Pentingnya Mengetahui Apa Itu Credit Scoring

2
4423
Credit Scoring

Credit scoring atau penilaian kredit merupakan sistem atau cara yang dipakai oleh suatu lembaga pembiayaan/bank di dalam menentukan layak tidaknya untuk menerima pinjaman dari lembaga tersebut. Penilaian kredit ini juga adalah sebuah data nasabah yang sudah dikumpulkan melalui pengisian yang sudah mereka lakukan sebelumnya untuk pengajuan pinjamannya. Jadi, bisa dikatakan history transaksi kamu seperti pembayaran tagihan yang tepat atau tidak atau banyaknya kredit yang kamu miliki ini bisa dikatakan juga sebagai penentu credit scoring.

Pentingnya Mengetahui Apa itu Credit Scoring

Credit scoring sangat membantu bank atau lembaga keuangan lainnya dalam menganalisa permohonan kredit selain faktor kualitatif lainnya. Saat ini di Indonesia data credit report debitur hanya dapat dilihat langsung dari Bank Indonesia. Dalam penilaian kredit ini juga banyak aspek yang dapat menjadi bahan pertimbangannya seperti contohnya usia, status perkawinan, jumlah tanggungan, pekerjaan istri/suami, status tempat tinggal, status pendidikan, jabatan/pekerjaan (jenis pekerjaan), tempat bekerja (bidang usaha), lama bekerja pada pekerjaan saat ini (dengan jabatan saat ini), total lama bekerja (masa kerja) dan lainnya.

Selain bank sebagai institusi jasa keuangan yang sudah biasa menerapkan sistem credit scoring, perusahaan financial technology (fintech) Peer-to-Peer (P2P) Lending pun menerapkan hal yang sama. Industri P2P Lending berkembang pesat selama 2 tahun terakhir ini karena masih adanya funding gap pembiayaan di Indonesia. Banyak usaha yang belum bisa mendapatkan pinjaman dari Bank karena adanya ketidakefisienan, salah satunya karena dibutuhkan agunan berupa fixed asset dan birokrasi yang sulit.

Salah satu platform Peer-to-Peer Lending terpercaya di Indonesia, yaitu Akseleran juga menggunakan credit scoring dalam melakukan seleksi calon peminjam. Tentunya masing-masing institusi jasa keuangan, termasuk Akseleran, memiliki credit scoring model tersendiri. Akseleran mengedepankan tiga hal: (1) Cashflow atau arus kas dari calon peminjam, (2) Agunan yang diberikan (bisa berupa tagihan dari PO/SPK/Kontrak/Invoice, berupa inventory, peralatan, maupun tanah & bangunan), serta (3) Credit Behavior, bekerja sama dengan biro kredit PEFINDO. Hasil credit scoring Akseleran yang akan berdampak kepada besaran bunganya yang dikenakan kepada calon peminjam. Sebagai referensi, tabel imbal hasil Akseleran adalah sebagai berikut :

Credit Scoring

Sebagai informasi, rating pinjaman dari A++ sampai C ini menggambarkan risiko dari investasi tersebut. Pinjaman dengan rating A++ merupakan pinjaman dengan risiko yang paling aman, sementara pinjaman dengan rating C risikonya yang paling tinggi untuk investasi.

Rating pinjaman ini juga saling terkait dengan suku bunganya, semakin tinggi risiko yang ditanggung maka semakin tinggi pula imbal hasil yang diterima oleh pemberi pinjaman. Selain itu, keberadaan agunan atau tanpa agunan pun berpengaruh dalam menentukan credit scoring, karena jika menggunakan suatu agunan yang terpercaya maka risikonya bisa ditekan dibanding yang tanpa agunan.

Di Akseleran kita selalu bersifat prudent mengenai credit scoring untuk menekan tingkat risiko kepada pemberi pinjaman. Selain itu, saat pemilihan peluang investasi biasanya masing-masing investor atau pemberi pinjaman memiliki preferensi tersendiri, akan tetapi kami lebih menyarankan menggunakan sistem diversifikasi. Mengapa harus diversifikasi? Kita akan bahas lebih lanjut dibawah!

Kenapa Harus Diversifikasi?

Akseleran memiliki banyak sekali peluang investasi yang dapat kamu pilih. Seperti bentuk investasi lain, tentunya investasi di Akseleran pun tidak lepas dari risiko. Akseleran sudah berusaha meminimasi risiko dengan sistem credit scoring yang ketat, akan tetapi usaha meminimasi risiko juga dapat dilakukan oleh pemberi pinjaman dengan cara Diversifikasi.

Baca Juga : Pahami 4 Cara Berinvestasi Ini Lebih Dalam

Diversifikasi ini sangat disarankan karena dengan sistem diversifikasi, kita menyebarkan modal yang kita miliki ke beberapa jenis peluang investasi, sehingga risiko pun tersebar. Jadi dengan sistem diversifikasi, jika kamu memiliki modal untuk investasi sebesar Rp. 10 juta kamu bisa diversifikasi ke 2 atau 4 peluang investasi yang ada,,misalnya masing-masing Rp. 5 juta atau Rp. 2,5 juta. Jadi diversifikasi disini untuk mengurangi risiko yang ada, jika salah satu pinjaman yang telat atau gagal bayar, maka setidaknya kamu masih memiliki 3 investasi pinjaman lainnya yang pembayarannya lancar.

Untuk melakukan diversifikasi investasi di Akseleran sangat mudah.Di Akseleran, investasi dapat dimulai dari Rp. 100 ribu saja, sehingga kamu dapat dengan fleksibel menyebar dana investasi kamu ke banyak investasi yang berbeda.

Daftar Sekarang dan Dapatkan Imbal Hasil 18%-21% per Tahun di Akseleran

BLOG100

Akseleran Apps

Untuk kamu yang tertarik mengenai pendanaan langsung bisa juga menghubungi Eben (+62811-9300443) atau untuk pinjaman dana usaha kamu bisa menghubungi Omar (+62812-9799-7917) dan Rizky (+62811-1312-309) atau bisa via email [email protected]

Selamat Berinvestasi!

2 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here