6 Kunci Sukses Mengatur Manajemen Keuangan, Sudah Coba?

0
359
Manajemen Keuangan

Sebagai seorang pengusaha, penting bagi Anda mengetahui 6 tips manajemen keuangan berikut ini

Menjalankan sebuah bisnis tak hanya terpaku pada bagaimana cara mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya. Di balik bisnis yang sukses, dibutuhkan manajemen keuangan yang baik. Sayangnya, tak semua pengusaha paham betul bagaimana cara mengelola keuangan agar bisnis berjalan sukses. Berikut 6 tips mengelola keuangan bisnis yang bisa Anda praktikkan. 

  • Usahakan untuk Memisahkan Uang Pribadi dan Uang Usaha

Tips manajemen keuangan yang pertama adalah pisahkan antara keuangan pribadi dengan bisnis. Bagi mereka yang baru saja merintis usaha, hal ini sering kali dilupakan. Padahal, bila rekening bisnis dan pribadi tidak dipisahkan mulai dari sekarang, ke depannya bisa menjadi gangguan bagi arus kas bisnis.  

Selain itu, mencampuradukkan uang pribadi dengan uang bisnis juga akan menyulitkan pembukuan. Bila tidak berhati-hati, bisa saja Anda menggunakan uang bisnis untuk keperluan pribadi sehingga omzet bisnis pun berkurang untuk sesuatu yang tidak perlu. 

Di sisi lain, Anda pun akan kesulitan dalam menghitung pengeluaran dan pemasukan apabila menggabungkan kedua uang tersebut. Oleh karena itu, meskipun bisnis yang dirintis masih kecil, namun memiliki laporan keuangan yang sehat bisa membantu bisnis Anda berkembang. 

  • Buat Rencana Keuangan dalam Kurun Waktu Tertentu

Diperlukan sebuah strategi jitu agar bisnis dapat berkembang, tak terkecuali dalam pembuatan rencana keuangan untuk jangka waktu tertentu. Di luar sana, ada beberapa kasus terkait pengelolaan keuangan bisnis yang sering berubah-ubah. Akibatnya, muncul masalah baru yang mengakibatkan kas bisnis tak terkontrol. 

Dengan membuat perencanaan keuangan, Anda bisa mengalokasikan uang secara optimal untuk membiayai keperluan bisnis. Di samping itu, membuat rencana keuangan juga bisa menekan pos-pos anggaran yang sifatnya dapat ditunda. 

  • Buat Laporan Keuangan secara Rapi

Tips ke tiga adalah buatlah laporan keuangan secara rapi dan rutin, minimal setiap bulan. Bukan hanya perusahaan besar yang wajib membuat laporan keuangan, Anda yang kini merintis usaha kecil pun tak boleh abai dalam pembuatan pembukuan keuangan bisnis. 

Setidaknya ada 4 jenis laporan keuangan yang diperlukan dalam menjalankan bisnis, di antaranya adalah laporan laba rugi, laporan neraca, laporan perubahan modal, dan laporan arus kas. 

Jika belum memungkinkan untuk membuat keempatnya karena bisnis masih baru, setidaknya Anda perlu membuat laporan arus kas dan laba rugi. Keberadaan laporan keuangan ini juga bisa mencegah penyelewengan dana selama menjalankan bisnis. 

Untuk membuat laporan keuangan, sebaiknya lakukan secara terkomputerisasi agar catatan tersebut terhindar dari risiko rusak atau hilang. 

  • Kontrol Arus Keuangan Usaha

Setelah membuat laporan keuangan, langkah selanjutnya yang perlu Anda lakukan dalam manajemen keuangan adalah mengontrol arus kas bisnis secara berkala agar tetap stabil. Di awal pendirian bisnis, memantau arus kas bisa Anda lakukan seorang diri. 

Namun, ketika bisnis sudah berkembang, arus kas bisnis menjadi semakin kompleks sehingga membutuhkan jasa administrator yang mampu mengontrol arus kas secara profesional dan menetapkan prosedur keuangan yang baik. 

  • Hindari Risiko Utang Usaha

Supaya bisnis berjalan lancar, maka perhatikan utang usaha Anda. Berhutang untuk mendapatkan suntikan dana guna mengembangkan bisnis bukanlah sesuatu yang dilarang. 

Akan tetapi, Anda juga harus sadar bahwa berhutang bisa berakibat fatal apabila Anda tidak mampu mengembalikannya. Oleh karena itu, Anda harus memahami situasi saat mengambil utang. Ketika kondisi keuangan sedang tidak stabil, alangkah baiknya bila Anda menghindari risiko berhutang. 

  • Siapkan Dana Darurat

Tips terakhir adalah siapkan dana darurat. Ini merupakan salah satu proses untuk menerapkan manajemen risiko. Ya, tidak ada yang tahu seperti apa kondisi bisnis Anda di masa depan. Ibarat payung, dana cadangan nantinya bisa Anda gunakan untuk mengatasi permasalahan yang mungkin terjadi.  

Untuk menyusun dana darurat, Anda bisa menyisihkan beberapa persen dari hasil laba.  Jadi, tidak semua laba yang didapat dipakai untuk bonus karyawan atau ekspansi bisnis, melainkan diperlukan juga untuk membentuk dana cadangan. 

Demikian 6 tips manajemen keuangan bisnis yang bisa praktikkan. Dengan mengatur keuangan bisnis secara cermat, semoga usaha yang tengah Anda rintis akan berjalan lancar serta lebih mudah untuk tumbuh dan berkembang. 

Bantu UKM di Indonesia dengan Melakukan Pendanaan di Akseleran!

Bagi Anda yang ingin membantu UKM di Indonesia, P2P Lending dari Akseleran merupakan salah satu cara memberikan pinjaman kepada UKM sambil menikmati bunga hingga 21% per tahun. Memulai mengembangkan dana di aplikasi P2P Lending Akseleran bisa dimulai dengan dari Rp100 ribu saja.

voucher promo akseleran blog blog100

Akseleran Apps

Yuk! Gunakan kode promo BLOG100 dan dapatkan dana awal sebesar Rp100 ribu saat mendaftar untuk memulai pengembangan dana awalmu bersama Akseleran. Untuk syarat dan ketentuan dapat menghubungi (021) 5091-6006 atau email ke [email protected]