seluruh hal, terutama dalam kesehatan, mencegah selalu lebih baik daripada mengobati. Mencegah dari penyakit tertentu akan membantu Anda menjaga kualitas hidup dari berbagai sisi, mulai dari kenyamanan beraktivitas hingga finansial.

MCU adalah tindakan pencegahan. Skrining ini akan memperlihatkan Anda kondisi tubuh dan apa yang harus Anda lakukan selanjutnya. Misal, Anda tidak pernah mengalami keluhan apa pun, tetapi ternyata hasil MCU menemukan bahwa tingkat kolesterol Anda tinggi.

Jika hal tersebut Anda abaikan, maka bukan tidak mungkin Anda akan mengalami berbagai risiko kesehatan di kemudian hari. Kolesterol akan menumpuk dan menghambat aliran darah melalui arteri dan berujung pada sakit dada, serangan jantung, bahkan stroke. Kalau sudah begitu, akan lebih banyak dampak buruknya: Anda tidak dapat lagi bekerja sebagaimana mestinya, beraktivitas normal karena lebih terbatas, biaya pengobatan tinggi, dan lain-lain.

Oleh sebab itu, MCU penting untuk dilakukan. Tidak hanya sekali, MCU sebaiknya dilakukan secara berkala.

Siapa yang Perlu Melakukan MCU?

Siapa saja dapat melakukan MCU. Namun, beberapa orang dengan faktor risiko dan kondisi tertentu seperti berikut lebih dianjurkan:

  • Berusia 35 tahun ke atas
  • Memiliki riwayat penyakit kronis seperti tekanan darah tinggi dan diabetes
  • Pernah atau akan menjalani operasi
  • Calon pengantin

Walau begitu, kini kesadaran untuk MCU sejak usia 20-an mulai meningkat. Hal ini didukung pula dengan adanya benefit dari tempat bekerja untuk melakukan MCU secara rutin.

Baca juga: Berikut 6 Hal yang Tidak Perlu Dihemat

Apa Saja yang Dites dalam MCU?

Setiap fasilitas kesehatan menyediakan berbagai macam paket MCU yang disesuaikan kondisi dan tujuan dilakukannya MCU. Terlepas dari hal tersebut, umumnya pemeriksaan dalam MCU adalah sebagai berikut.

  • Pemeriksaan EKG

Digunakan untuk mengetahui kesehatan jantung, baik dari segi fungsi maupun struktur.

  • Pemeriksaan radiologi (sinar X atau radioaktif)

Dapat digunakan untuk mengetahui kondisi khusus seperti tumor, kanker, stroke, penyakit jantung, kelainan paru-paru, saluran pencernaan, dan lain-lain.

  • Pemeriksaan laboratorium

Umumnya terdiri dari pemeriksaan hematologi, urin, dan tinja.

  • Pemeriksaan gula darah

Dilakukan untuk mendeteksi risiko diabetes. Biasanya, pasien akan diminta untuk berpuasa terlebih dahulu selama minimal 8 jam sebelum pemeriksaan.

  • Pemeriksaan kolesterol

Dilakukan untuk mencegah terjadinya penyakit tekanan darah tinggi dan beberapa terkait lainnya seperti jantung dan stroke.

  • Pemeriksaan fungsi hati

Dilakukan untuk mengetahui risiko penyakit liver, terutama untuk individu yang mengidap anemia, obesitas, dan penyakit kantung empedu, kecanduan alkohol, maupun kerap mengonsumsi obat-obatan tertentu.

  • Pemeriksaan fungsi ginjal

Dilakukan untuk mengetahui kondisi ginjal, mengingat organ ini berperan penting dalam penyaringan dan pembuangan zat sisa metabolisme dan beberapa lainnya.

Dengan banyaknya pemeriksaan ini, berapa lama waktu MCU yang diperlukan? Rangkaian pemeriksaan ini rerata dapat berkisar hingga dua jam, tetapi juga bisa jadi lebih lama tergantung situasi. Sebaiknya, luangkan satu hari penuh saat akan melakukan MCU sebab pasien perlu beristirahat pula setelah tes.

Berapa Besarnya Biaya MCU?

Biaya MCU sangat beragam tergantung dari lokasi dan kelas fasilitas kesehatan yang dilakukan, baik di puskesmas, laboratorium klinik maupun rumah sakit. Selain itu, paket atau kelengkapan pemeriksaan juga mempengaruhi biaya ini.

Rerata besarnya biaya MCU mulai dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah. Di Puskesmas misalnya, harga MCU sekitar Rp150.000,00 dengan pemeriksaan dasar seperti gula darah, kolesterol, asam urat, dan sebagainya.

Lantas, apakah MCU dapat ditanggung BPJS?

Sampai saat ini, BPJS masih tidak dapat menanggung untuk MCU atau pemeriksaan yang sifatnya keseluruhan—masih berdasarkan kondisi kesehatan tertentu sesuai rujukan dokter. Namun, beberapa produk asuransi kesehatan menawarkan MCU sebagai fasilitas atas premi yang dibayarkan. Selain itu, pasien tentu juga dapat melakukan MCU dengan melakukan pembayaran pribadi.

MCU adalah tindakan preventif dalam menjaga kesehatan dan kualitas hidup seseorang. Dengan adanya MCU, seseorang dapat mengetahui kondisi tubuhnya dan hal-hal apa yang perlu dilakukan untuk menjaganya dalam kondisi baik dan sehat.

Kembangkan Dana Sekaligus Berikan Kontribusi Untuk Ekonomi Nasional dengan Melakukan Pendanaan Untuk UKM Bersama Akseleran!

Bagi kamu yang igin membantu mengembangkan usaha kecil dan menengah di Indonesia, P2P Lending dari Akseleran adalah tempatnya. Akseleran menawarkan kesempatan pengembangan dana yang optimal dengan bunga rata-rata hingga 10,5% per tahun dan menggunakan proteksi asuransi 99% dari pokok pinjaman. Tentunya, semua itu dapat kamu mulai hanya dengan Rp100 ribu saja.

BLOG100

Yuk! Gunakan kode promo BLOG100 saat mendaftar untuk memulai pengembangan dana awalmu bersama Akseleran. Untuk pertanyaan lebih lanjut dapat menghubungi Customer Service Akseleran di (021) 5091-6006 atau email ke [email protected]

7 COMMENTS

Comments are closed.