Tips Investasi dan Pengelolaan Keuangan Selama Ramadan

0
395
Investasi dan pengelolaan keuangan selama Ramadan (1)

Pembahasan tentang investasi dan pengelolaan keuangan selama Ramadan memang saling berhubungan. Masalahnya, banyak orang bertanya apakah bisa tetap berinvestasi walaupun sedang banyak pengeluaran?

Kondisi tersebut sering dialami oleh banyak orang karena merasa lebih boros selama bulan puasa. Ada berbagai macam keperluan dan kegiatan daripada bulan-bulan sebelumnya. Misalnya seperti acara silaturahmi buka bersama, lebih sering jajan takjil, jalan-jalan hingga berbelanja.

Anda mungkin mengalami hal serupa sehingga berpikir kalau bulan Ramadan lebih boros. Oleh sebab itulah sulit menabung uang apalagi berinvestasi dimasa depan. Padahal semua itu bisa Anda lakukan jika memahami manajemen keuangan yang tepat.

Berikut ini ada beberapa tips berinvestasi selama bulan Ramadan. Jadi Anda dapat mengelola keuangan dengan baik sekaligus mendapatkan profit.

Cobalah Memilih Investasi Jangka Panjang

Investasi jangka panjang sering dipilih oleh masyarakat karena bersifat lebih stabil. Dengan begitu resiko kerugiannya minim daripada Anda menggunakan investasi mata uang asing atau forex. Selain itu profitnya juga tergolong tinggi meskipun Anda harus sabar menunggu hasilnya.  

Kenapa banyak orang menyarankan jenis investasi tersebut selama bulan Ramadan? Ada banyak manfaat yang mungkin bisa Anda rasakan apabila memiliki salah satu instrumen investasi ini.

Tujuan utama berinvestasi jangka panjang berfungsi sebagai safety net atau jaring pengaman. Terlebih lagi ketika Anda mengalami masalah finansial. Selain itu juga untuk keperluan mendadak di masa depan. Misalnya seperti biaya pendidikan anak, biaya pernikahan anak, atau dana kesehatan.

Ada beberapa macam jenis investasi berjangka panjang yang cocok Anda pilih selama bulan Ramadan. Beberapa contohnya ada pada pembahasan setelah ini!

Baca juga: Investasi Adalah: Pengertian, Jenis, hingga Cara yang Paling Tepat

Pelajari Lalu Pilih Jenis Investasi yang Cocok

Apa jenis investasi selama Ramadan yang tepat sekaligus menghasilkan keuntungan besar? Pertanyaan ini pasti sering Anda bingungkan apalagi belum pernah melakukan investasi sama sekali.

Sebetulnya instrumen investasi memiliki bermacam-macam bentuk serta jenis. Karakter dan keuntungannya juga berbeda-beda sesuai kebutuhan investornya. Namun Anda dapat mempertimbangkan beberapa rekomendasi pilihan investasi yang cocok di bulan Ramadan seperti berikut!

1. Reksa Dana Syariah

Konsep syariah sudah lama muncul di masyarakat dan memiliki banyak peminat. Prinsip investasi reksa dana ini halal karena menerapkan prinsip-prinsip Islam.

Sistemnya Anda mulai menyetorkan tabungan dengan minimal nominal tertentu. Misalnya seperti 100.000 atau 500.000 bergantung pada kebijakan penyedia reksa dana.

2. Investasi Emas

Berinvestasi pada logam mulia seperti emas juga tidak kalah menguntungkan. Akan tetapi instrumen ini bersifat jangka panjang sehingga Anda tidak bisa mendapatkan kenaikan profit dalam waktu singkat.

Instrumen ini cenderung aman karena tidak mengalami pengaruh gejolak pasar yang terlalu berlebihan. Selain itu resikonya juga minim karena pergerakan harganya cenderung stabil. Apalagi Anda dapat investasi emas dalam bentuk fisik ataupun tabungan digital.

3. P2P Lending

Pernahkah Anda mendengar jenis investasi keuangan ini? P2P Lending atau Peer to Peer Lending adalah instrumen pengembangan dana yang memiliki risiko moderat dengan tingkat bunga yang menarik dan kompetitif dibandingkan instrumen lainnya. Sistemnya dengan mempertemukan pemilik dengan peminjam dana. Jadi Anda akan mendapatkan imbalan berbentuk bunga yang dibayarkan secara rutin oleh peminjam.

Buat Rencana Investasi Terukur dan Terstruktur

Setelah menentukan instrumen seperti investasi saham reksa dana, obligasi, atau P2P lending maka Anda segera membuat perencanaan. Rencana tersebut harus terukur dan terstruktur supaya mengurangi risiko kerugian.

Mengelola dana masa depan tidak mudah jika Anda belum memiliki pemahaman keuangan. Ditambah lagi dengan ketidaksiapan perencanaan investasi sehingga muncul banyak risiko. Berikut ini contoh rencana yang dapat Anda terapkan sebelum mulai berinvestasi jangka panjang.

  1. Tetapkan tujuan Anda terlebih dahulu secara spesifik. Hal ini penting karena menyesuaikan kondisi finansial masing-masing orang. Selain itu juga menjadi bahan pertimbangan sebelum Anda memilih jenis instrumen investasinya.
  2. Siapkan dana khusus untuk berinvestasi selama bulan Ramadan. Ini menghindarkan Anda dari pemborosan dan kehabisan uang setiap bulan. Salah satu cara aman yaitu dengan menggunakan pemasukan tambahan seperti uang THR dan bonus kantor.

