Cost Volume Profit (CVP): Definisi, Fungsi, dan Rumusnya

0
177
CVP Adalah

Cost Volume Profit atau disingkat CVP adalah suatu metode perhitungan bisnis yang digunakan dengan tujuan untuk mengetahui jumlah biaya, banyaknya produk, dan keuntungan yang didapatkan dalam suatu proses produksi. Analisis ini juga dikenal dengan sebutan analisis biaya atau analisis Break Even Point (BEP). Sementara itu, BEP adalah salah satu cara untuk dapat mengetahui perubahan yang terjadi terhadap penjualan produk, harga, dan biaya serta pengaruhnya terhadap besar keuntungan yang didapatkan. 

Definisi Cost Volume Profit

Bisa dikatakan, CVP adalah suatu analisis atau perhitungan yang sudah dilakukan oleh suatu perusahaan guna mengetahui pengaruh dari perubahan yang terjadi pada biaya variabel dan biaya tetap serta banyaknya penjualan produk atau volume terhadap keuntungan yang didapatkan oleh perusahaan.

Biaya yang dimaksudkan memiliki keterkaitan dengan biaya variabel dan biaya tetap yang sudah dikeluarkan oleh perusahaan. Sementara itu, jumlah produk yang berhasil dijual kepada pelanggan mengacu pada volume. Lalu, keuntungan yang didapatkan mengarah pada banyaknya pemasukan yang berhasil didapat perusahaan dengan melihat dari harga produk, banyaknya produk yang terjual, dan faktor variabel di perusahaan. 

Melalui analisis tersebut, perusahaan bisa lebih memahami bagaimana produktivitas dan kelancaran operasional secara menyeluruh. Adapun dengan mengetahui berapa jumlah produk yang harus dijual, perusahaan juga bisa memperkirakan berapa lama waktu yang diperlukan untuk dapat mencapai titik balik, ambang batas, atau garis keuntungan tertentu. 

Fungsi Cost Volume Profit

Menjadi suatu metode perhitungan yang perlu diketahui oleh perusahaan atau pemilik bisnis, berikut beberapa fungsi CVP:

  • Membantu perusahaan untuk dapat mengambil langkah, kebijakan, strategi, dan keputusan ketika menghadapi kerugian dalam periode tertentu. Melalui analisis ini, bisa diamati apakah perusahaan akan dapat bertahan atau tidak. 
  • CVP adalah suatu metode perhitungan yang dapat membantu perusahan lebih mengerti perbedaan anggaran dari setiap proses produksi maupun penjualan. Apabila terjadi perubahan pada jumlah produksi maupun penjualan, maka nilai perhitungan CVP bisa memberikan gambaran berapa besar keuntungan yang didapat oleh perusahaan. 
  • Selain itu, analisis CVP juga membantu memberikan informasi lebih jelas, sehingga penjualan dapat segera mencapai BEP atau keuntungan yang ditargetkan oleh perusahaan.
  • CVP adalah perhitungan yang berfungsi sebagai penentu jumlah produk yang dibuat, sehingga terhindar dari kerugian akibat proses produksi produk yang berlebihan.

Baca juga: Cara Perhitungan Rumus Beban Usaha dan Contoh Laporannya

Rumus Perhitungan Cost Volume Profit

Perhitungan CVP bisa dilakukan melalui dua pendekatan rumus, yaitu: 

Metode Equation

Pendekatan pertama yaitu metode equation. Persamaan yang digunakan dalam pendekatan ini mengarah pada peranan laporan laba rugi dari perusahaan. Ketika menghitung CVP dengan menggunakan pendekatan ini, Anda sebelumnya harus mengetahui faktor Quantity atau berapa banyak produk yang wajib dijual sebagai target penjualan, sehingga perusahaan dapat memenuhi target keuntungan.

Adapun rumus menghitung CVP dengan metode equation adalah:

KEUNTUNGAN = MARGIN KONTRIBUSI UNIT x JUMLAH PRODUK DIJUAL – BIAYA TETAP

Margin Contribution

Cara kedua menghitung CVP adalah menggunakan metode margin contribution. Ini adalah hasil selisih yang diperoleh antara jumlah penjualan produk dan jumlah biaya variabel. Supaya bisnis yang sedang Anda jalankan bisa mendapatkan keuntungan, margin contribution harus lebih besar nilainya dari jumlah biaya tetap. 

Tak hanya itu, margin contribution juga bisa dihitung untuk setiap satu unit produk. Caranya adalah sisa yang didapatkan setelah pengurangan antara biaya variabel setiap unit dengan harga jual untuk setiap unit. Rasio atau perbandingannya ditentukan melaui pembagian dengan jumlah penjualan. 

Margin contribution dipakai dalam menentukan nilai BEP penjualan. Melalui pembagian antara jumlah biaya tetap dan rasio margin contribution, Anda bisa menghitung besarnya BEP penjualan. Contohnya, perusahaan yang memiliki biaya tetap sebesar Rp100 juta dengan margin contribution sebesar 40% harus bisa memperoleh pemasukan sebesar Rp250 juta untuk dapat menuju BEP. 

Adapun rumus menghitung CVP dengan pendekatan margin contribution yaitu: 

JUMLAH BEP PENJUALAN (Rp) = TOTAL BIAYA TETAP : RASIO MARGIN CONTRIBUTION 

Sementara itu, perhitungan jumlah penjualan produk yang dibutuhkan didapat dengan rumus:

JUMLAH PENJUALAN PRODUK YANG DIBUTUHKAN (UNIT) = (TARGET KEUNTUNGAN + BIAYA TETAP) : MARGIN CONTRIBUTION SETIAP UNIT

Jadi, CVP adalah perhitungan atau analisis yang memang perlu diketahui oleh perusahaan atau pemilik usaha, sehingga dapat mengetahui perubahan jumlah produk, biaya, maupun profit yang didapatkan dalam satu proses produksi. Semoga bermanfaat. 

Kembangkan Dana Sekaligus Berikan Kontribusi Untuk Ekonomi Nasional dengan Melakukan Pendanaan Untuk UKM Bersama Akseleran!

Bagi kamu yang ingin membantu mengembangkan usaha kecil dan menengah di Indonesia, P2P Lending dari Akseleran adalah tempatnya. Akseleran menawarkan kesempatan pengembangan dana yang optimal dengan bunga rata-rata hingga 10,5% per tahun dan menggunakan proteksi asuransi 99% dari pokok pinjaman. Tentunya, semua itu dapat kamu mulai hanya dengan Rp100 ribu saja.

BLOG100

Yuk! Gunakan kode promo BLOG100 saat mendaftar untuk memulai pengembangan dana awalmu bersama Akseleran. Untuk pertanyaan lebih lanjut dapat menghubungi Customer Service Akseleran di (021) 5091-6006 atau email ke [email protected]