Saham Biasa: Pengertian, Contoh dan Perbedaannya dengan Saham Preferen

1
1048
Common Stock Adalah

Common Stock Adalah: Saham memang jadi salah satu pilihan investasi yang populer dan semakin diminati hingga kini. Tak sedikit orang yang memilih saham sebagai instrumen untuk investasi uang yang mereka punya. Bicara tentang saham, ada salah satu jenis yang bisa Anda pertimbangkan, yaitu common stock atau saham biasa. Sebenarnya, apa itu common stock dan apa bedanya dengan saham preferen?

Pengertian Saham Biasa (Common Stock)

Saham biasa atau disebut juga common stock adalah pilihan keamanan pertama yang memungkinkan para investor melakukan pembelian sebagian bisnis dengan saham yang dimiliki. Common stock kerap mempunyai fasilitas berupa memberikan para investor hak untuk dapat memilih pihak dewan direksi atau memberikan hal suaranya terkait pengambilan kebijakan. 

Namun, common stock mempunyai risiko, misalnya bagaimana kepemilikan saham terkadang justru lebih berisiko dibandingkan dengan kepemilikan obligasi sebagai investasi. Selain itu, saham biasa juga tidak sama dengan saham preferen yang memosisikan investor pada urutan paling atas untuk menerima dividen bergantung pada jumlah kepemilikan saham preferen. 

Pemilik common stock terkadang juga dapat memperoleh pemasukan dividen. Meski demikian, hal ini bisa terjadi setelah pemilik saham preferen dibayar. 

Karakteristik Common Stock

Beberapa karakteristik dari common stock adalah: 

  • Ketersediaan. Aspek ini menjadi karakteristik umum untuk para investor memiliki bagian perusahaan.
  • Hak pilih. Saham umumnya hadir bersamaan dengan hak pilih para anggota untuk para dewan direksi dan acara tertentu, termasuk akuisisi, pembagian saham, atau merger.

Perbedaan antara Common Stock dan Saham Preferen

Perbedaan antara saham preferen dan common stock adalah kemungkinan bagi para investor untuk menjadi pemilik sebagian perusahaan. Perbedaan lain antara kedua jenis saham ini yaitu:

Total Dividen

Pemasukan atau dividen yang dibayarkan untuk pemilik common stock adalah variabel yang dapat mengalami perubahan sesuai dengan keputusan petinggi perusahaan. Sementara itu, dividen yang diberikan pada pemilik saham preferen telah ditetapkan, serupa dengan metode pembayaran bunga investasi obligasi. 

Baca juga: Apa itu Dividen dalam Investasi? Berikut Penjelasannya

Lebih Minim Risiko

Apabila sebuah bisnis mengalami kebangkrutan atau pailit, pemilik saham preferen mendapatkan klaim atas kekayaan perusahaan tersisa lebih tinggi dibandingkan dengan pemilik saham biasa. Ini diasumsikan bahwa masih ada sisa dana setelah semua hutang dilunasi. 

Dibs Terhadap Dividen

Apabila perusahaan membayarkan dividen, maka pemilik saham preferen akan mendapatkan bayaran terlebih dahulu, lalu baru pemilik saham biasa. Apabila perusahaan memutuskan untuk menunda dividen, maka dividen yang menjadi hak pemilik saham preferen akan terakumulasi. Sementara itu, apabila perusahaan melanjutkan dividen, pemilik saham favorit akan mendapatkan bayaran terlebih dahulu sebelum pemilik common stock yang mendapatkan satu persen.

Konversi terhadap jenis saham

Pemilik saham preferen terkadang berkesempatan melakukan perubahan saham mereka menjadi common stock atau disebut dengan saham preferen konversi. Artinya, baik dewan direksi maupun pemilik saham dapat mengganti saham pilihan menjadi common stock.

Perubahan tersebut bisa mengakibatkan investor mengalami untung maupun rugi. Kondisi ini bergantung pada beda nilai dividen yang didapat pemilik saham dari pilihan saham maupun nilai pasar. 

Contoh Common Stock

Salah satu contoh dari common stock adalah saham waran. Umumnya, saham waran memiliki seri, seperti seri I, II, III, dan IV. Apabila Anda melihat lebih teliti, kode dari saham waran untuk setiap serinya yang tertulis di papan Bursa Efek Indonesia atau BEI juga berbeda. Saham waran seri I merupakan efek yang membagikan hak untuk pemilik untuk menjalankan setiap kepemilikan satu saham waran seri I menjadi sebuah saham perusahaan baru dengan nominal nilai Rp50.

Adapun contoh dari saham waran itu sendiri seperti berikut:

  • PT Smartfren Telecom Tbk merilis saham FREN waran seri III dengan kode waran FREN-W2 untuk durasi 5 tahun. 
  • PT OBM Drilchem Tbk atau OBMD melakukan IPO sebesar 182 juta saham dengan nominal sebesar Rp50 untuk setiap saham pada Desember 2031 lalu. Tak hanya itu, perusahaan tersebut juga mendapatkan bonus waran sebesar Rp91 juta pada seri I.
  • Setiap pembelian saham ObMD baru sebanyak dua lembar, pemilik berhak mendapatkan bonus berupa satu waran OBMD-W. Jika melakukan pembelian saham sebanyak 100 lembar, bonus yang didapat sebanyak 50 waran. 

Demikian tadi penjelasan singkat mengenai saham biasa atau common stock, contohnya, dan perbedaannya dengan saham preferen. Setiap jenis saham tentu punya nilai lebih dan kurangnya. Pahami dengan baik sebelum memulai. Semoga bermanfaat. 

Kembangkan Dana Sekaligus Berikan Kontribusi Untuk Ekonomi Nasional dengan Melakukan Pendanaan Untuk UKM Bersama Akseleran!

Bagi kamu yang ingin membantu mengembangkan usaha kecil dan menengah di Indonesia, P2P Lending dari Akseleran adalah tempatnya. Akseleran menawarkan kesempatan pengembangan dana yang optimal dengan bunga rata-rata hingga 10,5% per tahun dan menggunakan proteksi asuransi 99% dari pokok pinjaman. Tentunya, semua itu dapat kamu mulai hanya dengan Rp100 ribu saja.

BLOG100

Yuk! Gunakan kode promo BLOG100 saat mendaftar untuk memulai pengembangan dana awalmu bersama Akseleran. Untuk pertanyaan lebih lanjut dapat menghubungi Customer Service Akseleran di (021) 5091-6006 atau email ke [email protected]