Kisah Kolonel Sanders Sang Pendiri KFC

0
207
Kisah Kolonel Sanders Sang Pendiri KFC

Setiap orang memiliki kisah sukses yang berbeda-beda. Ada yang baru memulai karir dan bisa sukses di usia muda, dan ada pula orang-orang yang baru sukses di usia senja. Seperti kisah Kolonel Harland Sanders, sang penemu Kentucky Fried Chicken (KFC) yang baru menginjakkan kesuksesannya di usia 75 tahun.

Perjalanan hidup pria kelahiran 9 September 1890 ini tidaklah mudah. Sejak umur 6 tahun, ia sudah ditinggalkan sang ayah sehingga harus membantu ibunya untuk merawat saudara-saudaranya di rumah karena ibunya harus bekerja untuk menafkahi keluarganya.

Sanders pada usia 16 tahun berbohong tentang usianya agar bisa mendaftarkan diri sebagai tentara. Setahun setelah itu ia memutuskan untuk berhenti dan melanjutkan pekerjaan sebagai buruh di stasiun. Namun ia akhirnya dipecat karena kasus perkelahian yang ia alami. Sanders muda adalah sosok yang pantang menyerah, ia mencoba segala jenis pekerjaan dari mulai menjadi pandai besi, pemadam kebakaran, agen asuransi, sampai berjualan ban. Meski terus gagal, Sanders tak pernah berhenti untuk terus maju menuju kesuksesan.

Di tahun 1930, ia memulai kembali untuk bangkit dengan bekerja di pompa bensin di daerah Kentucky. Sanders, yang sejak kecil memiliki kepiawaian dalam memasak pun mencoba untuk membuka restoran kecil-kecilan untuk para pengunjung pompa bensin tersebut di sela-sela pekerjaannya. Ia menyajikan makanan bagi para pengunjung pompa bensin.

Kemudian pada tahun 1939, Sanders menemukan resep bumbu ayam goreng yang lezat menggunakan 11 bumbu rahasia dan menggorengnya di panci presto. Ia kemudian menambahkan ayam goreng pada menunya. Ruby Laffon, Gubernur Kentucky saat itu sangat menyukai ayam gorengnya dan memberikan penghargaan sebagai Kentucky Kolonel kepada Sanders, dan itulah awal mulanya ia dikenal sebagai Kolonel, gelar tertinggi yang diberikan oleh pemerintah.

Seiring berjalannya waktu, ayam goreng tepung buatan Sanders ini mulai digemari banyak orang dan menjadi menu andalan di kala itu. Restoran kecil miliknya pun semakin ramai dikunjungi pembeli dan ayam goreng tepung itu habis terjual setiap harinya. Karena semakin menumpuknya pembeli, Sanders memutuskan untuk memindahkan restoran kecilnya tersebut ke sebuah tempat di seberang jalan.

Pada tahun 1952, Sanders memutuskan untuk membuat kesepakatan dengan Pete Harman untuk mengusung konsep bisnis franchise atau waralaba agar bisnis ayam gorengnya dapat lebih berkembang dan dikenal lebih luas. Sanders menamai ayam goreng racikannya itu dengan nama Kentucky Fried Chicken sebagaimana yang dikenal hingga saat ini.

Untuk memperluas bisnis franchise ini, pada tahun 1955, saat ia berumur 65 tahun, Sanders dan istrinya berkeliling Amerika Serikat dan Kanada dengan menggunakan mobil hanya untuk sekedar menawarkan kerja sama bisnis franchise ini ke berbagai restoran di beberapa daerah. Sanders akhirnya memetik buah dari kegigihannya, selama kurang dari 10 tahun, ia berhasil memiliki lebih dari 600 cabang franchise KFC di Amerika Serikat dan Kanada.

Pada tahun 1966, brand yang didirikan Sanders ini semakin dikenal oleh banyak orang dan tiga tahun setelahnya, akhirnya KFC-pun masuk ke bursa saham New York. Pada 1971, Heublein Inc mengakuisisi KFC Corporation dengan nilai transaksi seharga USD 285 juta atau setara dengan Rp 4,2 triliun.

Di bawah kepengurusan Heublein, KFC berkembang pesat dan menjadi franchise fast food yang besar, lebih dari 3.500 gerai yang tersebar di berbagai belahan dunia. Kemudian pada tahun 1986, KFC diakuisisi oleh PepsiCo Inc dengan nilai transaksi seharga USD 840 juta atau setara dengan Rp 12,6 triliun. Tidak hanya diam, Sanders pun menjadi ambasador KFC dan tetap aktif untuk mengunjungi gerai-gerai KFC yang ada di dunia.

Sanders akhirnya merasakan hasil kerja kerasnya di usia 75 tahun. Hingga saat ini, KFC masih terus eksis dan berkembang di kancah dunia dengan Kolonel Sanders sebagai wajah dari kesuksesan KFC.

Ayo dukung pertumbuhan ekonomi dengan memberikan pendanaan UMKM secara aman di Akseleran! Daftar sekarang dan dapatkan imbal hasil hingga 10,5% per tahun di Akseleran.

Akseleran memberikan saldo awal senilai Rp100 ribu untuk pendaftar baru dengan menggunakan kode CORCOMMBLOG. Melakukan pendanaan di P2P Lending Akseleran juga sangat aman karena lebih dari 98% nilai portofolio pinjamannya memiliki agunan. Sehingga dapat menekan tingkat risiko yang ada. Akseleran juga sudah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan nomor surat KEP-122/D.05/2019 sehingga proses transaksi yang kamu lakukan jadi lebih aman dan terjamin. 

Untuk kamu yang tertarik mengenai pendanaan atau pinjaman langsung bisa juga menghubungi (021) 5091-6006 atau via email [email protected]

Penulis: Ayu Diah Callista | Editor: Rimba Laut