7 Langkah Tepat Untuk Memulai Investasi Rumah Pilihanmu!

0
1187
Investasi Rumah

Rumah adalah salah satu aset terbaik diantara beberapa pilihan aset yang ada. Dengan harga yang relatif meningkat terus menerus setiap tahunnya, maka investasi rumah dapat menjadi salah satu pilihan untuk kamu yang memiliki dana lebih dan ingin mencari investasi yang menjanjikan.

Dengan memilih Investasi rumah kamu juga dapat memanfaatkan 2 keuntungan lainnya yaitu dengan pendapatan sewa dan capital gain. Tetapi, untuk mendapatkan 2 hal tersebut dengan baik, pastikan untuk memahami skema dari investasi ini terutama saat menentukan rumah yang seperti apa dan ditujukan untuk apa saja.

Beberapa hal di bawah ini dapat menjadi langkah terbaik saat memutuskan untuk membeli rumah sebagai aset investasimu.

Langkah Tepat Untuk Memulai Investasi Rumah!

  • Pastikan Investasi Tersebut Cocok Untukmu

Pastikan kamu memiliki pemahaman terkait beberapa hal seperti memperbaiki kerusakan bangunan, hal ini untuk meminimalisir penggunaan tukang apabila terjadi kerusakan saat pemilik rumah menyewakan rumahnya kepada orang lain. Hal ini cukup penting karena mungkin biasanya para penyewa kurang memperhatikan penggunaan properti yang disewanya.

Itu juga akan berpengaruh terhadap pendapatan yang bisa kamu raih karena dengan memiliki keahlian tersebut, kamu dapat mengoptimalkan dana yang didapat dari sewa rumah tersebut dapat tetap masuk ke kantong secara utuh.

  • Melunasi Segala Tagihan yang Dimiliki

Beberapa calon investor di bidang properti mungkin akan melakukan pinjaman dana untuk memulai investasi yang satu ini. Namun, akan lebih baik apabila menghindari melakukan pinjaman dana untuk memulainya. Justru, kamu harus memastikan untuk melunasi segala tagihan yang dimiliki sebelumnya. Karena di masa depan akan lebih banyak hal atau keperluan yang tidak diduga dan dapat menghambat jalannya investasi yang dilakukan.

  • Persiapkan DP atau Uang Muka

Tentunya bagi kamu ingin memulai investasi rumah maupun properti sudah mengetahui bahwa untuk membelinya diperlukan down payment (DP) atau uang muka. Terutama untuk para developer perumahan biasanya sudah menjadi suatu ketetapan sejumlah bank pemberi kredit kepada perumahan. 

Karenanya untuk kamu yang memilih investasi satu ini pastikan untuk mempersiapkan modal uang muka dan beberapa keperluan biaya lainnya pada KPR.

  • Perhatikan Adanya Kenaikan Bunga

Di beberapa awal tahun saat KPR (Kredit Pemilikan Rumah) mungkin akan terlihat ringan, namun kadang beberapa orang tidak menyadari bahwa lama kelamaan terdapat kenaikan suku bunga yang akhirnya menjadi beban bagi mereka yang cicil KPR. karenanya, hal ini harus diperhatikan sejak awal pembelian. Kamu dapat meminimalisir total angsuran KPR agar tidak menggerus pengeluaran bulanan.

  • Lihat Margin Keuntungan

Perlu kamu ketahui bahwa Firma Wall Street akan mendapatkan margin keuntungan dari 5% hingga 7% per tahun dari setiap pembelian properti. Namun, di lain sisi investor pribadi seharusnya bisa mendapatkan keuntungan hingga 10%.

Karena itu kamu harus mempersiapkan biaya maintenance yaitu sekitar 1% dari harga properti setiap tahunnya. Lalu, ongkos lain yang perlu diperhitungkan adalah ongkos-ongkos seperti asuransi, pajak hingga perawatan seperti taman.

  • Selektif dalam Memilih Properti

Tidak semua orang yang memilih investasi properti memilih properti yang bagus dan mewah. Namun, untuk sebagian orang yang memiliki dana terbatas tentu akan disesuaikan dengan kondisi properti yang didapatkannya. Karena itu pastikan untuk lebih selektif saat memilih properti yang diinginkan.

Karenanya, untuk itu pilih properti yang lebih selektif tanpa harus melakukan renovasi sehingga biaya yang dikeluarkan lebih untuk kebutuhan yang lebih penting.

Baca juga: 4 Tips Investasi Properti bagi Pemula

  • Perhitungkan Biaya Operasional

Umumnya perhitungan operasional untuk properti baru berada di angka 35% hingga 80% dari pendapatan kotor harga sewa. Jika kamu mematok tarif sebesar 1,5 juta untuk biaya sewa bulanan dan biaya operasionalnya 600.000 ribu, maka keuntungannya adalah 40%.

Perhitungan mudahnya adalah dengan menggunakan aturan 50%. Sehingga biaya sewanya adalah 2 juta dengan biaya operasional hingga 1 juta per bulan.

Nah beberapa langkah di atas dapat menjadi bahan pertimbangan untuk kamu yang ingin memulai investasi rumah. Pastikan saat memulai investasi ini mengetahui segala bentuk risiko yang ada di dalamnya dan yang terakhir apapun pilihan investasimu pastikan untuk memilih investasi yang mudah, aman dan menguntungkan.

Kembangkan Dana Sekaligus Berikan Kontribusi Untuk Ekonomi Nasional dengan Melakukan Pendanaan Untuk UKM Bersama Akseleran!

Bagi kamu yang ingin membantu mengembangkan usaha kecil dan menengah di Indonesia, P2P Lending dari Akseleran adalah tempatnya. Sebagai platform pengembangan dana yang optimal dengan bunga hingga 18% per tahun kamu dapat memulainya hanya dengan Rp100 ribu saja.

Yuk! Gunakan kode promo BLOG100 saat mendaftar untuk memulai pengembangan dana awalmu bersama Akseleran. Untuk syarat dan ketentuan dapat menghubungi (021) 5091-6006 atau email ke [email protected]