Enterprise Value: Pengertian dan Fungsinya

0
141
Enterprise Value Adalah

Enterprise Value adalah salah satu elemen penting dalam bisnis. Hal ini karena setiap perusahaan tentunya memiliki nilai tersendiri, yang membuatnya dapat bersaing dengan kompetitor. Lantas, apa sebenarnya Enterprise Value itu? Apa fungsinya? Untuk itu, yuk simak penjelasan berikut agar lebih paham soal pengertian dan fungsi Enterprise Value!

Pengertian Enterprise Value

Seperti namanya, Enterprise Value adalah nilai ukur total dari sebuah perusahaan. Nilai tersebut biasanya dipakai oleh para investor untuk mengukur berapa kira-kira kapitalisasi pasar perusahaan. Selain itu, pengukuran nilai ini juga dianggap sebagai metrik yang lebih valid ketika investor hendak melakukan pengambilalihan suatu perusahaan.

Rumus Menghitung Enterprise Value

Adapun rumus populer yang biasa dipakai untuk menghitung EV adalah sebagai berikut.

Enterprise Value = Kapitalisasi Pasar + Nilai Pasar Utang – Kas dan Setara.

Selain rumus di atas, para pelaku bisnis juga kerap menggunakan rumus kompleks di bawah ini.

Enterprise Value = Saham Preferen + Nilai Pasar Utang + Saham Biasa + Bunga Minoritas – Kas dan Setara Kas.

Pada dasarnya, pengukuran nilai perusahaan juga bisa didapat melalui penghitungan jumlah aset yang dimiliki saat ini. Akan tetapi, itu tentunya bisa menjadi pekerjaan yang sangat merepotkan—mengukur nilai market dari semua aset yang dimiliki oleh perusahaan. Maka dari itu, kebanyakan pebisnis lebih memilih untuk memantau bagaimana aset-aset tersebut dibayarkan. 

Komponen yang Dapat Memengaruhi Enterprise Value

Karena Enterprise Value adalah elemen penting dalam mengetahui nilai wajar sebuah perusahaan, ada beberapa komponen tambahan yang perlu diperhitungkan saat mencari angka EV. Nah, berikut ini beberapa komponen yang dapat membawa dampak terhadap hasil pengukuran Enterprise Value. 

  • Nilai Ekuitas

Nilai ekuitas atau equity value menjadi salah satu komponen utama yang bisa membawa efek signifikan pada pengukuran EV. Anda bisa mengukur equity value dengan mengalikan harga pasar saham dan nilai saham yang telah dicairkan.

  • Total Utang

Total utang berasal dari jumlah kredit yang didapat dari bank atau pemberi utang lainnya. Komponen ini biasanya akan berisi kewajiban perusahaan membayar bunga, baik itu untuk utang jangka panjang atau utang jangka pendek. Nah, jika kemudian terjadi akuisisi, pengakuisisi nantinya dapat membayar sebagian utang tersebut dengan kas yang dimiliki oleh perusahaan. 

  • Saham preferen

Jenis saham ini biasanya diperlakukan seperti utang. Hal ini karena saham preferen dapat dimanfaatkan untuk melunasi dividen tetap. Karena itu, dibandingkan jenis saham lainnya, prioritas untuk saham ini jauh lebih tinggi, khususnya dalam klaim pendapatan dan aset. Pun, jika nantinya terjadi akuisisi, pihak pengakuisisi diwajibkan untuk membayar kembali saham preferen—karena perlakuannya sama dengan utang. 

Fungsi Enterprise Value

Setelah mengetahui definisi dan komponen penting dalam pengukuran EV, Anda tentu makin menyadari bahwa Enterprise Value adalah bagian penting dalam meningkatkan valuasi bisnis perusahaan. Maka, pertanyaannya sekarang adalah apa keuntungan memiliki Enterprise Value yang nilainya memadai bagi suatu perusahaan?

  • Enterprise Value akan memudahkan para investor atau badan usaha untuk mengetahui nilai akuisisi yang lebih akurat dan menyeluruh dari perusahaan yang akan mereka beli.
  • Dibandingkan market capitalization, Enterprise Value juga dinilai lebih akurat. Hal ini karena angka EV sudah menunjukkan hasil pengurangan dari total kas dan utang perusahaan. Dengan berlandaskan pada hasil penghitungan tersebut, pengakuisisi bisa tahu berapa kas perusahaan yang dapat dipakai untuk melunasi sebagian utang.
  • Enterprise Value adalah elemen penting dalam mengukur rasio keuangan perusahaan. Dari angka tersebut, pebisnis pun akan tahu seberapa baik kinerja perusahaan yang hendak dibeli.
  • Pelaku usaha juga menjadikan Enterprise Value sebagai alat pembanding saat memperhitungkan struktur permodalan yang berbeda. Tujuan utamanya tentu untuk menetralkan risiko yang dapat terjadi di pasar saham. 

Baca juga: Apa itu Value Investing? Selengkapnya di sini!

Kesimpulan

Demikian penjelasan seputar Enterprise Value. Sederhananya, Enterprise Value adalah tolok ukur yang biasa digunakan para pebisnis saat hendak membeli sebuah perusahaan. Karena makin bagus EV-nya, potensi keuntungan yang dihasilkan akan makin besar pula. Itulah mengapa, setiap perusahaan selalu berlomba-lomba untuk memperbaiki angka Enterprise Value mereka. 

Terlebih lagi, EV juga dinilai sebagai alternatif pembanding yang lebih akurat dibandingkan nilai kapitalisasi pasar. Nah, karena berbagai alasan itulah, Enterprise Value memiliki peran yang begitu penting dalam valuasi bisnis. 

Kembangkan Dana Sekaligus Berikan Kontribusi Untuk Ekonomi Nasional dengan Melakukan Pendanaan Untuk UKM Bersama Akseleran!

Bagi kamu yang ingin membantu mengembangkan usaha kecil dan menengah di Indonesia, P2P Lending dari Akseleran adalah tempatnya. Sebagai platform pengembangan dana yang optimal dengan bunga hingga 16% per tahun kamu dapat memulainya hanya dengan Rp100 ribu saja.

BLOG100

Yuk! Gunakan kode promo BLOG100 saat mendaftar untuk memulai pengembangan dana awalmu bersama Akseleran. Untuk syarat dan ketentuan dapat menghubungi (021) 5091-6006 atau email ke [email protected]