Kenapa UMR di Tiap Daerah Berbeda?

1
4387
Kenapa UMR di Tiap Daerah Berbeda?

Upah Minimum Regional (UMR) adalah salah satu hal penting yang dibicarakan dalam pembahasan upah pekerja di Indonesia. Mungkin kamu pernah bertanya-tanya, kenapa UMR di setiap daerah berbeda-beda? Apakah mungkin jika setiap daerah memiliki angka UMR yang sama?

Pada dasarnya, UMR ditentukan oleh Kebutuhan Hidup Layak (KHL). KHL sendiri adalah standar kebutuhan hidup selama satu bulan seorang pekerja lajang di suatu area, yang mencakup beberapa kebutuhan. Untuk menentukan angka KHL ini, Badan Pusat Statistik (BPS) membentuk tim survei yang turun langsung ke lapangan untuk mencari tahu harga sejumlah kebutuhan yang dibutuhkan seorang pekerja lajang. Survei ini dilakukan hingga ke pelosok daerah, dari Sabang hingga Merauke.

Setelah survey dilakukan, diperoleh angka KHL yang kemudian menjadi acuan upah bagi tenaga kerja maupun pemberi kerja. Di tiap daerah, jumlah uang yang dibutuhkan untuk hidup layak itu berbeda-beda. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, seperti tingkat kepadatan ekonomi, kecepatan perputaran ekonomi, dan adopsi teknologi.

Selain itu, pertumbuhan ekonomi dan inflasi juga berpengaruh pada penetapan UMR. Jika pertumbuhan ekonomi dan inflasi rendah, maka kenaikan UMR juga akan kecil. Sebaliknya, jika pertumbuhan ekonomi dan inflasi tinggi, maka kenaikan UMR juga akan tinggi. Inilah penyebab dari perbedaan yang signifikan antara UMR di tiap daerah.

Meski demikian, UMR tetap harus memenuhi standar hidup yang layak bagi pekerja. Penetapan UMR harus dilakukan secara akurat dan tepat, agar pekerja dapat memperoleh penghasilan yang memadai untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Selain itu, perusahaan juga harus memperhatikan kesejahteraan pekerja, agar dapat menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan produktif.

Ayo dukung pertumbuhan ekonomi dengan memberikan pendanaan UMKM secara aman di Akseleran! Daftar sekarang dan dapatkan imbal hasil hingga 10,5% per tahun di Akseleran.

Akseleran memberikan saldo awal senilai Rp100 ribu untuk pendaftar baru dengan menggunakan kode CORCOMMBLOG. Melakukan pendanaan di P2P Lending Akseleran juga sangat aman karena lebih dari 98% nilai portofolio pinjamannya memiliki agunan. Sehingga dapat menekan tingkat risiko yang ada. Akseleran juga sudah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan nomor surat KEP-122/D.05/2019 sehingga proses transaksi yang kamu lakukan jadi lebih aman dan terjamin.

Untuk kamu yang tertarik mengenai pendanaan atau pinjaman langsung bisa juga menghubungi (021) 5091-6006 atau via email [email protected]

Penulis: Ayu Diah Callista | Editor: Rimba Laut

1 COMMENT

Comments are closed.