Apa Itu Invoice? Apa Saja Jenis-Jenis Invoice? Berikut Penjelasannya

0
97
invoice adalah

Invoice adalah salah satu dokumen penting dalam menjalankan bisnis yang dibedakan menjadi 3 jenis. Apa saja? Simak ulasannya berikut ini

Dalam dunia bisnis ada begitu banyak istilah-istilah akuntansi yang begitu umum didengar, salah satunya adalah invoice.  Perlu Anda tahu, keberadaan invoice ini berperan penting dalam merekam barang atau jasa apa saja yang telah dibeli pelanggan. Ke depannya, invoice bisa menjadi acuan untuk menghitung laba rugi perusahaan. 

Supaya lebih jelas, berikut penjelasan singkat mengenai apa itu invoice, fungsi invoice, hingga jenis-jenis invoice

Apa Itu Invoice?

Menurut keterangan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), invoice adalah daftar barang kiriman yang dilengkapi dengan keterangan nama, jumlah, harga yang harus dibayar. 

Selain memuat perincian pembelian, invoice sering kali digunakan sebagai alat tagihan antara penjual kepada pembeli. Adapun tenggat waktu yang dibutuhkan untuk melakukan pembayaran yang tertera dalam invoice biasanya akan disesuaikan dengan kesepakatan pada purchase order. 

Pembuatan invoice umumnya dilakukan sebanyak tiga rangkap, satu untuk pembeli, yang ke dua disimpan oleh penjual sebagai lampiran penagihan, dan yang ke tiga disimpan di dalam buku faktur. Tidak ada format baku dalam pembuatan invoice, akan tetapi ada beberapa komponen yang harus Anda cantumkan di dalam sebuah invoice. Apa saja? 

  1. Nama pelanggan sebagai tujuan penagihan
  2. Identitas penjual
  3. Nomor invoice
  4. Daftar barang yang dibeli, termasuk jumlah pemesanan, harga satuan, total tagihan, dan jumlah pajak yang harus dibayar
  5. Diskon dan biaya pengiriman (bila ada)
  6. Sistem pembayaran. Apabila pembayaran dilakukan secara transfer rekening bank, sebagai penjual Anda perlu mencantumkan nomor rekening perusahaan. 

Bagi sebagian orang, invoice tampak sama dengan kuitansi. Padahal, ke duanya punya fungsi yang berbeda, lho. Jadi apa perbedaan ke duanya?

Seperti yang telah dijelaskan di atas, invoice adalah sebuah dokumen transaksi yang berisi perhitungan penjualan dengan pembayaran di kemudian hari yang diserahkan oleh penjual kepada pembeli. Umumnya, pembeli sudah bisa menerima invoice setelah pemesanan. 

Sementara itu, kuitansi merupakan tanda bukti yang diserahkan penjual kepada pembeli setelah pembayaran dilakukan dan dibubuhi tanda tangan penerima uang. Jadi, kuitansi akan diberikan setelah adanya penyerahan sejumlah uang. 

Fungsi Invoice dalam Bisnis

Setelah memahami pengertian invoice, berikut ini sejumlah fungsi atau manfaat invoice bagi bisnis Anda:

  1. Fungsi utama dari invoice adalah memuat perincian pembelian dan termin pembayaran yang digunakan untuk menagih konsumen agar segera melakukan pembayaran. 
  2. Bila ada kasus ketidaksesuaian dalam pembayaran tagihan atau pengiriman barang, invoice bisa menjadi rujukan yang sah. 
  3. Invoice bisa menjadi alat untuk memudahkan para pebisnis dalam memantau perkembangan bisnis yang sedang dirintis. 
  4. Invoice bisa mempermudah pembuatan pembukuan keuangan. Melalui pembukuan keuangan, Anda pun dapat memantau bagaimana perkembangan bisnis setiap waktu. 
  5. Sebagai acuan yang sah apabila ingin menjual kembali barang yang dibeli kepada pihak lain.

