Ingin Tahu Gaji Youtuber? Ini Jumlah dan Cara Menghitungnya!

0
30863
Gaji Youtuber

Youtube kini menjadi salah satu platform terfavorit untuk menghasilkan pundi-pundi rupiah. Berbagai cara dilakukan youtuber demi mendapatkan sejumlah rupiah dari Youtube. Mulai dari membuat konten berjam-jam hingga mengunggah kegiatan di luar nalar manusia ke channel pribadi.

Namun, apakah semudah itu meraup untung dari konten Youtube? Tentu saja tidak; ada syarat yang harus dipenuhi agar memperoleh gaji youtuber. Selain itu, Anda juga perlu mengetahui sumber pendapatan seorang youtuber beserta perhitungannya. 

Penasaran? Simak penjelasan singkatnya berikut ini.

Syarat Mendapatkan Penghasilan dari YouTube

Sebelum tahun 2018, YouTube Partner Program (YPP) memberikan syarat 10.000 viewer untuk monetisasi sebuah kanal. Namun, peraturan tersebut mendorong oknum youtuber melakukan spammer atau meniru konten.

Karena itulah, berawal dari tahun 2018, YPP mengubah peraturan untuk kanal video yang ingin meraup penghasilan. Berikut syarat monetisasi YouTube.

  1. Sanggup mengikuti kebijakan YouTube, antara lain konten tidak boleh berbau pornografi dan kekerasan, bebas plagiat,  dan tidak melanggar hak cipta.
  2. Tempat tinggal negara atau wilayah termasuk dalam program YouTube Partner. 
  3. Konten dalam channel YouTube Anda telah mencapai 4.000 jam tayang selama kurun waktu satu tahun. 
  4. Memiliki minimal 1.000 subscriber
  5. Sudah terhubung dengan Google Adsense. Nah, untuk mengaktifkan Google Adsense, Anda harus mengikuti langkah-langkah berikut.
  • Masuk ke menu “Creator Studio” dengan cara mengeklik ikon YouTube di pojok kanan atas. 
  • Tahap selanjutnya, klik “Channel”, lalu pilih “Status and Features”.
  • Berikutnya, klik “Enable” di opsi “Monetization”. Kemudian, ikuti instruksinya.

Sumber Penghasilan Youtuber

Penghasilan youtuber diperoleh langsung dari pihak YouTube sesuai kebijakannya. Pun bisa diberikan oleh pihak ketiga atau korporasi yang ingin mengiklankan produk. Berikut ini penjelasan sumber pendapatan youtuber.

  •  YouTube Ads

YouTube Ads merupakan komisi dari YouTube atas iklan yang ditayangkan pada kanal video pemilik akun. Iklan tersebut biasanya berisi promosi produk maupun jasa. Melalui kebijakan YouTube, komisi iklan dihitung berdasarkan viewers video yang juga melihat iklan.

  • Affiliate Marketing

Anda pernah mendapatkan tawaran mempromosikan produk dari perusahaan atau brand tertentu? Itulah yang dimaksud pemasaran afiliasi; prinsipnya saling menguntungkan antara youtuber dan perusahaan. Keduanya juga harus mampu membuat kesepakatan dalam menghasilkan pundi-pundi rupiah.

  • Menjual Produk dan/atau Jasa

Jika ingin cara paling simpel untuk mendapatkan penghasilan, cobalah menjual produk atau jasa. Meskipun sedikit youtuber yang menjalankan metode ini, pendapatannya cukup besar. Karena itulah, mayoritas channel YouTube perusahaan besar menerapkan cara tersebut.

Salah satu public figure yang memanfaatkan channel YouTube untuk jualan adalah Atta Halilintar. Bersama Raffi Ahmad, ia kerap mempromosikan produk fesyen dengan brand AHHA.

  • Endorsement

Cara tercepat menghasilkan uang dari YouTube adalah dengan endorsement. Jika subscriber sudah lebih dari 1.000, tawaran endorsement pasti berdatangan. Anda bisa mematok tarifnya sendiri, semisal fee Rp1,5 juta per 2.000 penonton.

Baca juga: Contoh Rencana Bisnis yang Bisa Jadi Acuan dalam Perencanaanmu

Cara Menghitung Penghasilan Youtuber

Penghasilan youtuber yang murni dari YouTube dihitung berdasarkan sistem bagi hasil. Untuk youtuber, persentase bagi hasilnya mencapai 55 persen dikalikan beban tarif pengiklan. Berikut ilustrasi perhitungannya.

  • Kanal video Anda ditonton 5.000 pengguna; berarti kurang lebih ada 550 orang yang melihat iklan hingga selesai. 
  • Sekarang hitunglah berdasarkan BPS youtuber Indonesia, yakni Rp7.000 per 1.000 viewer. Jadi, nominalnya, Rp7.000 x 550 penonton iklan = Rp3.850.000 yang dibebankan kepada pengiklan.
  • Lalu, hitung Rp3.850.000 x 55% bagi hasil = Rp2.117.500. Penghasilan inilah yang diberikan YouTube kepada pemilik akun. 

Selain perhitungan di atas, Anda juga bisa memperoleh pendapatan dari cost per click (CPC). Nominal yang ditransfer ke rekening kurang lebih Rp5.000—12.000 per klik. Jika dalam 1.000 tayangan iklan mendapatkan tiga kali klik saja, berarti fee-nya hanya 0,3 persen.

Namun, hindari mengeklik iklan yang muncul di video Anda sendiri. Pasalnya, Google akan mencatat sebagai tindakan curang. Di samping itu, pastikan tidak memberikan instruksi kepada pemirsa untuk mengeklik iklan. Anda bisa dianggap melanggar ketentuan jika melakukannya.

Demikian ulasan tentang gaji youtuber, sumber, dan cara menghitungnya. Yuk, berjuang dari sekarang supaya menjadi youtuber andal.

Kembangkan Dana Sekaligus Berikan Kontribusi Untuk Ekonomi Nasional dengan Melakukan Pendanaan Untuk UKM Bersama Akseleran!

Bagi kamu yang ingin membantu mengembangkan usaha kecil dan menengah di Indonesia, P2P Lending dari Akseleran adalah tempatnya. Sebagai platform pengembangan dana yang optimal dengan bunga hingga 21% per tahun kamu dapat memulainya hanya dengan Rp100 ribu saja.

Yuk! Gunakan kode promo BLOG100 saat mendaftar untuk memulai pengembangan dana awalmu bersama Akseleran. Untuk syarat dan ketentuan dapat menghubungi (021) 5091-6006 atau email ke [email protected]