Lakukan 5 Langkah Diversifikasi Investasi untuk Pemula

0
375
Diversifikasi Investasi

Diversifikasi investasi adalah cara yang perlu kamu lakukan untuk mencapai tujuan investasi yang diharapkan. Metode ini pun sudah lama dianjurkan oleh para investor hebat, termasuk salah satunya adalah Warren Buffet. Dengan adanya diversifikasi ini, kamu juga dapat meminimalkan kerugian besar saat berinvestasi.

Secara sederhana diversifikasi investasi adalah pembagian atau alokasi dana yang kamu miliki pada beberapa instrumen investasi. Seperti contoh, kamu bisa meletakkan sejumlah dana ke reksa dana pasar uang, logam mulia batangan, P2P Lending, dan saham. Memiliki bermacam-macam produk dengan berbagai karakter dan tingkat risiko serta return-nya ini akan membantumu mengalami kerugian dan meningkatkan peluang memperoleh keuntungan yang maksimal.

Lalu, bagaimana melakukan diversifikasi investasi?

Kenali Profil Risiko

Langkah pertama sebelum memulai diversifikasi investasi adalah mengetahui profil risiko, baik profil risiko pada dirimu sebagai investor maupun profil risiko dari masing-masing aset atau instrumen investasi.

Secara umum terdapat tiga jenis profil risiko: konservatif, moderat, dan agresif. 

  • Konservatif : Tidak terlalu fokus mencari keuntungan, tetapi lebih ingin mempertahankan nilai uang dan stabilitas pertumbuhan (low risk, low return)
  • Moderat : Bertujuan untuk mengembangkan pertumbuhan modal dan memperoleh keuntungan secara berkala
  • Agresif : Fokus dari investasi ini adalah untuk mengembangkan nilai pokok investasi dengan keuntungan yang maksimal dalam jangka panjang

Ketahui Karakter Instrumen Investasi

Berkaitan dengan risiko yang dimiliki (sebanding dengan return yang akan diberikan), tiap instrumen investasi juga memiliki karakter masing-masing. Hal ini pun selaras dengan jangka waktu keuntungan yang dapat diberikan.

Seperti contoh, reksa dana pasar uang merupakan jenis instrumen investasi yang termasuk dalam kelompok konservatif (low risk low return). Reksa dana pasar uang pun cocok untuk keperluan investasi jangka pendek, seperti kurang dari satu tahun maupun keperluan yang membutuhkan pencairan cepat. 

Sementara itu, saham merupakan instrumen high risk high return. Nilainya sangat fluktuatif dalam jangka pendek sehingga jika ingin mendapat keuntungan maksimal maka “panen” yang dilakukan dalam rentang waktu sekitar lebih dari lima tahun. 

Buat Rencana Keuangan dan Portofolio yang Ingin Dicapai

Langkah berikutnya untuk memulai diversifikasi investasi adalah dengan membuat rencana keuangan atau portofolio yang diharapkan. Pasalnya, kamu tentu memiliki tujuan tertentu dari setiap investasi yang dilakukan, bukan?

Contoh, kamu ingin berinvestasi untuk mengumpulkan dana DP rumah dalam kurun waktu lima tahun lagi. Selain itu, kamu juga ingin berinvestasi untuk mengumpulkan dana demi liburan impian ke luar negeri 3 tahun lagi.

Maka, kamu bisa berinvestasi di saham dan reksa dana saham untuk mencapai tujuan DP rumah. Sementara itu, kamu bisa berinvestasi di P2P Lending dan obligasi (SBN ritel) untuk keperluan liburan ke luar negeri.

Baca juga: 7 Strategi Perencanaan Keuangan Pribadi

Rutin Melakukan Rebalancing

Rebalancing adalah proses menyeimbangkan kembali bobot aset investasi yang dimiliki. Dalam kata lain, kamu perlu melakukan evaluasi berkala untuk melihat apakah progress dari investasi yang diharapkan masih on track.

Ada banyak hal yang dapat mempengaruhi kamu untuk melakukan rebalancing. Saat suku bunga sedang naik misalnya, kamu bisa mempertimbangkan untuk berinvestasi di instrumen yang lebih tepat seperti reksa dana pasar uang. 

Pun sebaliknya, ada kondisi lain yang akan lebih menguntungkan jika kamu meletakkan lebih banyak dana di instrumen berisiko tinggi seperti saham, kripto, dan sebagainya.

Selalu Belajar dan Terbuka

Pasar terus berubah, pun tujuan dan kondisi yang dialami. Kamu pun perlu untuk selalu up to date dengan berita dan informasi terkait pasar dan ekonomi agar dapat melakukan langkah yang tepat untuk diversifikasi investasi.

Ada banyak platform yang bisa kamu gunakan untuk mencari informasi. Di media sosial misalnya, tidak sedikit para pakar investasi, penasihat dan perencana keuangan, dan profesional kredibel yang membagikan edukasi secara gratis.

Diversifikasi investasi adalah cara yang bisa kamu lakukan untuk memaksimalkan keuntungan dan meminimalkan risiko kerugian dengan menempatkan aset ke berbagai produk investasi. 

Di Akseleran, kamu juga bisa meletakkan sebagian aset investasi melalui layanan P2P Lending. Dengan bunga kompetitif dan transaksi yang aman sesuai aturan OJK, investasi di Akseleran jadi lebih nyaman dan menguntungkan.

Kembangkan Dana Sekaligus Berikan Kontribusi Untuk Ekonomi Nasional dengan Melakukan Pendanaan Untuk UKM Bersama Akseleran!

Bagi kamu yang igin membantu mengembangkan usaha kecil dan menengah di Indonesia, P2P Lending dari Akseleran adalah tempatnya. Akseleran menawarkan kesempatan pengembangan dana yang optimal dengan bunga rata-rata hingga 10,5% per tahun dan menggunakan proteksi asuransi 99% dari pokok pinjaman. Tentunya, semua itu dapat kamu mulai hanya dengan Rp100 ribu saja.

BLOG100

Yuk! Gunakan kode promo BLOG100 saat mendaftar untuk memulai pengembangan dana awalmu bersama Akseleran. Untuk pertanyaan lebih lanjut dapat menghubungi Customer Service Akseleran di (021) 5091-6006 atau email ke [email protected].