Gebrakan UKM Akseleran, PT Transkon Jaya Tbk Usai IPO

0
679

“Akseleran harus terus mendukung pertumbuhan UKM di luar Pulau Jawa sesuai keinginan Presiden Jokowi agar semakin banyak para pelaku usaha dari luar Pulau Jawa bertumbuh”

PT Akseleran Keuangan Inklusif Indonesia (Akseleran) sebagai perusahaan layanan teknologi keuangan (Fintech) berbasis Peer to Peer (P2P) Lending terus berakselerasi dalam memajukan bisnis Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di seluruh Indonesia. Belum lama ini, salah satu UKM binaan Akseleran, yakni PT Transkon Jaya Tbk (TRJA) secara resmi telah mencatatkan saham perdananya (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan menjadi emiten ke-700 atau yang ke-36 di tahun 2020.

Tercatat, sejak Maret 2018, Akseleran telah menyalurkan pembiayaan modal kerja kepada PT Transkon Jaya Tbk sekaligus menjadi UKM pertama dari luar Pulau Jawa atau tepatnya berasal dari Balikpapan, Kalimantan Timur. PT Transkon Jaya Tbk kini turut andil bagian dalam percaturan pasar modal Indonesia. Well, ingin bertumbuh kembang dan berhasil seperti PT Transkon Jaya Tbk?

Bagaimana kisah sukses dan pengalaman menjadi UKM binaan Akseleran? Simak tayangan selengkapnya di youtube channel Akseleran. Dalam program Special Guest, Alex Syauta selaku Corporate Secretary PT Transkon Jaya Tbk menceritakan pengalaman suksesnya bersama Rimba Lau selaku Senior Vice President Corporate Communication Akseleran dalam Episode “Gebrakan UKM Akseleran, PT Transkon Jaya Tbk Usai IPO” berikut ini:

1. Usai IPO apa langkah berikutnya dari PT Transkon Jaya Tbk?
Langkah PT Transkon Jaya Tbk (Transkon) setelah Initial Public Offering (IPO) tetap mempertahankan strategi pemasaran khususnya di Indonesia Timur. Karena sebelum IPO kami telah mendapatkan proyek di Sulawesi untuk divisi rental dan ini merupakan salah satu langkah untuk mitigasi risiko Transkon dengan terus melebarkan sayapnya di industri pertambangan emas. Selain itu, Transkon juga melebarkan sayap di Sulawesi untuk divisi internet dan provider, untuk wilayah yang Transkon sasar ini telah diperoleh pada bulan ini (September) yaitu daerah Morowali dan Minahasa, ini merupakan langkah yang sejalan dengan target Transkon setelah IPO.

2. Apa yang menjadi strategi di tengah pandemi Covid-19 agar Transkon berjalan baik dan bahkan tumbuh setelah IPO?
Bagi Transkon, sudah terbiasa dengan krisis karena sebelum krisis Covid-19 ini, Transkon pernah mengalami krisis pada tahun 2015-2016 yakni krisis industri pertambangan khususnya batu bara, ketika harga komoditas jatuh dan Transkon berhasil melewatinya, sehingga bagi kami ini merupakan satu krisis yang harus kami lewati dan terbukti bukan saja melewati krisis ini dengan bertahan tapi kami mampu melebarkan sayap bukan saja divisi rental tapi juga divisi internet provider. Hal ini merupakan langkah-langkah yang terus kami terapkan sehingga kami bisa menghasilkan laporan keuangan yang baik dan bagus, bukan saja bagi para investor tapi semua shareholder PT Transkon Jaya Tbk pun puas dengan kinerja dari PT Transkon Jaya Tbk.

3. Sejauh ini apakah ada tantangan tersendiri di tengah pandemi Covid-19?
Tantangan tentu ada, bagi kami tantangan utama adalah sebagai perusahaan yang berjalan sudah lama, yang mana kami terbiasa dengan metode konservatif seperti pertemuan atau meeting terbiasa dengan tatap muka tapi kami harus beralih ke digital, tetapi ini merupakan suatu perkembangan dan terobosan yang terbaru bagi kami, karena bagi kami jarak dan Covid-19 seakan berkah bagi kami karena justru mendukung kami untuk menuju arah digitalisasi secara sempurna. Kami sudah mulai menggunakan digitalisasi semenjak kami menggunakan platform Akseleran dan kami melihat bahwa ketika Covid-19 ini mau tidak mau menggunakan platform digital, meeting dengan klien dan biasa perlu menggunakan digital sehingga menjadi tantangan bagi kami.

Kenapa berkah? Karena jarak kami yang jauh yakni kami berada di Kalimantan, sedangkan rekan bisnis kebanyakan dari Jakarta, sehingga kami tidak harus pergi ke Jakarta atau tidak harus melakukan pertemuan di Jakarta. Maka ini bisa dikatakan sebagai suatu tantangan dan suatu berkat sehingga bisa menghemat dari biaya perjalanan dan bisa memanfaatkan divisi kami dengan maksimal.

