Kapitalis Adalah: Pengertian, Contoh, hingga Kekurangan dan Kelebihannya

0
2057
Kapitalis Adalah

Dalam pembahasan ekonomi, banyak bahasan yang menyebut istilah kapitalis dan kapitalisme. Meskipun sama-sama berfokus pada modal, kedua istilah ini memiliki perbedaan. Kapitalis adalah kata benda yang merujuk pada pelaku, sedangkan kapitalisme merujuk pada sistem.

Kapitalis berasal dari bahasa Inggris capital yang artinya modal. Secara harfiah, kapitalis memang berkutat dengan permodalan dan juga uang. Akan tetapi dalam konteksnya, istilah  memiliki arti yang lebih luas.

Untuk mengetahui apa itu kapitalis, contoh, jenis dan juga perbedaannya dengan kapitalisme, simak penjelasannya berikut ini.

Pengertian Kapitalis

Menurut KBBI, istilah kapitalis merujuk pada kaum bermodal, orang yang bermodal besar, golongan atau orang yang sangat kaya. Adapun arti ini masih harfiah dan belum merujuk pada konteks.

Menurut Max Weber, pengertian kapitalis adalah sistem yang memiliki tujuan menghasilkan keuntungan dari kegiatan perekonomian. Dengan demikian, fokus utamanya ada pada perputaran modal yang menghasilkan keuntungan secara terus-menerus.

Dalam penerapannya, kapitalis juga memiliki kebebasan dalam bergerak, yang berbeda dengan sosialis. Jika sosialis mengarah pada kesejahteraan dan bagi rata tanpa hak pribadi, kapitalis membebaskan hak pribadi.

Menurut Adam Smith, kapitalis tidak mendapatkan intervensi dari pemerintah sehingga seorang individu memiliki lebih banyak kebebasan untuk membentuk kebijakan dan mekanisme pasar.

Sistem yang didefinisikan ahli merujuk pada kapitalisme. Sedangkan definisi kapitalis merupakan pelaku yang menerapkan sistem kapitalisme.

Perbedaan Kapitalis dan Kapitalisme

Penggunaan kedua istilah ini sendiri merujuk pada perbedaan jenis kata. Kapitalis merujuk pada pelaku dari kapitalisme, sedangkan kapitalisme adalah sistem itu sendiri.

Sebagai contoh, kapitalis adalah perusahaan, negara, wirausaha yang menjalankan kapitalisme. Sedangkan kapitalisme adalah sistem yang memberikan kebebasan bagi kapitalis (pelaku ekonomi) untuk mengembangkan ekonomi masing-masing.

Contoh Kapitalis dan Penerapannya pada Sistem

Setelah mengetahui pengertian kapitalis, saatnya melihat beberapa contoh sistem kapitalisme yang berlaku di seluruh belahan dunia.

Berikut beberapa contoh kapitalisme yang sering Anda jumpai.

Ekspansi Minimarket Modern

Jika melewati jalanan, kini Anda bisa melihat lebih banyak gerai minimarket di setiap sudut wilayah. Ekspansi minimarket ini tidak mendapatkan intervensi dari pemerintah. Pengusaha bebas untuk mendirikan gerai dimanapun selama sudah memenuhi persyaratan dari pemerintah.

Efek dari ekspansi ini adalah mulai tergerusnya pasar tradisional dan warung-warung yang bersaing dengan minimarket modern. Akan tetapi,  akibat penggunaan sistem kapitalisme di mana pihak swasta juga bebas menanamkan modal, hal ini bukan sesuatu yang akan mudah hilang dari negara ini.

Perkembangan Pertambangan Swasta

Salah satu contoh kapitalisme lainnya adalah perkembangan pertambangan swasta. Meskipun berada di wilayah Indonesia, perusahaan dari luar negeri memiliki kebebasan untuk berinvestasi dan mendirikan perusahaan tanpa perlu mendapatkan monopoli dari pemerintah.

Sisi positifnya adalah banyak lowongan pekerjaan bagi masyarakat sekitar. Akan tetapi menyerahkan sepenuhnya pada pihak swasta tentunya juga memiliki kekurangannya sendiri.

Perluasan Gaya Hidup Individualis

Dengan semakin canggihnya teknologi terutama media sosial, banyak agenda yang berasal dari kapitalis yang memberikan kebebasan pada individu. Akibatnya, gaya hidup individualis kian marak, muncul iklan-iklan yang bebas menyuarakan gaya hidup konsumtif, dan sebagainya.

Gaya hidup konsumtif mengarahkan pembeli untuk beralih ke penyedia jasa online, di mana hal ini juga kian masif terjadi, bahkan menjalar hingga ke desa. Masyarakat menjadi kian suka menghamburkan uang sedangkan pihak kapitalis mendapatkan lebih banyak keuntungan. 

Perputaran Saham yang Bebas

Jika suatu negara memberikan kebebasan pada pihak swasta untuk menanam saham dan berinvestasi, maka perputaran saham menjadi cepat.  Kini, orang biasa pun bisa memiliki saham dan menilainya.

Dengan adanya sistem kapitalis, ini menjadikan semua orang berhak mendapatkan kesempatan untuk memperbaiki keadaan ekonominya menggunakan sistem investasi ini.

Setelah mengetahui beberapa contoh dari penerapan kapitalis di dunia nyata, ada beberapa jenis dari sistem ini.

Jenis-Jenis Kapitalis

Sistem yang mengedepankan  kebebasan individu ini memiliki beberapa kesempatan untuk meningkatkan taraf ekonomi. Ada beberapa jenis kapitalis di dunia ini.

