Harga Emas Menanti Kepastian Stimulus AS

0
166
Ilustrasi Emas Batang Antam - Sumber www.bisnis.com

Mengutip situs www.logammulia.com, perdagangan emas logam Di Butik Emas Logam Mulia Aneka Tambang Tbk (ANTM) naik Rp1.000 per gram menjadi Rp1.008.000 per gram pada perdagangan Jumat, (23/10), dibandingkan perdagangan pada Kamis (22/10) di harga Rp1.007.000 per gram.

Jika dibandingkan pada penutupan perdagangan pekan lalu, emas logam mulia tidak mengalami perubahan harga yakni sama-sama di harga Rp1.007.000 per gram.

Ariston Tjendra selaku Kepala Riset dan Edukasi Monex Investindo Futures mengatakan, isu stimulus fiskal Amerika Serikat masih menjadi driver utama harga emas pekan ini 19/10 – 23/10. Harga emas naik turun di kisaran US$1,890 per troy ons – US$1,930 per troy ons mengikuti optimisme dan kebuntuan pembicaraan stimulus.

“Malam ini masih akan berlanjut negosiasi stimulus antara pemerintah dan Partai Demokrat. Bila membawa optimisme kembali, emas bisa menguat pekan depan,” proyeksi Ariston kepada Akseleran, Jumat sore (23/10).

Ariston menambahkan, pasar berharap stimulus yang digadang-gadang Pemerintah AS bisa dirilis sebelum pemilu AS pada 3 November 2020.

Pemerintah AS, lanjut Ariston, saat ini bukan hanya menghadapi Partai Demokrat, tetapi juga menghadapi partainya sendiri yakni Republik yang tidak menginginkan stimulus yang terlalu besar. Sementara Pemerintah AS berusaha mengakomodir proposal Partai Demokrat yang senilai US$2,2T dengan menaikan tawarannya.

Aristo memprediksi, jika isu stimulus AS yang tidak pasti seperti sekarang ini terus berlanjut, maka pekan depan harga emas spot berpotensi di kisaran US$1,850 – US$1,930 per troy ons. Tetapi jika stimulus tersebut sudah disetujui, maka emas spot bisa menyentuh harga US$1,950 per troy ons.

Sementara untuk harga emas logam mulia, Ariston memprediksi berpotensi di kisaran Rp1.000.000 – Rp1.020.000 per gram sepanjang perdagangan pekan depan.

Baca Juga:
Harga Emas Diprediksi Menguat Pekan Depan
Harga Emas di Bawah Rp1 Juta, Pekan Depan?

Senada dengan Ariston, Ricky Ferlianto selaku Managing Partner Vibiz Consulting mengatakan, pergerakan harga emas sangat volatile pada 19/10 – 23/10. Harga emas sempat naik ke US$1,931 per troy ons karena harapan akan dikeluarkannya stimulus fiskal AS dengan segera. Tetapi emas kembali turun ke US$1,898 per troy ons karena memudarnya harapan akan dapat dikeluarkan stimulus fiskal AS dengan segera.

“Namun emas berhasil naik kembali ke US$1,913 per troy ons, karena kembali muncul harapan stimulus masih dapat dikejar, tapi akhirnya turun lagi ke $1,902 karena naiknya mata dolar AS,” ujar Ricky kepada Akseleran, Sabtu siang (24/10).

Menurut Ricky, pekan depan harga emas masih tergantung kepada progress dari perundingan stimulus fiskal AS antara Demokrat dan Republik. Apabila stimulus fiskal AS yang baru dapat disepakati sebelum Pemilihan Presiden AS pada tanggal 3 November maka dolar AS akan kembali mengalami tekanan jual yang kuat sehingga mampu mengangkat harga emas naik kembali.

Ricky memprediksi, kenaikan harga emas pada minggu depan akan berhadapan dengan resistance yang kuat di US$1,920 per troy ons dan US$1,930 per troy ons. Sedangkan apabila stimulus fiskal AS tidak berhasil disepakati sebelum tanggal 3 November, maka harga emas bisa turun ke bawah US$1,900 dengan support yang kuat berada di US$1,885 per troy ons dan US$1,850 per troy ons.

Daftar sekarang dan dapatkan imbal hasil hingga 21% per tahun di Akseleran

Akseleran memberikan saldo awal senilai Rp 100 ribu untuk pendaftar baru dengan menggunakan kode CORCOMMBLOG. Melakukan pendanaan di P2P Lending Akseleran juga sangat aman karena lebih dari 98% nilai portofolio pinjamannya memiliki agunan. Sehingga dapat menekan tingkat risiko yang ada. Akseleran juga sudah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan nomor surat KEP-122/D.05/2019 sehingga proses transaksi yang kamu lakukan jadi lebih aman dan terjamin.

Untuk kamu yang tertarik mengenai pendanaan atau pinjaman langsung bisa juga menghubungi (021) 5091-6006 atau bisa via email [email protected]