Energi Alternatif: Pengertian, Macam, dan Manfaatnya

0
997
Energi Alternatif

Dalam kehidupan sehari-hari, manusia bergantung pada energi. Penggunaan energi yang bersumber dari alam pun telah lama dilakukan dan mengalami perkembangan dari waktu ke waktu.

Namun, tidak semua energi yang tersedia di alam dapat diperbarui. Minyak bumi, batu bara, dan gas alam termasuk energi yang dapat habis. Oleh karena itu, manusia perlu beralih ke energi alternatif demi kelestarian alam dan keberlangsungan hidup manusia di masa mendatang.

Pengertian Energi Alternatif

Sering disebut pula sebagai energi terbarukan, energi ini berperan menggantikan sumber energi konvensional. Campur tangan manusia untuk memperoleh energi ini dibutuhkan sehingga pemanfaatan energi dapat lebih maksimal.

Seiring usia bumi yang semakin bertambah, memanfaatkan energi konvensional terus menerus tanpa melakukan pembaruan bisa berdampak serius pada kondisi lingkungan. Di sinilah energi alternatif diperlukan. 

Sebelum krisis energi benar-benar terjadi, manusia mulai beralih ke energi alternatif, yaitu sumber energi terbarukan yang bisa diisi kembali oleh alam dengan cepat karena sumber energi ini dapat diproses secara berkelanjutan.

Macam-Macam Sumber Energi Alternatif

Terdapat beberapa jenis sumber energi terbarukan yang bisa didapat dari alam, antara lain:

Panas matahari

Panel surya berperan besar dalam mengkonversi energi panas matahari sebagai sumber energi terbarukan. Rangkaian sel fotovoltaic atau cahaya-listrik menjadi komponen penting dalam perangkat yang mengandalkan panas matahari untuk beroperasi. Misalnya, lampu penerangan jalan dan pemanas air bertenaga surya. 

Panas bumi atau geothermal

Energi panas bumi juga menjadi salah satu sumber energi terbarukan yang menyita perhatian. Sumber energi ini berasal dari aktivitas vulkanik dalam perut bumi, seperti gunung berapi, air panas, uap alam, dan bebatuan kering. 

Angin

Energi kinetik yang dihasilkan angin dapat berubah ke energi mekanik saat dihubungkan dengan generator penghasil listrik. Energi angin banyak dimanfaatkan di berbagai negara, seperti kincir angin khas Belanda yang memberdayakan energi angin untuk irigasi pertanian dan penghasil listrik.

Baca juga: Daftar 10 Komoditas Ekspor Unggulan Indonesia

Tenaga air atau hydropower

Pembendungan air sungai menghasilkan aliran air deras yang bisa menggerakkan turbin dan memproduksi energi listrik lewat generator. Pembangkit listrik tenaga air umumnya melibatkan sumber air dalam kapasitas besar, seperti sungai atau danau. 

Nuklir atau uranium

Energi nuklir sudah terbukti dapat menciptakan energi listrik dalam jumlah besar. Satu gram zat radioaktif ternyata bisa memproduksi 50.000 kwh per jam! Sayangnya, risiko energi nuklir juga terbilang tinggi. Tidak banyak negara yang sukses memanfaatkan energi terbarukan ini dan Jepang boleh jadi satu-satunya negara yang berhasil.  

Manfaat Energi Alternatif 

Energi terbarukan jelas memiliki manfaat besar dalam kehidupan manusia, terutama untuk jangka panjang. Apa saja manfaat energi alternatif? 

Menghambat efek pemanasan global

Polusi dan racun kimia yang ada saat ini merupakan hasil pemanfaatan sumber energi konvensional selama 100 tahun terakhir. Tingkat pencemaran tinggi, kerusakan lingkungan yang kian parah, ancaman kekeringan, hingga perubahan iklim adalah beberapa dampak nyatanya. Beralih ke energi terbarukan tentu bisa mengurangi dan menghambat efek pemanasan global sehingga generasi berikutnya masih bisa menikmati kehidupan yang layak.

Menawarkan sumber energi berkelanjutan yang tidak terbatas 

Angin, matahari, dan air adalah sumber energi alternatif yang tidak akan hilang atau habis. Jika dimanfaatkan secara tepat, energi terbarukan dapat menggeser posisi energi konvensional yang kerap menjadi penyebab utama kerusakan lingkungan. 

Meningkatkan kualitas hidup masyarakat 

Pencemaran lingkungan bukan cuma berbahaya bagi lingkungan itu sendiri, tetapi juga masyarakat yang tinggal di sekitarnya, seperti muncul gangguan kesehatan. Energi terbarukan jelas lebih bersih sehingga bisa menekan terjadinya polusi. Dengan begitu, kesehatan masyarakat juga terjaga dan kualitas kehidupan pun menjadi lebih baik.

Menghemat pengeluaran dan sumber daya terkait 

Harus diakui, pembangunan infrastruktur energi terbarukan relatif lebih mahal daripada energi konvensional. Namun, untuk jangka panjang pemanfaatan energi terbarukan justru lebih hemat, baik dari segi biaya, pemeliharaan, maupun penggunaan bahan bakar. 

Menciptakan lapangan kerja baru

Penggunaan energi terbarukan tentu membutuhkan tenaga kerja andal dengan spesialisasi pada sumber energi terkait. Maka, pemanfaatan energi terbarukan juga bisa membuka lapangan kerja baru bagi para tenaga ahli maupun sumber daya manusia lain yang terlibat dalam proses pembangunan dan pengoperasian infrastruktur energi terbarukan.

Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa energi alternatif hadir sebagai pengganti energi konvensional. Energi terbarukan ini memanfaatkan sumber alam yang tidak akan habis atau dapat diperbarukan, seperti matahari, panas bumi, air, dan angin. 

Selain menghambat efek pemanasan global, energi terbarukan juga dapat menciptakan lapangan kerja baru, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, serta menghemat pengeluaran biaya dan sumber daya. Yuk, mulai lakukan perubahan kecil dari diri sendiri dengan memanfaatkan salah satu sumber energi terbarukan di atas! 

Kembangkan Dana Sekaligus Berikan Kontribusi Untuk Ekonomi Nasional dengan Melakukan Pendanaan Untuk UKM Bersama Akseleran!

Bagi kamu yang ingin membantu mengembangkan usaha kecil dan menengah di Indonesia, P2P Lending dari Akseleran adalah tempatnya. Akseleran menawarkan kesempatan pengembangan dana yang optimal dengan bunga rata-rata 10,5%-12% per tahun dan menggunakan proteksi asuransi 99% dari pokok pinjaman. Tentunya, semua itu dapat kamu mulai hanya dengan Rp100 ribu saja.

BLOG100

Yuk! Gunakan kode promo BLOG100 saat mendaftar untuk memulai pengembangan dana awalmu bersama Akseleran. Untuk pertanyaan lebih lanjut dapat menghubungi Customer Service Akseleran di (021) 5091-6006 atau email ke [email protected]