Intip Strategi Bisnis ala McDonald’s

0
712
Intip Strategi Bisnis ala McDonald's

McDonald’s merupakan restoran makanan cepat saji terbesar di dunia yang sukses hingga memiliki lebih dari 35 ribu gerai yang tersebar di 119 negara. Resto cepat saji ini didirikan oleh Richard dan Maurice McDonald di San Bernardino, California pada tahun 1940. Perjalanan McDonald’s yang terus berjaya di tengah arus zaman membuat banyak orang kagum atas kesuksesan yang telah diraihnya. Salah satu faktor yang berpengaruh dalam kesuksesan ini yaitu strategi bisnis yang diterapkan. Yuk intip strategi bisnis McDonald’s yang juga bisa kamu terapkan di bisnismu.

1. Membangun Positioning

Langkah pertama untuk memulai bisnis apapun adalah memikirkan bagaimana cara membangun positioning di hadapan konsumen. Hal inilah yang dilakukan oleh McDonald’s sejak awal merintis bisnisnya. Ketika mulai merintis McDonald’s memiliki banyak pesaing karena resto cepat saji sedang menjamur di Amerika. Namun McDonald bersaudara membuat ciri khas resto mereka untuk memudahkan konsumen menentukan pilihan mereka di tengah banyaknya resto-resto serupa. Saat itu, McDonald’s memang lebih fokus pada produk Hamburger, berbeda dengan pesaing lainnya. Namun, selain produk, McDonald’s membuat ciri khas lain berupa pelayanan dan konsep dengan konsep family friendly.

2. Konsisten

Setelah membangun positioning yang kuat, McDonald’s secara konsisten mempertahankan kualitas produknya. McDonald’s mendirikan Hamburger University pada tahun 1961 untuk memberikan pelatihan pada karyawan McDonald’s yakni meliputi prosedur operasi, pelayanan, kualitas dan kebersihan restoran. Konsistensi pada kualitas produk, pelayanan hingga pengalaman konsumen yang sama bisa dirasakan oleh konsumen yang mengunjungi gerai McDonald’s di berbagai kota bahkan di berbagai negara.

3. Adaptif

Sejak awal berdiri McDonald’s sudah mengikuti tren mendirikan resto cepat saji yang saat itu sedang digemari di Amerika. Saat tren berganti dan zaman berubah, banyak pesaing McDonald’s yang tak mampu bertahan dan berakhir dengan menutup gerai mereka. Namun, hal ini tidak terjadi pada McDonald’s yang terus beradaptasi kebutuhan konsumen. McDonald’s sering melakukan survei terhadap pelanggan. Hasil survey inilah yang dijadikan sebagai dasar inovasi baik dari produk hingga pelayanan di gerai. Contoh adaptasi yang dilakukan adalah hadirnya menu-menu McDonald’s dengan cita rasa lokal. Menu-menu khusus lokal benar-benar disesuaikan dengan selera konsumen di berbagai negara. Misalnya di Indonesia kita bisa menemukan menu spesial nasi uduk dengan sambal khas nusantara.

4. Cross Selling

Strategi cross selling dilakukan dengan cara menawarkan produk lain yang sesuai dengan produk pilihan konsumen. Misalnya saat membeli Big Mac, kita akan ditawari untuk tambah kentang, minuman ringan, nugget atau menu lainnya. Bahkan, mereka juga menyediakan paket komplit dengan selisih harga yang sedikit lebih murah. Hal ini mendorong konsumen untuk lebih memilih paket komplit dengan aneka.

5. Filantropi

McDonald’s menyadari pentingnya komunitas dengan mendirikan badan filantropi untuk membangun citra baik di masyarakat. Melalui Ronald McDonald House Charities (RMHC), McDonald’s menunjukkan kepeduliannya terhadap kesejahteraan perempuan dan keluarga kalangan menengah ke bawah melalui berbagai aksi sosial. Selain itu, dibentuk juga McDonald’s APA Community sebagai bentuk dukungan McDonald’s terhadap komunitas Asia Pacific America (APA). Berbagai kegiatan filantropi lain juga dilakukan seperti pemberian beasiswa pendidikan, penggalangan dana, kampanye lingkungan hidup dan kesehatan masyarakat.

Ayo dukung pertumbuhan ekonomi dengan memberikan pendanaan UMKM secara aman di Akseleran! Daftar sekarang dan dapatkan imbal hasil hingga 12% per tahun di Akseleran.

Akseleran memberikan saldo awal senilai Rp100 ribu untuk pendaftar baru dengan menggunakan kode CORCOMMBLOG. Melakukan pendanaan di P2P Lending Akseleran juga sangat aman karena lebih dari 98% nilai portofolio pinjamannya memiliki agunan. Sehingga dapat menekan tingkat risiko yang ada. Akseleran juga sudah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan nomor surat KEP-122/D.05/2019 sehingga proses transaksi yang kamu lakukan jadi lebih aman dan terjamin. 

Untuk kamu yang tertarik mengenai pendanaan atau pinjaman langsung bisa juga menghubungi (021) 5091-6006 atau via email [email protected]

Penulis: Ayu Diah Callista | Editor: Rimba Laut