Mengenal Awal Munculnya Saham Dow Jones

0
1474
Dow Jones

Istilah “Dow Jones” tentu tidak asing lagi bagi mereka yang menggeluti dunia saham. Indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) merupakan salah satu dari tiga indikator utama pergerakan di pasar saham Amerika Serikat, selain Nasdaq dan Standard&Poor’s 500.

Indeks saham Dow Jones adalah acuan bagi mereka yang memperhatikan bursa saham atau para investor. Bukan hanya yang aktif melakukan transaksi di Wall Street, tetapi semua orang yang berkutat di bursa saham di seluruh dunia. Indeks Dow Jones adalah indeks paling dikenal dan tertua saat ini.

Asal Mula Indeks Dow Jones

Indeks Dow Jones adalah pertama kali diperkenalkan para editor harian The Wall Street Journal. Mereka adalah bagian dari perusahaan Dow Jones & Co. Penciptanya adalah pendiri perusahaan ini, yaitu Charles Dow dan Edward Jones, seorang ahli statistik. Karena asal tersebut, indeks ini diberi nama Dow Jones.

Perhitungan indeks saham pertama kali dilakukan pada 26 Mei 1896. Namun, hasilnya justru tidak diterbitkan di Wall Street Journal, tetapi Customer’s Afternoon Letter. Perusahaan yang masuk dalam perhitungan indeks pada saat itu hanya berjumlah 12 perusahaan. Puluhan tahun kemudian, yaitu 1928, indeks diperluas  dan mencapai 30 emiten.

Dua belas emiten yang termasuk dalam peluncuran awal indeks Dow Jones merupakan perusahaan kereta api, perusahaan kapas, gas, gula, tembakau, dan minyak. Salah satunya, General Electric yang menjadi anggota indeks sejak awal hingga 2016.

Awal penghitungan fokus pada mayoritas perusahaan transportasi yang merupakan saham yang tumbuh pada masa itu. Itulah sebabnya, istilah rata-rata harga saham dikenal dengan istilah Rata-Rata Transportasi. Pada 1896, indeks transportasi dan industrial dibagi hingga muncul DJIA.

Pergerakan ekonomi Amerika Serikat yang fluktuatif dan mengarah pada industri membuat emiten berubah. Bukan lagi didominasi oleh perusahaan yang bergelut di bidang komoditas, tetapi telah menuju ke arah perusahaan konsumen serta teknologi.

Agar dapat menjadi menghuni indeks Dow Jones, suatu perusahaan harus sangat besar. Perusahaan ini juga merupakan pemimpin pasar pada industri tersebut. Sejak pendiriannya hingga saat ini, banyak perusahaan keluar masuk dalam perhitungan indeks tersebut.

Cara Menghitung Indeks Dow Jones

Indeks Dow Jones dihitung berdasarkan harga saham. Nilainya tidak hanya berdasarkan harga masing-masing saham dari industri yang termasuk di dalamnya, tetapi harga yang kemudian dibagi dengan bilangan tertentu. 

Perubahan harga saham karena pembagian dividen atau stock split akan berpengaruh terhadap nilai indeks. Inilah yang menyebabkan indeks saham Dow Jones selalu mengalami perubahan. Perhitungan indeks ini dikenal dengan nama metode harga tertimbang.

Apabila indeks Dow Jones turun, ini disebabkan oleh turunnya harga saham dari beberapa perusahaan sekaligus. Penurunan indeks biasanya baru akan terjadi pada saat perubahan harga yang sangat signifikan.

Indeks juga bisa jatuh karena terjadinya pelemahan ekonomi secara umum. Biasanya hal ini dipicu oleh turunnya harga minyak, terjadi krisis ekonomi dan bencana alam, dan berbagai faktor lainnya.

Bagi masyarakat, penurunan Dow Jones yang sangat signifikan merupakan hal yang sering dipandang negatif. Para investor yang tidak berpengalaman mengalami efek psikologis berupa kepanikan. Pada akhirnya, banyak di antaranya ikut membuang saham mereka. Padahal, dari segi tren yang terjadi, ketika indeks Dow Jones turun, itulah saat yang tepat untuk membeli.

Baca juga: Mengenal Istilah-istilah dalam Dunia Investasi

Manfaat dan Kelemahan Indeks Dow Jones

Ada beberapa manfaat dari keberadaan indeks Dow Jones antara lain kesederhanaan dan kemudahan dalam menghitung indeks saham di pasar modal. Selain itu, karena memiliki sejarah yang sangat panjang, peluang untuk menganalisis data dalam periode yang panjang terbuka dengan lebar. 

Pada sisi lain, ada pula kelemahan yang terdapat pada perhitungan ini yaitu kurangnya objektivitas. Meskipun 30 perusahaan terbesar ada dalam indeks Dow Jones, bukan tidak mungkin ada pula perusahaan kecil yang memengaruhi pasar saham. 

Jadi, indeks Dow Jones adalah indikator yang sangat penting dalam menilai pergerakan saham secara global. Bagi Anda yang sedang belajar untuk berinvestasi, jangan lupa untuk menguliknya terlebih dahulu. Semoga bermanfaat!

Kembangkan Dana Sekaligus Berikan Kontribusi Untuk Ekonomi Nasional dengan Melakukan Pendanaan Untuk UKM Bersama Akseleran!

Bagi kamu yang ingin membantu mengembangkan usaha kecil dan menengah di Indonesia, P2P Lending dari Akseleran adalah tempatnya. Sebagai platform pengembangan dana yang optimal dengan bunga hingga 21% per tahun kamu dapat memulainya hanya dengan Rp100 ribu saja.

Yuk! Gunakan kode promo BLOG100 saat mendaftar untuk memulai pengembangan dana awalmu bersama Akseleran. Untuk syarat dan ketentuan dapat menghubungi (021) 5091-6006 atau email ke [email protected]