Apa Itu Emerging Market dan Perbedaannya dengan Frontier Market?

0
4725
Emerging Market

Hampir semua investor tahu teori bahwa mereka sebaiknya membeli instrument investasi saat harganya murah dan menjualnya lagi saat nilainya naik. Secara sederhana, ini memang terdengar mudah. Namun, untuk bisa mendapatkan keuntungan yang besar dari modal yang mereka keluarkan, ada waktu panjang yang mereka butuhkan. 

Selain itu, mereka juga harus pintar-pintar menentukan pasar yang hendak dipilih: emerging market atau justru frontier market? Apa sebenarnya yang membedakan keduanya?

Pengertian Emerging Market

Salah satu langkah investasi yang kerap menjadi pilihan para investor agresif adalah dengan membeli saham perusahaan kecil di pasar internasional dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan yang lebih banyak. Kebanyakan perusahaan dengan kategori ini berada di negara-negara dengan emerging market dan frontier market.

Negara-negara yang termasuk ke dalam kategori emerging market economy dulunya lebih dikenal sebagai negara-negara yang kurang berkembang secara ekonomi. Tidak seperti Jepang atau Amerika, ekonomi mereka masih cenderung lemah dan sedang berada dalam proses menuju negara dengan ekonomi berkembang. Contoh negara dengan pasar yang sedang berkembang adalah Arab Saudi, Meksiko, India dan Pakistan.

Pasar negara berkembang menawarkan stabilitas dan likuiditas yang lebih baik ketimbang frontier market. Namun banyak pakar keuangan yang percaya bahwa pasar negara berkembang kini juga sudah tumbuh pesat dan siap mengalahkan pasar-pasar di negara maju seperti Amerika Serikat.

Pengertian Frontier Market

Dibandingkan dengan negara yang memiliki emerging market, frontier market (pasar negara perbatasan) dipandang kurang maju. Kebanyakan negara-negara dengan frontier market tidak punya pasar saham yang layak, kurang dapat diakses dan lebih berisiko. Meski begitu, pasar negara perbatasan masih dianggap sebagai pilihan investasi yang layak.

Bagi para investor yang memilih pasar negara perbatasan, ada berbagai risiko lain yang mungkin akan mereka hadapi. Misalnya saja ketidakstabilan politik, buruknya likuiditas, regulasi yang belum ada atau tidak memadai, laporan keuangan yang tidak sesuai standar hingga pergerakan agresif dari mata uang setempat.

Kelebihan dan Kekurangan Emerging Market dan Frontier Market

Meskipun pasar negara perbatasan memiliki risiko yang besar, namun ada juga yang berhasil memberikan keuntungan besar seperti yang dimiliki oleh emerging market, terutama selama tahun 1990 hingga awal 2000-an. Populasi yang mengisi ceruk frontier market menyumbang seperlima hingga sepertiga dari populasi di dunia. Beberapa di antaranya bahkan berhasil mencatatkan pertumbuhan ekonomi secara eksponensial. Meskipun demikian, pasar negara perbatasan masih jauh lebih kecil dibandingkan pasar ekonomi global.

Banyak pakar ekonomi yang percaya bahwa perusahaan-perusahaan yang menjadi bagian dari frontier market di Afrika akan mengalami kemajuan pesat. Tapi terlepas dari proyeksi tersebut, pasar negara berkembang atau emerging market masih memberikan keuntungan yang lebih tinggi dengan risiko yang lebih rendah dan likuiditas yang lebih tinggi.

Baca juga: 5 Cara Memulai Investasi Saham Untuk Pemula

Di Mana Investor Bisa Mengakses Kedua Pasar Ini?

Beberapa jenis ETF (exchange traded fund) dan reksadana diinvestasikan di pasar negara berkembang. Morgan Stanley Capital misalnya, menawarkan iShares MSCI Emerging Markets Index yang terdiri dari 26 negara berkembang termasuk Brazil, Afrika Selatan, Mesir, Yunani dan India.

Sementara itu Guggenheim menyediakan ETF dengan basis pasar negara perbatasan yang luas, mencakup hampir semua negara yang termasuk kategori pasar tersebut. Semua sekuritas ini bisa dianalisis dengan cara yang sama dengan instrumen investasi lainnya. 

Itu dia pengertian emerging market dan hal apa yang membedakannya dengan frontier market. Tertarik untuk masuk ke dalam salah satu pasar tersebut?

Kembangkan Dana Sekaligus Berikan Kontribusi Untuk Ekonomi Nasional dengan Melakukan Pendanaan Untuk UKM Bersama Akseleran!

Bagi kamu yang ingin membantu mengembangkan usaha kecil dan menengah di Indonesia, P2P Lending dari Akseleran adalah tempatnya. Sebagai platform pengembangan dana yang optimal dengan bunga hingga 16% per tahun kamu dapat memulainya hanya dengan Rp100 ribu saja.

Yuk! Gunakan kode promo BLOG100 saat mendaftar untuk memulai pengembangan dana awalmu bersama Akseleran. Untuk syarat dan ketentuan dapat menghubungi (021) 5091-6006 atau email ke [email protected]