4. Rencana Presiden Jokowi melakukan pembangunan ibu kota baru di Kalimantan Timur apakah berdampak terhadap bisnis PT Transkon Jaya Tbk?
Untuk penundaan yang diumumkan Presiden beberapa waktu lalu, memang cukup mempengaruhi kampanye kami, karena kami memiliki rencana akan melakukan ekspansi di 3 (tiga) area dan 3 (tiga) bidang, yakni di geografis Indonesia Timur dan Indonesia Barat dan tiga produk. Kami tidak hanya mengembangkan bisnis pada kendaraan double cabin, dan kendaraan truk dan bus, tetapi kami akan melakukan ekspansi dari sisi industri karena selama ini kami hanya fokus pada industri mineral dan batu bara. Ke depannya kami akan melebarkan sayap ke industri infrastruktur dan perkebunan dan energi baru dan terbaru (EBT).

Sehingga pengumuman itu sebenarnya berkenaan langsung pada industri yang kami sasar, yakni industri yang kami garap yaitu infrastruktur. Kami mengakui Kalimantan khususnya Kalimantan Timur akan berkembang dengan adanya perpindahan ibukota, salah satunya adalah infrastruktur. Sehingga industri infrastruktur menjadi salah satu yang akan menjadi tambahan kami.

Karena infrastruktur menjadi salah satu rencana ekspansi kami, bukan berarti industri lainnya tidak berjalan, kami akan terus proses ekspansi kami yang lainnya seperti industri penopang lainnya.

Baca Juga:
P2P Lending Akseleran Turut Membawa Transkon Jaya IPO
Apa Kata Borrower Mengenai Pinjaman Usaha di Akseleran?
Special Guest: Kisah Sukses Borrower Akseleran

5. Apa yang menjadi fokus utama PT Transkon Jaya Tbk, dalam hal pembangunan ekonomi di Kalimantan Timur?
Kami merupakan salah satu perusahaan yang menjadi pionir untuk perusahaan di Balikpapan maupun Kalimantan Timur. Kami merupakan emiten pertama yang masuk pipeline BEI dari Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.

Kami melihat pertumbuhan PT Transkon Jaya Tbk memberikan pertumbuhan ekonomi lokal, seperti beberapa bulan lalu kami melakukan aksi sosial di lingkungan sekitar perusahaan untuk membantu warga yang terkena dampak krisis Covid-19 dengan memberikan bantuan. Selain itu, kami tidak memberhentikan karyawan sehingga bisa memberikan kehidupan bagi masyarakat Balikpapan dan kami juga memberikan jasa provider internet di rumah sakit sekitar Balikpapan. Tidak hanya itu, kami juga memberikan kendaraaan kami sebagai langkah bantuan sosial untuk melakukan disinfektan. Maka ini bisa dikatakan sebagai cara kami untuk mendukung pemerintah lokal dan masyarakat sekitar. Itulah langkah-langkah kami, meski nantinya tidak memberikan dampak yang besar tapi kami berusaha untuk memberikan yang terbaik.

6. Apa pandangan dari PT Transkon Jaya Tbk tentang Akseleran?
Kami berterima kasih kepada Akseleran karena telah banyak mendukung kami dalam perjalanan perkembangan PT Transkon Jaya Tbk dalam pembiayaan sehingga kami bisa seperti saat ini. Kami merasa banyak dampak efek domino dari pembiayaan Akseleran, efek domino ini merupakan salah satu hal yang memungkinkan kami menjadi perusahaan go public.

“Relasi yang tumbuh dengan saya ketika saya kecil atau susah itu yang akan saya bawa untuk menjadi tumbuh, sehingga itu yang saya akan lakukan untuk Akseleran, dan kami berharap Akseleran bisa tumbuh bersama kami,” ujar Alex Syauta.

7. Apa pesan khusus dari PT Transkon Jaya Tbk untuk Akseleran?
Kami merupakan perusahaan yang pertama didukung di luar Pulau Jawa. Harapan saya ke depan sederhana. Pertama Akseleran bisa mengikuti perkembangan UKM-UKM yang pernah didukungnya, selain itu kami berharap Akseleran terus memberikan pembiayaan di luar Pulau Jawa karena salah satu hal yang saya ingat dari presiden Jokowi adalah beliau sangat mendukung perkembangan usaha di luar Pulau Jawa. Maka saya berharap Akseleran terus melakukan hal yang sama sehingga UKM di seluruh Indonesia mendapatkan inklusi keuangan. Apabila Akseleran serius melebarkan sayapnya di luar Pulau Jawa kemungkinannya akan tidak terbatas. Itu yang saya harapkan dari Akseleran.

Daftar sekarang dan dapatkan imbal hasil hingga 21% per tahun di Akseleran

Akseleran memberikan saldo awal senilai Rp 100 ribu untuk pendaftar baru dengan menggunakan kode CORCOMMBLOG. Melakukan pendanaan di Akseleran juga sangat aman karena lebih dari 98% nilai portofolio pinjamannya memiliki agunan. Sehingga dapat menekan tingkat risiko yang ada. Akseleran juga sudah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan nomor surat KEP-122/D.05/2019 sehingga proses transaksi yang kamu lakukan jadi lebih aman dan terjamin.

Untuk kamu yang tertarik mengenai pendanaan atau pinjaman langsung bisa juga menghubungi (021) 5091-6006 atau bisa via email [email protected]