Baca juga: Mudahnya Mengajukan Pinjaman di Akseleran Dengan Invoice Financing

Mengenal Jenis-Jenis Invoice

Ada 3 jenis invoice yang umum digunakan dalam bisnis atau perusahaan. Berikut jenis-jenis invoice beserta penjelasannya. 

  • Invoice biasa

Invoice biasa banyak ditemukan dalam transaksi sehari-hari karena sifatnya yang sederhana. Sebuah invoice biasa umumnya memuat mengenai perincian item yang dibeli/pesan, jumlah, harga satuan barang/jasa, serta total harga yang harus dibayar. 

  • Invoice konsuler

Invoice konsuler merupakan faktur yang diberikan saat melakukan transaksi internasional. Jadi, bila Anda melakukan aktivitas ekspor-impor harus dilengkapi dengan invoice jenis ini. Dalam praktiknya, invoice konsuler harus disahkan serta mendapat izin dari negara yang menerima impor dan kedutaan negara asal pengekspor. 

  • Invoice proforma

Apabila barang yang dibeli nantinya dikirimkan secara bertahap, maka penjual akan memberikan invoice proforma sebagai invoice sementara. Setelah seluruh barang yang dipesan/dibeli dikirim secara keseluruhan, maka penjual akan mengganti invoice proforma dengan invoice biasa. 

Itulah penjelasan mengenai apa itu invoice, fungsi, dan jenis-jenisnya. Bagi Anda yang baru mendirikan sebuah usaha, selalu teliti dalam pembuatan invoice karena invoice dapat membantu Anda dalam memantau buku piutang perusahaan. 

Tips penting saat pembuatan invoice adalah dengan membuat invoice berdasarkan nomor urut cetak. Guna menghindari nomor urut ganda, Anda bisa memanfaatkan software akuntansi yang bisa menerbitkan invoice dengan nomor urut cetak secara komputerisasi sehingga dapat meminimalisasi terjadinya human error. 

Apabila membutuhkan pinjaman modal usaha, Anda dapat mengajukannya melalui perusahaan Fintech Lending seperti platform Peer to Peer (P2P) Lending Akseleran. Dengan memiliki invoice yang resmi, Anda juga bisa mengajukan pinjaman seperti invoice financing.

Ajukan Pinjaman Sekarang dengan Agunan yang Fleksibel

Akseleran telah membantu ribuan UKM untuk terus mengembangkan usahanya. Anda dapat mengajukan pinjaman mulai dari Rp75 juta hingga Rp2 miliar dengan persyaratan dan agunan yang fleksibel serta bunga yang kompetitif.

Ajukan pinjaman untuk UKM Anda sekarang! Anda bisa menghubungi (021) 5091-6006 atau email ke [email protected] Untuk info lebih lanjut bisa mengunjungi website kami.

Bantu UKM di Indonesia dengan Melakukan Pendanaan di Akseleran!

Bagi Anda yang ingin membantu UKM di Indonesia, P2P Lending dari Akseleran merupakan salah satu alternatif investasi dengan imbal hasil hingga 21% per tahun. Memulai mengembangkan dana di aplikasi P2P Lending Akseleran bisa dimulai dengan dari Rp100 ribu saja.

voucher promo akseleran blog blog100
Dapatkan dana awal sebesar Rp100 ribu dengan menggunakan kode promo BLOG100

Akseleran Apps

Akseleran juga memberikan dana awal sebesar Rp100 ribu bagi mereka yang ingin mencoba mengembangkan dana di Akseleran. Cukup gunakan kode voucher BLOG100 saat mendaftar, pengguna baru aplikasi Akseleran bisa langsung coba menyalurkan dana ke UKM. Untuk syarat dan ketentuan dapat menghubungi (021) 5091-6006 atau email ke [email protected] Segera unduh aplikasi Akseleran sekarang di  Google Play atau Apple App Store.