Kredit Investasi Adalah : Pengertian, Fungsi dan Ciri-Cirinya

0
117
Kredit Investasi

Di dunia bisnis ada banyak jenis modal. Salah satu di antaranya adalah modal yang didapatkan dari lembaga keuangan sebagai pinjaman. Modal semacam ini dikenal dengan istilah, kredit investasi. Lalu, apa definisi lengkap, fungsi, dan ciri-ciri modal semacam ini?

Pengertian Kredit Investasi

Secara bahasa, salah satu jenis modal ini merupakan sebuah pembiayaan yang diberikan kepada individu atau korporasi untuk keperluan bisnis dalam jangka waktu tertentu. Biasanya, pembiayaan ini disalurkan melalui bank dan ditawarkan dalam berbagai macam jangka waktu (tenor).

Tenor pinjaman yang ditawarkan cukup beragam. Umumnya antara 1 hingga 15 tahun. Apabila sampai tenor yang disepakati habis pemilik usaha belum bisa mengembalikan modal ini, maka peminjam akan memberikan masa tenggang pelunasan maksimal 4 tahun.

Dari pengertian di atas, kita pasti akan rancu dengan modal kerja yang selama ini mungkin lebih familiar. Modal kerja dan kredit investasi adalah dua hal yang berbeda. Perbedaan utama terletak dari pemanfaatan modal dan jangka waktu. Untuk modal kerja, jangka waktu pinjaman biasanya lebih pendek.

Selain itu, modal kerja dimanfaatkan untuk kebutuhan biaya seperti pelunasan utang dan pembayaran gaji karyawan. Untuk lebih memahami, selanjutnya mari kita ulasa fungsi salah satu jenis modal ini.

Fungsi Kredit Investasi

Fungsi utama produk pinjaman ini adalah, memberi kesempatan pada pelaku usaha untuk mengembangkan bisnis mereka. Baik itu dengan membuka usaha baru atau mengembangkan usaha menjadi lebih baik dengan cara memperbarui alat, mesin, dan penambahan modal untuk membeli bahan baku.

Harapannya tentu saja, supaya usaha yang dibangun masyarakat bisa berkembang dengan baik dan memiliki kondisi ekonomi yang sehat. Secara tidak langsung, hal tersebut juga akan membuat situasi perekonomian negara terutama dalam hal bisnis menjadi lebih baik.

Ciri-Ciri Kredit Investasi

Selain dari fungsi dan pengertiannya, kredit investasi bisa diidentifikasi melalui beberapa ciri yaitu:

1. Termasuk Dalam Program Pemerintah

Program kredit semacam ini biasanya dimasukkan ke dalam program pemerintahan dan digolongkan sebagai upaya untuk mengembangkan bisnis mulai dari yang berskala kecil hingga besar. Tujuannya tentu saja, untuk mendorong sebuah aktivitas usaha agar bisa menyediakan lapangan pekerjaan untuk masyarakat lainnya.

Salah satu contoh kredit semacam ini yang diprogramkan pemerintah bekerja sama dengan bank BUMN adalah KUR atau Kredit Usaha Rakyat. Selain KUR ada banyak produk pinjaman investasi lain yang diprogramkan pemerintah bersama bank swasta dalam negeri ataupun asing.

2. Diawasi oleh Bank Indonesia

Selain tergolong dalam program pemerintahan, ciri lain kredit ini adalah seluruh aktivitasnya diawasi serta dikawal oleh Bank Indonesia sebagai bank sentral di negara ini. Pengawasan ini dilakukan supaya ketika diterapkan, aturan yang berlaku tidak disalahgunakan.

Misalnya, soal aturan perpanjangan tenggang waktu pelunasan hingga 4 tahun apabila peminjam belum bisa melunasi kredit mereka sesuai tenor. Di lapangan, masih sering terjadi kekeliruan yang membuat pengusaha semakin terpuruk ketika mendapatkan pinjaman modal investasi. 

3. Bersifat Produktif

Sesuai dengan istilahnya, pinjaman ini benar-benar diharapkan dapat memicu produktivitas bisnis baik berupa pengembangan usaha, atau perbaikan dan pembelian alat serta bahan yang bisa membantu meningkatkan angka produksi. Inilah mengapa produk pinjaman ini benar-benar diawasi penggunaannya.

Saat diajukan pun, kredit investasi mensyaratkan beberapa hal wajib yang harus dipenuhi. Beberapa di antaranya adalah:

  • Studi kelayakan untuk membantu bank memperkirakan potensi keuntungan yang bisa dihasilkan sebuah perusahaan yang akan menerima pinjaman.
  • Kelengkapan dokumen sebagai pelengkap persyaratan administrasi supaya bank benar-benar tahu apa perusahaan tersebut memang membutuhkan pinjaman modal investasi.
  • Pinjaman yang diambil harus sesuai dengan jaminan atau kemampuan mencicil perusahaan. Hal ini bisa dilihat dari studi kelayakan dan kelengkapan dokumen yang sebelumnya juga menjadi salah satu syarat untuk dipenuhi.
  • Perusahaan yang mengajukan pinjaman tidak sedang memiliki pinjaman atau dalam proses mengajukan pinjaman di bank lain.

Dari ulasan di atas dapat disimpulkan bahwa kredit investasi merupakan produk pinjaman yang dibuat untuk menstimulasi perkembangan sebuah bisnis di Indonesia supaya bisa memberi dampak ekonomi yang lebih baik terhadap negara. Semoga bermanfaat.

Kembangkan Dana Sekaligus Berikan Kontribusi Untuk Ekonomi Nasional dengan Melakukan Pendanaan Untuk UKM Bersama Akseleran!

Bagi kamu yang igin membantu mengembangkan usaha kecil dan menengah di Indonesia, P2P Lending dari Akseleran adalah tempatnya. Akseleran menawarkan kesempatan pengembangan dana yang optimal dengan bunga rata-rata hingga 10,5% per tahun dan menggunakan proteksi asuransi 99% dari pokok pinjaman. Tentunya, semua itu dapat kamu mulai hanya dengan Rp100 ribu saja.

BLOG100

Yuk! Gunakan kode promo BLOG100 saat mendaftar untuk memulai pengembangan dana awalmu bersama Akseleran. Untuk pertanyaan lebih lanjut dapat menghubungi Customer Service Akseleran di (021) 5091-6006 atau email ke [email protected]