Jadi kegiatan menabung dan berinvestasi tidak akan mengurangi penghasilan utama. Apalagi dana tersebut sudah dialokasikan untuk keperluan sehari-hari seperti makan berbuka, sahur, membayar listrik, dsb.

  1. Kelola keuangan setiap bulan untuk alokasi biaya investasi. Jangan sampai Anda kehabisan dana sehingga muncul tunggakan. Cobalah menyisihkan uang pemasukan dan memprioritaskan investasi setelah kebutuhan utama.
  2. Lakukan alokasi aset yaitu membuat portofolio untuk berbagai jenis instrumen termasuk obligasi, saham dan uang tunai. Alokasi membantu Anda memprediksi keseimbangan antara profit dan risiko.

Terlebih lagi setiap jenis aset akan mempunyai pergerakan harga berbeda-beda. Misalnya seperti berinvestasi saham yang menawarkan kemungkinan profit tinggi dibandingkan lainnya. Sedangkan uang tunai bersifat lebih stabil meskipun imbal hasilnya cenderung kecil.

  1. Membuat strategi investasi dengan memerhatikan berbagai faktor. Pertama-tama Anda tentukan instrumen yang tepat sesuai kondisi serta kebutuhan. Lalu perhatikan pergerakan pasar selama bulan Ramadan karena kondisinya jauh berbeda dengan bulan-bulan biasanya.

Selain itu perbanyak ilmu mengenai dunia investasi. Meskipun Anda tidak melakukan trading secara mandiri namun harus pandai membaca kondisi pasar. Hal tersebut akan membantu Anda dalam menentukan keputusan.

Lakukan Peninjauan Investasi secara Berkala

Unsplash 

Anda tidak hanya memilih jenis investasi yang menguntungkan saat ini dan membuat rencana matang saja. Akan tetapi melakukan peninjauan secara rutin untuk memantau pergerakan uang tersebut.

Beberapa investor gagal meraih profit tinggi karena tidak waspada dalam memerhatikan pasar. Awalnya terlihat stabil dan menguntungkan namun terjadi kerugian secara mendadak. Penyebabnya adalah pergerakan harga yang selalu berubah bergantung pada kondisi ekonomi global.

Monitoring dilakukan agar Anda mengetahui kelebihan dan kekurangan instrumen investasi tersebut. Setelah itu lakukan evaluasi untuk memeriksa apakah instrumen tersebut sudah berjalan sesuai rencana atau belum.

Jika terjadi masalah seperti kerugian harga maka Anda dapat melakukan tindakan tepat. Misalnya, menarik atau langsung mengganti jenis instrumen investasi. Jadi risiko kerugian lebih besar dapat segera teratasi.

Dengan rajin meninjau, Anda juga dapat mengelola keuangan dengan baik. Investasi dapat disesuaikan dengan kondisi finansial supaya tidak terasa memberatkan.

Bagaimana Pemberian Zakat pada Dana Investasi?

Kalau semua hal sudah Anda siapkan, sekarang giliran memikirkan zakat untuk investasi selama puasa. Jenis zakat ini merupakan hasil profit dari kegiatan berinvestasi, diberikan oleh muslim kepada orang yang berhak menerimanya.

Sama seperti zakat fitrah pada umumnya namun sumber pengambilannya berasal dari keuntungan investasi. Hal ini sudah mendapatkan kesepakatan pada Mukhtamar Internasional di Kuwait. Isinya tentang kewajiban berzakat bagi muslim yang melakukan kegiatan investasi.

Terdapat rumus atau cara perhitungan zakat ini. Jadi Anda harus memenuhi nilai aset modal yang sudah mencapai nishab setara nilai 85 gram emas selama satu tahun. Kemudian barulah zakat investasinya sebesar 2,5% dari total aset tersebut.

Zakat ini pun berlaku untuk beberapa jenis instrumen seperti obligasi, reksa dana, saham, dan surat berharga kepunyaan investor perorangan.

Penutup

Anda tetap bisa memulai investasi dan pengelolaan keuangan selama Ramadan secara bersamaan. Hal yang terpenting adalah Anda memahami rencana dan strategi berinvestasi terlebih dahulu. Jangan sampai minim pengetahuan karena dapat memengaruhi kondisi finansial Anda selama menjalani bulan puasa.

Kembangkan Dana Sekaligus Berikan Kontribusi Untuk Ekonomi Nasional dengan Melakukan Pendanaan Untuk UKM Bersama Akseleran!

Bagi kamu yang igin membantu mengembangkan usaha kecil dan menengah di Indonesia, P2P Lending dari Akseleran adalah tempatnya. Akseleran menawarkan kesempatan pengembangan dana yang optimal dengan bunga rata-rata hingga 10,5% per tahun dan menggunakan proteksi asuransi 99% dari pokok pinjaman. Tentunya, semua itu dapat kamu mulai hanya dengan Rp100 ribu saja.

BLOG100

Yuk! Gunakan kode promo BLOG100 saat mendaftar untuk memulai pengembangan dana awalmu bersama Akseleran. Untuk pertanyaan lebih lanjut dapat menghubungi Customer Service Akseleran di (021) 5091-6006 atau email ke [email protected].