Kenalan Dulu Sama 4 Jenis Investasi Aman Bagi Pemula

2
4581
Investasi Aman

Banyak orang yang memiliki dana namun sayangnya hanya berakhir di tabungan. Padahal dengan melakukan investasi, dana dapat berkembang dan membantu memenuhi kebutuhan di masa mendatang. Banyak instrumen investasi yang bisa dipilih. Selain menjanjikan keuntungan, masing-masing bentuk investasi juga memiliki risikonya masing-masing. Sebagai pemula, jangan khawatir dulu jika sudah mendengar risiko. Hal tersebut merupakan hal yang wajar dalam dunia keuangan. Perbanyak informasi baik melalui buku maupun internet mengenai instrumen investasi yang cocok dengan keadaan finansial Anda. Berikut 5 bentuk investasi aman yang bisa dicoba bagi Anda yang masih pemula dalam bidang investasi.

Investasi Aman Bagi Pemula

  • Emas

Emas merupakan salah satu bentuk investasi yang sering dipilih orang karena harganya cenderung mengalami peningkatan setiap tahunnya. Tren tersebut cenderung stabil sehingga kemungkinan meraup untung juga terbuka lebar. Sebagai contoh, di tahun 2010, harga emas per gramnya adalah Rp 350 ribu. Sementara sekarang harganya sudah meningkat 2 kali lipat menjadi Rp 640 ribu.

Selain itu, investasi emas juga cocok bagi Anda yang memiliki keuangan terbatas. Anda bahkan bisa membeli emas dalam bentuk koin atau batangan seberat 5 hingga 25 gram sesuai kondisi keuangan. Belilah emas di tempat terpercaya misalnya di lembaga yang dipercayakan pemerintah untuk mengurangi risiko penipuan.

Anda juga harus berhati-hati memilih tempat berinvestasi. Ketika banyak masyarakat yang tertarik, tak sedikit pihak nakal yang menjalankan penipuan. Pelajari latar belakang tempat investasi sebelum menginvestasikan dana Anda. Selain itu, karena risiko pencurian emas tetap rawan terjadi, pilihlah tempat penyimpanan yang aman.

  • Properti

Properti merupakan investasi sektor riil yang juga menjanjikan keamanan dana investasi. Harga tanah dan bangunan yang terus meningkat setiap tahunnya, menjanjikan keuntungan yang tidak sedikit. Imbal hasilnya bahkan bisa mencapai 7 hingga 14 persen per tahun.

Jangan berpikir investasi properti hanya untuk para konglomerat. Sekali pun Anda termasuk masyarakat kelas menengah, Anda tetap dapat berinvestasi di sektor ini, asal memiliki tabungan yang cukup. Ketika telah memiliki properti dan ingin memasarkannya kembali, pangsa pasar pun luas. Terlebih bila lokasi properti Anda berada pada lokasi yang strategi atau daerah urban.

Namun yang menjadi catatan, investasi properti bersifat jangka panjang dan juga likuiditas yang rendah. Dibutuhkan kesabaran, waktu serta kerja keras untuk dapat menghasilkan keuntungan. Anda harus pandai mengelola produk investasi bila ingin mendapatkan untung secara berkala dan mendapatkan investasi aman. Misalnya mengelolanya menjadi bentuk usaha lain seperti tempat kos atau kafe.

  • Obligasi

Obligasi merupakan surat utang yang dikeluarkan perusahaan atau pemerintah dan memiliki waktu jatuh tempo pelunasan. Ketika Anda memiliki obligasi, berarti Anda memberi pinjaman kepada pihak penerbit obligasi.

Untuk berinvestasi di obligasi, memang membutuhkan dana yang yang relatif besar (biasanya mulai dari Rp. 1 Juta). Pengembalian pun didapatkan dalam jangka waktu relatif lama. Namun Anda berkesempatan memperoleh pendapatan tetap (fixed income) berupa pembayaran kupon setiap tiga bulan sekali selama waktu berlakunya obligasi. Saat ini malah pembayaran kupon ada yang setiap bulan.

Obligasi tergolong investasi aman karena bila perusahaan penerbit bangkrut sewaktu-waktu, pemegang obligasi yang memiliki hak lebih tinggi terhadap kekayaan perusahaan.

Untuk meminimalkan risiko kerugian, telitilah dulu perusahaan penerbit obligasi. Sebaiknya pilih obligasi yang memiliki peringkat layak yakni minimal BB+. Semakin tinggi nilai rating, maka tingkat risiko pun semakin kecil.

  • Reksa Dana

Sebagai pemain baru dalam bidang investasi, reksa dana merupakan pilihan yang tepat. Selain menjanjikan untung besar, tingkat keamanannya juga tinggi. Terlebih bila Anda memilih reksa dana terlindungi yang dimiliki  oleh pemerintah.

Reksa dana sendiri memudahkan pala investor pemula karena dana dikelola oleh manajer investasi yang telah mendapatkan izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Namun dana yang dikelola wajib disimpan pada bank kustodian yang tidak memiliki ikatan dengan manajer investasi. Jadi misalnya sang manajer mengalami kesulitan keuangan, tak akan berpengaruh pada dana nasabah.

Baca Juga : 5 Cara Memulai Investasi Dengan Mudah

Coba Juga Pendanaan P2P Lending Mulai Dari Rp100 Ribu Saja!

BLOG100Akseleran Apps

Yuk! Gunakan kode promo BLOG100 saat mendaftar untuk memulai pengembangan dana awalmu bersama Akseleran. Untuk syarat dan ketentuan dapat menghubungi (021) 5091-6006 atau email ke [email protected]

2 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here