Inventaris Adalah: Pengertian, Tujuan hingga Cara Mengelolanya

1
72
Inventaris Adalah

Secara umum, istilah inventaris adalah daftar yang berisi barang milik suatu perusahaan, institusi, atau pabrik. Semua barang dalam daftar tersebut biasanya digunakan untuk kepentingan operasional atau produktivitas di suatu perusahaan. Nah, karena kegiatan inventarisasi begitu penting, simak penjelasan soal definisi hingga cara pengelolaannya di bawah ini. 

Pengertian Inventaris 

Untuk lebih mendalami pengertian dari inventaris, berikut ini beberapa definisi untuk istilah tersebut. 

Berdasarkan Wikipedia

Melansir Wikipedia, inventaris adalah istilah yang berasal dari bahasa Inggris. Arti dari kata tersebut adalah barang milik perusahaan yang bisa diolah kembali untuk dijadikan produk perbaikan atau penjualan. 

Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)

Sementara itu, jika merunut ke KBBI, inventaris adalah daftar yang berisi catatan semua barang yang dipunyai suatu institusi, perusahaan, sekolah, atau pemerintahan, yang dapat dipakai untuk kebutuhan operasional. 

Berdasarkan Soemarso S.R

Dalam penjelasannya, Soemarsono menjabarkan bahwa inventaris adalah semua  barang yang dimanfaatkan oleh suatu perusahaan. Pun, inventaris dapat diartikan sebagai karton yang berisi keterangan harga, jumlah, jenis, hingga kondisi barang. 

Tujuan Inventaris 

Adapun tujuan utama dari inventaris adalah sebagai berikut:

Mengurangi risiko terjadinya penyusutan inventaris

Penyusutan inventaris umumnya terjadi karena human error dan bisa menyebabkan jumlah persediaan barang berkurang. Sebagai contoh, kasus penyusutan inventaris bisa terjadi karena adanya pencatatan barang yang tidak benar, tindakan pencurian, atau dipicu kesalahan saat pengelolaan inventaris. Karena itulah, format daftar inventaris kantor biasanya dibuat rangkap dua atau dalam bentuk tabel. Hal itu perlu dilakukan agar risiko kehilangan data dapat dicegah serta lebih memudahkan pengecekan. 

Baca juga: Permudah Pengajuan Pinjamanmu Dengan Inventory Financing!

Memudahkan dalam mengakses tata letak

Inventarisasi gudang yang sangat besar tentunya butuh tenaga dan waktu yang lebih banyak. Oleh karenanya, Anda perlu melakukan pengelolaan inventaris yang baik agar dapat mengawasi semua barang yang disimpan di gudang. Maka, manfaatkan tata letak barang untuk memudahkan dalam mengelola inventaris. Anda juga bisa menggunakan sistem barcode di setiap tata letak persediaan barang untuk memastikan proses inventarisasi berjalan dengan lebih mudah. 

Membantu Anda untuk meningkatkan layanan konsumen

Tujuan lain dari inventaris adalah memberikan layanan terbaik kepada konsumen. Dengan mengelola inventaris Anda secara baik, maka kepuasan konsumen pun akan ikut meningkat. Mengapa? Karena konsumen lebih menyukai perusahaan yang menawarkan stok persediaan barang yang siap kirim dan jumlahnya banyak. 

Di sisi lain, konsumen akan menjadi lebih loyal terhadap suatu produk, jika perusahaan dapat memenuhi kebutuhan mereka dengan lebih cepat. Review baik dari pelanggan tentunya akan sangat mempengaruhi bisnis Anda ke depannya. Pasalnya, konsumen tersebut kemungkinan besar akan merekomendasikan produk Anda kepada kerabat, kolega, atau bahkan keluarganya sendiri. 

Cara Mengelola Inventaris 

Setelah mengetahui tujuan utama dari inventaris, ketahui cara terbaik dan tepat guna mengelolanya untuk bisnis Anda. 

Membuat skala prioritas

Pertama, buatlah daftar yang berisi produk dengan perputaran paling cepat hingga lambat. Dengan demikian, Anda akan tahu mana saja produk yang perlu ditambah persediaan stoknya. Dari daftar tersebut, Anda juga akan tahu mana produk yang perlu dihentikan suplainya sebab tidak begitu diminati oleh pasar. 

Membuat catatan rinci soal informasi produk

Pastikan untuk mengetahui informasi rinci dari semua produk yang ada di gudang Anda. Dalam hal ini, informasi yang dimaksud merujuk pada Stock Keeping Unit atau SKU, harga produk, data barcode, supplier produk, dan lain sebagainya. Dengan mengetahui semua informasi penting itu, Anda akan lebih mudah beradaptasi jika suatu saat terjadi kelangkaan barang.

Memastikan stock opname secara berkala

Stock opname dilakukan dengan cara menghitung semua stok barang yang disimpan di gudang secara langsung. Tujuan dari kegiatan tersebut adalah memastikan bahwa catatan pembukuan benar-benar akurat dengan kondisi sesungguhnya di gudang. Karena itu, umumnya stock opname dilakukan setiap satu bulan sekali di akhir periode pelaporan. Meski begitu, tidak ada ketentuan baku soal berapa kali stock opname perlu dilakukan. Oleh karena itu, sebaiknya sesuaikan dengan kebutuhan bisnis Anda. 

Demikian ulasan seputar pengertian inventaris hingga cara mengelolanya secara tepat. Untuk hasil pendataan inventaris yang lebih maksimal, sebaiknya sediakan waktu khusus saat melakukannya. Jangan melakukan kegiatan tersebut bersama pekerjaan lain. Pasalnya, pendataan dan pengelolaan inventaris membutuhkan keakuratan serta ketelitian sehingga dibutuhkan waktu lebih banyak untuk mengerjakannya. 

Kembangkan Dana Sekaligus Berikan Kontribusi Untuk Ekonomi Nasional dengan Melakukan Pendanaan Untuk UKM Bersama Akseleran!

Bagi kamu yang ingin membantu mengembangkan usaha kecil dan menengah di Indonesia, P2P Lending dari Akseleran adalah tempatnya. Akseleran menawarkan kesempatan pengembangan dana yang optimal dengan bunga rata-rata hingga 10,5% per tahun dan menggunakan proteksi asuransi 99% dari pokok pinjaman. Tentunya, semua itu dapat kamu mulai hanya dengan Rp100 ribu saja.

BLOG100

Yuk! Gunakan kode promo BLOG100 saat mendaftar untuk memulai pengembangan dana awalmu bersama Akseleran. Untuk pertanyaan lebih lanjut dapat menghubungi Customer Service Akseleran di (021) 5091-6006 atau email ke [email protected]