5 Langkah Mudah untuk Mendapatkan Pinjaman UMKM Serta Syarat yang Diperlukan!

0
512
pinjaman UMKM

Pinjaman UMKM atau kredit UMKM saat ini sedang populer di kalangan masyarakat. Bahkan, jenis pinjaman ini banyak memberikan berbagai dampak positif dalam pergerakan roda perekonomian mikro di Indonesia.

Usaha Mikro Kecil dan Menengah atau UMKM adalah jenis usaha produktif milik perorangan atau badan usaha yang memenuhi kriteria usaha mikro. Untuk kriteria UMKM sendiri sudah diatur dalam Undang-Undang No. 20/2008.

Untuk lebih mengenai pinjaman untuk UMKM termasuk kekurangan dan kelebihannya, simak selengkapnya berikut ini!

Mengenal Pinjaman untuk UMKM

Jika Anda salah satu pelaku UMKM, maka pinjaman untuk usaha UMKM bisa menjadi solusi terbaik. Hanya saja, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan sebelumnya, termasuk memeriksa legalitas penyedia pinjaman.

Pinjaman UMKM adalah pinjaman yang dapat digunakan oleh pelaku UMKM untuk meningkatkan bisnisnya. Tujuan umumnya adalah agar bisnisnya memiliki jangkauan yang lebih luas dan bisa menyerap lebih banyak pekerja.

Hal ini tentunya menjadi angin segar bagi para pelaku usaha. Sebab, mereka bisa mengoptimalkan bisnisnya dengan lebih mudah tanpa perlu khawatir mengenai sumber dana.

Jika membandingkan dengan jenis pinjaman usaha lainnya, tentunya pinjaman khusus UMKM memiliki suku bunga pinjaman yang jauh lebih kecil. Sehingga, tidak akan memberatkan para pelaku usaha.

Tujuan utama dari pinjaman khusus UMKM sendiri adalah untuk meningkatkan sektor riil dalam perekonomian dan memberdayakan bisnis lokal. Selain itu, pinjaman ini juga dapat menambah sumber pembiayaan bisnis yang kredibel dan tepercaya.

Keuntungan Menggunakan Pinjaman bagi Pemilik UMKM

Selain memiliki bunga pinjaman yang lebih kecil, pinjaman khusus untuk UMKM juga menawarkan berbagai jenis keuntungan lain. Di antaranya adalah:

1. Akses Pinjaman Lebih Mudah

Saat ini sudah banyak pihak penyedia layanan keuangan kredibel yang menawarkan pinjaman khusus UMKM, mulai dari pihak perbankan, koperasi, hingga perusahaan keuangan.

Menariknya, syarat dan ketentuan yang berlaku untuk pengajuan pinjaman juga lebih mudah dengan tenggat waktu pembayaran lebih lama. Bahkan, Anda tidak memerlukan waktu lama untuk mencairkan dana pinjaman.

2. Jaminan Aman

Jaminan untuk pinjaman khusus UMKM tergolong mudah. Selama jaminan yang Anda berikan memiliki nilai ekonomi tinggi, maka pinjaman bisa langsung disetujui dalam waktu singkat.

Anda juga tidak perlu khawatir terkait aset yang menjadi jaminan. Sebab, pihak pemberi pinjaman akan menjaganya sebaik mungkin.

3. Menawarkan Manfaat Pajak

Dengan menggunakan pinjaman khusus UMKM, Anda juga akan mendapatkan berbagai manfaat dari pajak. Manfaat ini berupa bantuan, sebab nantinya persentase keuntungan untuk membayar pinjaman akan bebas dari pajak.

4. Non-Profit Sharing

Beberapa penyedia pinjaman menerapkan ketentuan non-profit sharing yang menguntungkan Anda sebagai peminjam. Nantinya, pemberi pinjaman akan memiliki hak untuk memengaruhi keputusan.

