Cara Agar Terhindar dari Investasi Bodong

0
777
Investasi bodong

Sepanjang tahun 2019 kemarin, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sudah menutup lebih dari 180 perusahaan investasi yang tidak memiliki izin atau bodong. Salah satu ciri investasi bodong adalah menawarkan hasil yang menggiurkan dalam jangka waktu yang pendek. Jika tidak teliti, nasabah atau investor bisa saja merugi karena sudah menginvestasikan sejumlah uang ke perusahaan-perusahaan tersebut. 

Modus Perusahaan Investasi Bodong

Perusahaan investasi bodong sebenarnya sudah lama muncul di dunia investasi. Sering kali, masyarakat awam menjadi korban karena tidak terlalu memahami alur investasi yang benar. Akibatnya, alih-alih mendapatkan untung, mereka malah “membakar” uang dan tidak mendapatkan keuntungan apa-apa. 

Dari tahun ke tahun, modusnya hampir selalu sama: mengumpulkan dana besar dari masyarakat dengan menawarkan hasil yang besar dalam waktu cepat. Siapa yang tidak mau? Kenyataannya, investasi yang sebenarnya membutuhkan waktu untuk bisa memberikan keuntungan bagi para penanam modal. 

Tidak jarang, skema yang mereka gunakan adalah foreign exchange (forex), multilevel marketing atau MLM, cryptocurrency, crowdfunding atau pengumpulan modal bersama, dan money game dengan skema Ponzi. Nah, bagaimana menghindarinya?

Tips Menghindari Investasi Bodong

Setiap tawaran investasi dimulai dengan penjelasan yang terdengar logis. Inilah mengapa banyak orang tertipu dan menanamkan uangnya di investasi bodong tersebut. Belum lagi, saat ini program investasi menjadi lebih mudah dengan adanya aplikasi di smartphone atau lebih dikenal dengan istilah fintech. Agar kamu terhindar dari penipuan, coba lakukan tips berikut ini. 

  • Pertanyakan Legalitas

Perusahaan investasi resmi harus memiliki legalitas perusahaan yang memadai. Selain perizinan kegiatan investasi, perusahaan tersebut juga harus mengantongi izin dari OJK. Jika sudah mendapatkan izin dari OJK, dapat dipastikan mereka beroperasi sesuai dengan batasan yang sudah ditentukan oleh OJK. 

  • Ingat Asas High Risk, High Return

Investasi pada dasarnya bersifat high risk, high return, yang berarti semakin besar keuntungan yang diharapkan, semakin besar pula kerugian yang mungkin terjadi. Oleh karena itu, perusahaan investasi yang menawarkan keuntungan besar tanpa risiko bisa jadi patut dicurigai. 

Semakin besar nilai investasi yang ditanamkan, semakin besar pula nilai keuntungan yang akan didapatkan jika investasi berjalan lancar. Hal ini harus dipahami oleh investor pemula sebelum berani menyetorkan uang ke perusahaan investasi. 

  • Kenali Sistem Pengembangan Modal Perusahaan

Setiap perusahaan yang menawarkan investasi akan memutar modal tersebut untuk menghasilkan keuntungan. Penanam modal atau investor wajib mengetahui kegiatan perputaran tersebut, dari mulai jenis produk hingga nilai jualnya. Kalau perlu, gunakan produk tersebut agar kamu mengenali karakteristik perusahaan.

Jangan sampai, kamu sebagai investor menanam modal tetapi tidak tahu untuk apa modal tersebut. Carilah informasi sebanyak-banyaknya mengenai kegiatan perusahaan tempat kamu menanam modal agar terhindar dari investasi bodong. 

  • Hindari Sistem Perekrutan

Ingat, tujuan dari investasi bodong hanyalah mengumpulkan dana sebesar-besarnya dari banyak investor. Tidak heran, banyak dari perusahaan investasi tidak resmi memberlakukan imbalan bagi investor yang berhasil mengajak investor baru untuk bergabung. 

Jika kamu diwajibkan untuk mengajak investor untuk menambah keuntungan, sebaiknya hindari perusahaan tersebut. Investasi yang aman bisa berjalan tanpa perekrutan orang tambahan. Selain tidak aman, kamu juga akan terbebani dengan tanggung jawab moral jika perusahaan gagal memberikan keuntungan bagi orang yang kamu ajak. 

Pertimbangkan dengan Matang sebelum Berinvestasi

Ketua Satgas Waspada Investasi, Tongam Lumban Tobing, mengatakan bahwa penting untuk mengingat “2L” sebelum berinvestasi; 2L tersebut adalah Legal dan Logis. Perusahaan investasi harus memiliki legalitas yang jelas, serta harus memberikan tawaran hasil imbal balik yang logis dan jelas. 

Perusahaan yang jelas akan membuka peluang investasi dengan hasil yang sesuai dengan perkembangan bisnisnya. Bahkan, perusahaan besar pun tidak memberikan janji keuntungan yang terlalu tinggi seperti yang ditawarkan para perusahaan investasi bodong. Jika margin yang ditawarkan mencapai angka puluhan persen per bulan, dapat dipastikan investasi tersebut tidak tepercaya. 

Berinvestasi memang merupakan cara yang tepat untuk mengembangkan modal dan meraup keuntungan. Namun begitu, kamu harus benar-benar mempelajari kegiatan perusahaan secara rinci untuk menghindari kerugian. Yuk, lebih teliti dalam berinvestasi!

Kembangkan Dana Sekaligus Berikan Kontribusi Untuk Ekonomi Nasional dengan Melakukan Pendanaan Untuk UKM Bersama Akseleran!

Bagi kamu yang ingin membantu mengembangkan usaha kecil dan menengah di Indonesia, P2P Lending dari Akseleran adalah tempatnya. Sebagai platform pengembangan dana yang optimal dengan bunga hingga 21% per tahun kamu dapat memulainya hanya dengan Rp100 ribu saja.

voucher promo akseleran blog blog100

Akseleran Apps

Yuk! Gunakan kode promo BLOG100 saat mendaftar untuk memulai pengembangan dana awalmu bersama Akseleran. Untuk syarat dan ketentuan dapat menghubungi (021) 5091-6006 atau email ke [email protected]