Kisah Konglomerat yang Mendadak Bangkrut!

1
215
Kisah Konglomerat yang Mendadak Bangkrut!

Kaya bukan jaminan seseorang bisa mengelola keuangan dengan bijak. Tanpa pengendalian diri, pemahaman tentang pengelolaan keuangan, dan disiplin, keuanganmu bisa berantakan meskipun kamu punya uang yang banyak.

Seperti kisah yang dialami oleh MC Hammer, seorang rapper dari Amerika Serikat yang terkenal di awal 1990-an. Nama MC Hammer mulai melejit saat album perdananya yang berjudul ‘Let’s Get it Started’ dirilis. Ia membukukan penjualan tak kurang dari tiga juta kopi. MC hammer memiliki kekayaan senilai 70 juta dolar AS pada puncak karirnya. Namun, kebiasaannya membeli barang-barang mewah seperti 17 mobil mewah, jet pribadi, dan 21 kuda pacu, hingga helicopter mengantarkannya menuju kebangkrutan. Pada April 1996, MC Hammer mengajukan kebangkrutan di California dengan utang senilai 13 juta dolar AS.

Mengumpulkan kekayaan tentu bukan hal yang mudah, semuanya membutuhkan proses dan memakan waktu. Dalam proses mengumpulkan kekayaan, ada hal-hal yang membuat kekayaan kita justru menipis, bahkan hilang dalam sekejap. Berikut ini adalah beberapa hal yang kerap mengganggu kita dalam mengumpulkan pundi-pundi kekayaan.

1. Pola Hidup yang Buruk

Keinginan diri sendiri tentu menjadi lawan paling berat dalam membangun dan menjaga kekayaan. Banyak dari kita yang tidak menyadari pola hidup yang boros. Biasanya, biaya-biaya kecil seperti membeli kopi tidak diperhitungkan, ketika kamu mulai mengakumulasi semuanya ternyata nilainya lumayan cukup besar. Untuk itu, perlu diperhatikan biaya-biaya tersebut di masa depan dan mengalihkannya ke instrumen investasi yang akan menambah kekayaan. Tak hanya soal uang, bisa pendidikan dan hal lain yang bermanfaat.

2. Cicilan di Luar Kemampuan

Zaman yang serba canggih memang mempermudah siapapun untuk mendapatkan akses kredit. Namun kemudahan ini kadang tidak dimaknai secara bijak. Gaji atau kekayaan yang kamu punya justru habis untuk membayar cicilan atau paylater setiap bulan. Ada baiknya untuk kamu hanya punya cicilan sebesar 35% dari pendapatan per bulan, jika lebih maka ini tergolong tidak sehat.

3. Biaya Tak Terduga

Yang satu ini adalah penghancur kekayaan yang sulit untuk kita kendalikan kapan terjadinya. Contohnya ketika kamu menerima musibah dan menjadi korban bencana, kecelakaan atau sakit. Meskipun sulit, bukan berarti tidak bisa dikendalikan. Kita masih bisa mengatasi hal ini jika mampu mempersiapkan dana darurat dan asuransi sebelum kejadian tidak terduga.

Ayo dukung pertumbuhan ekonomi dengan memberikan pendanaan UMKM secara aman di Akseleran! Daftar sekarang dan dapatkan imbal hasil hingga 10,5% per tahun di Akseleran.

Akseleran memberikan saldo awal senilai Rp100 ribu untuk pendaftar baru dengan menggunakan kode CORCOMMBLOG. Melakukan pendanaan di P2P Lending Akseleran juga sangat aman karena lebih dari 98% nilai portofolio pinjamannya memiliki agunan. Sehingga dapat menekan tingkat risiko yang ada. Akseleran juga sudah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan nomor surat KEP-122/D.05/2019 sehingga proses transaksi yang kamu lakukan jadi lebih aman dan terjamin. 

Untuk kamu yang tertarik mengenai pendanaan atau pinjaman langsung bisa juga menghubungi (021) 5091-6006 atau via email [email protected]

Penulis: Ayu Diah Callista | Editor: Rimba Laut

1 COMMENT

Comments are closed.