Sistem pembayarannya sendiri menggunakan prinsip pembagian keuntungan dengan persentase tertentu. Sehingga, Anda tidak perlu khawatir dengan bunga pinjaman.

Jenis-Jenis Pinjaman UMKM

Ada beberapa jenis pinjaman khusus UMKM yang bisa Anda pilih dan sesuaikan dengan kebutuhan bisnis. Di antaranya adalah:

1. Koperasi

Jenis koperasi yang menyediakan pinjaman untuk usaha mikro adalah Koperasi Simpan Pinjam. Untuk bisa meminjam modal dari koperasi, Anda harus menjadi anggota terlebih dahulu.

Keunggulan dari meminjam modal di koperasi adalah syaratnya sangat mudah dan bunga pinjamannya juga rendah. Tapi sebelum mengajukan pinjaman, pastikan bahwa koperasi tersebut legal dan bukan koperasi bodong.

Untuk memastikannya, Anda bisa langsung mengecek nama koperasi tersebut melalui situs resmi Koperasi Indonesia.

Baca juga: Koperasi Simpan Pinjam: Pengertian, Fungsi, dan Perannya

2. Kredit Usaha Rakyat (KUR)

Kredit Usaha Rakyat atau KUR adalah pembiayaan modal untuk jenis usaha mikro, kecil menengah, dan bidang usaha produktif lainnya. Sumber dana yang tersedia dalam jenis pinjaman ini berasal dari Bank Pelaksana.

Pinjaman untuk UMKM maksimal berapa? Dari KUR, Anda bisa mendapatkan plafon kredit mencapai Rp500 juta. Nantinya, modal akan langsung diberikan kepada peminjam atau debitur melalui lembaga linkage atau Bank Pelaksana, baik konvensional maupun syariah.

3. Kredit Modal Kerja

Jenis kredit ini bertujuan khusus untuk memenuhi kebutuhan operasional perusahaan. Misalnya saja untuk menyewa alat, membayar upah, dan berbagai kebutuhan lainnya.

Anda bisa mengajukan jenis pinjaman khusus UMKM ini melalui Bank. Perlu Anda ketahui bahwa nantinya akan mendapatkan dana modal sekitar 70% dari total dana yang diajukan.

4. P2P Lending

P2P Lending adalah sebuah layanan keuangan yang menjembatani pemberi pinjaman dan penerima pinjaman. Dengan kata lain, P2P Lending berperan sebagai penghubung.

Melalui jenis pinjaman ini, Anda bisa mengajukan modal dengan mudah dan cepat. Bahkan, prosesnya bisa dilakukan secara online dengan syarat yang tergolong mudah sehingga jauh lebih praktis.

Bagaimana Cara Mengajukan Pinjaman UMKM?

Bagi Anda yang berniat mengajukan pinjaman untuk UMKM, pastikan mengetahui tata caranya terlebih dahulu agar lebih mudah diterima. Oleh sebab itu, kami akan memberikan tutorialnya di bawah ini:

1. Cek Riwayat Kredit dan Keuangan Bisnis Anda

Sebelum mengajukan pinjaman untuk modal usaha, pastikan bisnis yang sedang Anda kelola memiliki riwayat kredit hijau atau cukup baik. Pastikan Anda tidak memiliki tunggakan atau cicilan di penyedia layanan kredit lainnya.

Hal ini bisa digunakan sebagai bukti bahwa Anda memang selalu tepat dalam membayar cicilan. Sehingga, pihak pemberi pinjaman akan memiliki rasa kepercayaan kepada Anda untuk memberikan modal.

2. Pilih Penyedia Layanan Pinjaman Kredibel

Untuk berbagai hal yang berurusan dengan keuangan, pastikan Anda memilih penyedia yang memiliki kredibilitas tinggi. Tujuannya adalah agar Anda tidak dirugikan nantinya.

