Apa itu CFA dan Bagaimana Mendapatkan Gelar CFA?

0
12152
CFA Adalah

Chartered Financial Analyst atau disingkat CFA adalah sertifikasi yang diperlukan bagi Anda yang ingin bekerja sebagai analisis finansial. Namun, latar belakang pendidikan formal dan pengalaman kerja sangat dibutuhkan untuk mendapatkan gelar CFA.

Benarkah CFP Adalah Sertifikasi Penting?

CFA adalah sertifikasi penting lantaran gelar ini diberikan langsung oleh CFA Institute kepada analisis finansial. 

Tidak mudah untuk meraih gelar CFA, sebab Anda harus melalui serangkaian ujian, meliputi ekonomi, akuntansi, analisis keamanan, dan manajemen keuangan. Chartered Financial Analyst termasuk gelar profesi yang sangat dihormati dalam bidang keuangan. Gelar profesi CFA ini diakui secara global, termasuk Indonesia. 

Pelaksanaan sertifikasi CFA di Indonesia dikelola langsung oleh Chartered Financial Analyst Society Indonesia yang menjadi bagian dari Chartered Financial Analyst Institute. 

Jenis Sertifikasi CFA 

Tak berbeda jauh dengan sertifikasi Certified Financial Planner (CFP), CFA juga terbagi dalam beberapa level, di antaranya:

  • Level I

Ujian Level I biasanya digelar setiap tahun sebanyak dua kali, di bulan Juni dan Desember. Ujian CFA Level I berfokus pada analisis sepuluh topik persyaratan yang diujikan, yakni ekonomi, metode kuantitatif, keuangan perusahaan, pendapatan tetap, investasi ekuitas, standar etika dan profesional, pelaporan dan analisis keuangan, manajemen portofolio, derivatif investasi alternatif, dan perencanaan kekayaan. 

Ujian CFA Level I dilaksanakan dalam dua sesi, yakni pagi dan siang dengan durasi masing-masing selama tiga jam. Ujian CFA Level I terdiri dari seratus dua puluh soal.

  • Level II

Berbeda dengan ujian CFA Level I yang digelar dua kali setahun, CFA Level II hanya diadakan satu kali di bulan Juni. Konsep investasi pada situasi kontekstual dan penilaian yang menekankan penerapan alat menjadi fokus utama ujian CFA Level II. 

Format ujian CFA Level II terdiri dari seratus dua puluh soal pilihan ganda yang terbagi menjadi dua puluh satu set. Kasusnya sendiri sangat bervariasi. Umumnya, kasus lebih panjang mencakup tabel informasi untuk statistik, analisis laporan keuangan, atau item pendapatan tetap. Ujian CFA Level II dilaksanakan selama enam jam.

  • Level III

Serupa dengan CFA Level II, ujian CFA Level III juga hanya diadakan satu kali di bulan Juni. Manajemen portofolio efektif dan perencanaan kekayaan menjadi fokus utama ujian level ini. Untuk mengikuti sertifikasi CFA Level III, Anda harus menyintesis seluruh konsep dan metode analitis di semua kurikulum.

Berbeda dengan ujian CFA Level I dan II, format ujian Level III berupa pertanyaan pilihan ganda sebanyak sepuluh soal dan esai terstruktur sebanyak delapan hingga dua belas soal. Untuk menjawab seluruh pertanyaan tersebut, Anda hanya diberi waktu selama enam jam saja. 

Baca juga: Yuk! Mulai Belajar Investasi dengan Menerapkan 5 Hal Ini!

Siapa yang Dapat Mengikuti Sertifikasi CFA?

Ujian sertifikasi CFA adalah program yang disarankan bagi Anda yang ingin menambah wawasan atau menjadi seorang profesional di bidang keuangan, ekonomi, dan investasi. 

Manfaat Mengikuti Program Sertifikasi CFA

Selama mengikuti sertifikasi CFA, Anda akan mempelajari banyak materi, seperti ekonomi, metode kuantitatif, etika dan standar profesional, pelaporan dan analisis keuangan, keuangan perusahaan, turunan, manajemen portofolio, investasi ekuitas, utang, dan alternatif.

Cara Mendapatkan Gelar CFA

Untuk mendapatkan gelar Chartered Financial Analyst Level I, terdapat sejumlah syarat yang harus dipenuhi, antara lain:

  • Memiliki gelar sarjana atau setara sarjana.
  • Setidaknya memiliki pengalaman kerja profesional selama empat tahun atau kombinasi antara pengalaman kerja dengan pendidikan selama empat tahun.
  • Telah menyelesaikan sertifikasi TOEFL.
  • Berdomisili di negara bagian The Office of Foreign Asset Control (OFAC) atau di Kantor Pengawasan Aset Asing. 
  • Memiliki paspor.

Sementara bagi yang ingin mengikuti CFA Level II, Anda harus menyelesaikan pendidikan sarjana dan lolos sertifikasi CFA Level I. Hal yang sama juga berlaku untuk mengikuti ujian sertifikasi CFA Level III, yakni mengantongi gelar sarjana dan lolos ujian CFA Level I dan II.

Umumnya, biaya yang diperlukan untuk mengikuti sertifikasi CFA adalah sekitar $1.000 atau setara dengan Rp14 juta. Hasil ujian CFA Level I dan II biasanya diberikan paling lambat dua bulan setelah ujian dan tiga bulan untuk hasil CFA Level III. Demikianlah informasi mengenai CFA yang perlu untuk Anda ketahui. Selamat mencoba!

Kembangkan Dana Sekaligus Berikan Kontribusi Untuk Ekonomi Nasional dengan Melakukan Pendanaan Untuk UKM Bersama Akseleran!

Bagi kamu yang ingin membantu mengembangkan usaha kecil dan menengah di Indonesia, P2P Lending dari Akseleran adalah tempatnya. Sebagai platform pengembangan dana yang optimal dengan bunga hingga 18% per tahun kamu dapat memulainya hanya dengan Rp100 ribu saja.

BLOG100

Yuk! Gunakan kode promo BLOG100 saat mendaftar untuk memulai pengembangan dana awalmu bersama Akseleran. Untuk syarat dan ketentuan dapat menghubungi (021) 5091-6006 atau email ke [email protected]