1. Ekonomi Pasar Terkoordinasi

Jenis kapitalisme yang pertama adalah kapitalisme ekonomi pasar terkoordinasi. Jenis kapitalisme ini mengedepankan kebebasan pergerakan ekonomi, akan tetapi memerlukan koordinasi dari lembaga tertentu.

Contoh dari lembaga ini adalah serikat pekerja dan asosiasi bisnis. Peraturan, interaksi, serta hubungan antar perusahaan merupakan tugas lembaga untuk mengatur dan mengawasi. Negara yang menjalankan sistem ini antara lain adalah Jepang dan Swedia.

2. Ekonomi Pasar Liberal

Jenis kapitalis yang kedua adalah ekonomi pasar liberal. Jenis kapitalisme ini memberikan kebebasan tiap daerah untuk mengelola dan mengatur pasar ekonomi. Kebebasan ini dalam bentuk desentralisasi di mana setiap daerah memiliki kebebasan untuk mengembangkan aspek kapitalisme.

Namun tentu saja dengan tetap tunduk pada peraturan dari pusat. Adapun negara yang menjalankan sistem ini antara lain adalah Inggris dan Amerika Serikat. Selain berdasarkan jenis pasar, kapitalisme juga terbagi berdasarkan dari peran kewirausahaan.

3. Kapitalisme Wirausaha

Jenis kapitalisme wirausaha menggunakan sistem di mana perusahaan juga kewirausahaan menguasai perkembangan dan penentu peraturan di pasar. Produk dan inovasi besar datang melalui ide mereka.

Kemudian mereka akan mendatangkan keuntungan dan membuka lapangan pekerjaan dari kebutuhan permintaan pasar.

4. Kapitalisme Oligarki

Kapitalisme yang kedua adalah kapitalisme oligarki. Kapitalisme ini tidak sepenuhnya memberikan kebebasan ekonomi pada kalangan non pemerintah. Proyek-proyek besar masih menjadi bagian dari perusahaan milik negara.

Tujuannya kapitalis oligarki adalah untuk tetap melindungi populasi kecil dan warga negara biasa yang tak memiliki banyak modal. 

5. Kapitalisme yang Dipandu Negara

Jenis kapitalisme selanjutnya mirip dengan kapitalisme oligarki, di mana pemerintah masih memegang peranan penting dalam mengatur ekonomi.

Pemerintah menentukan sektor mana yang perlu mendapatkan dorongan ekonomi, lalu membuka tender baik bagi perusahaan milik negara maupun swasta untuk memenangkannya.

6. Kapitalisme Perusahaan Besar

Selain kapitalisme wirausaha, ada juga kapitalisme perusahaan besar. Jika dalam wirausaha melibatkan usaha ekonomi skala kecil, dalam sistem ini, perusahaan besar memonopoli banyak bidang usaha.

Produk-produk krusial seperti bahan pangan, alat kesehatan, dan minyak di produksi oleh perusahaan besar.

Baca juga: 5 Tahun Akselerasi Mewujudkan Inklusi Keuangan Menjadi Realitas

Keuntungan dan Kekurangan Sistem Kapitalisme

Melihat adanya beberapa jenis kapitalisme, ada keuntungan dan juga kekurangan dari sistem ini.

Keuntungan Sistem Kapitalisme

Keuntungan dari sistem kapitalisme adalah adanya kebebasan untuk menggerakkan roda ekonomi, menghasilkan lapangan pekerjaan yang lebih luas, dan memberdayakan kewirausahaan.

Dengan adanya desentralisasi dan pemberian kewenangan kebijakan, tiap daerah juga bisa mengembangkan perencanaan ekonominya sendiri.

Semakin banyak perusahaan yang berdiri, semakin banyak juga peluang lapangan pekerjaan. Akan tetapi tidak semua aspek dari kapitalisme itu menguntungkan. Ada juga beberapa kekurangannya.

Kekurangan Sistem Kapitalisme

Kekurangan dari sistem kapitalisme adalah rawannya terbentuk monopoli. Meskipun ada kebebasan, sistem ini memungkian siapa pun yang memiliki modal tertinggi, punya peluang lebih besar untuk memonopoli pasar.

Ekonomi kecil dan menengah makin tergerus dengan semakin berkembangnya perusahaan dengan modal dan investasi yang besar.Setelah mengetahui setiap aspek dari kapitalisme, kini Anda tahu bahwa kapitalis adalah pemegang peran yang besar dalam ekonomi. Dengan informasi ini Anda bisa menyimpulkan setiap kekurangan dan kelebihannya. Semoga informasi ini bermanfaat!

Kembangkan Dana Sekaligus Berikan Kontribusi Untuk Ekonomi Nasional dengan Melakukan Pendanaan Untuk UKM Bersama Akseleran!

Bagi kamu yang igin membantu mengembangkan usaha kecil dan menengah di Indonesia, P2P Lending dari Akseleran adalah tempatnya. Akseleran menawarkan kesempatan pengembangan dana yang optimal dengan bunga rata-rata hingga 10,5% per tahun dan menggunakan proteksi asuransi 99% dari pokok pinjaman. Tentunya, semua itu dapat kamu mulai hanya dengan Rp100 ribu saja.

BLOG100

Yuk! Gunakan kode promo BLOG100 saat mendaftar untuk memulai pengembangan dana awalmu bersama Akseleran. Untuk pertanyaan lebih lanjut dapat menghubungi Customer Service Akseleran di (021) 5091-6006 atau email ke [email protected].