Ada beberapa parameter yang bisa Anda pertimbangkan ketika memilih penyedia layanan pinjaman. Di antaranya adalah:

  • Resmi dan sudah terdaftar serta diakui oleh OJK.
  • Memiliki rekam jejak yang baik.
  • Persyaratan yang diminta sesuai dengan ketentuan dan tidak melanggar privasi.
  • Bunga tidak terlalu tinggi.

3. Jangan Lupa Siapkan Dokumen yang Menjadi Syarat

Ada beberapa dokumen yang harus Anda siapkan untuk mengajukan pinjaman khusus UMKM, di antaranya adalah: 

  • KTP
  • Kartu Keluarga
  • NPWP atau SPT
  • rekening 3 bulan terakhir
  • dokumen legalitas usaha
  • laporan transaksi 
  • rencana investasi

Bagi Anda yang ingin mengajukan pinjaman secara langsung ke penyedia layanan keuangan maka, perlu menyiapkan salinan berupa fotokopi. Sedangkan untuk pengajuan secara online, Anda harus scan dokumen tersebut lebih dulu.

4. Isi Formulir Pinjaman

Langkah selanjutnya adalah Anda perlu mengisi formulir dari penyedia pinjaman. Pastikan, Anda mengisinya dengan informasi yang benar dan bisa dipertanggungjawabkan.

5. Ajukan Dana sesuai Kebutuhan dan Kemampuan Membayar

Saat mengajukan nominal dana pinjaman, ada dua hal yang perlu Anda pertimbangkan. Di antaranya adalah besarnya dana yang Anda butuhkan dan kemampuan membayarnya dalam jangka waktu tertentu.

Jangan sampai Anda mengajukan dana dengan nominal besar, tapi kemampuan bayarnya tidak sesuai. Pastikan pada saat proses pembayaran kredit, arus kas bisnis Anda tetap berjalan lancar dan menghasilkan profit.

Cara Memanfaatkan Pinjaman UMKM

Agar dana pinjaman lebih optimal untuk kegiatan bisnis, maka Anda harus pandai memanfaatkannya. Ada beberapa cara memanfaatkan dana pinjaman untuk UMKM yang bisa Anda pertimbangkan, yaitu:

  • Urutkan kebutuhan bisnis sesuai tingkat prioritasnya.
  • Buat pos-pos pengeluaran sesuai kebutuhan bisnis.
  • Sisihkan untuk dana darurat.
  • Catat setiap pengeluaran secara rinci.
  • Terus awasi setiap dana pinjaman yang digunakan tepat sasaran.

Kesimpulan

Sekarang Anda tidak perlu bingung lagi mencari layanan pinjaman UMKM tanpa jaminan. Sebab, Anda bisa menggunakan jasa pinjaman dari Akseleran yang lebih fleksibel dengan prinsip P2P Lending.Proses peminjaman modal untuk UMKM juga mudah dan sederhana dengan bunga yang kompetitif. Dengan Pinjaman UMKM dari Akseleran, Anda akan lebih mudah mengembangkan bisnis dan memperluasnya.

Kembangkan Dana Sekaligus Berikan Kontribusi Untuk Ekonomi Nasional dengan Melakukan Pendanaan Untuk UKM Bersama Akseleran!

Bagi kamu yang igin membantu mengembangkan usaha kecil dan menengah di Indonesia, P2P Lending dari Akseleran adalah tempatnya. Akseleran menawarkan kesempatan pengembangan dana yang optimal dengan bunga rata-rata hingga 10,5% per tahun dan menggunakan proteksi asuransi 99% dari pokok pinjaman. Tentunya, semua itu dapat kamu mulai hanya dengan Rp100 ribu saja.

BLOG100

Yuk! Gunakan kode promo BLOG100 saat mendaftar untuk memulai pengembangan dana awalmu bersama Akseleran. Untuk pertanyaan lebih lanjut dapat menghubungi Customer Service Akseleran di (021) 5091-6006 atau email ke [email protected].