4 Cara Jitu Mengatur Stock Opname yang Efektif

0
432
4 Cara Jitu Mengatur Stock Opname yang Efektif

Sebagai pemilik usaha, kamu tentu menyadari betapa pentingnya menjaga ketersediaan dan akurasi stok barang di dalam usahamu. Stock opname menjadi salah satu prosedur yang tidak boleh diabaikan, karena dapat memberikan gambaran yang jelas tentang jumlah barang yang tersedia, menghindari kehilangan atau kekurangan stok, serta memastikan efisiensi dan ketepatan dalam pengelolaan inventaris.

Stock opname merupakan metode penghitungan fisik yang dilakukan secara periodik, dengan membandingkan angka stok aktual dengan catatan yang ada di sistem. Melalui proses ini, kamu dapat mendapatkan gambaran yang akurat mengenai stok barang yang dimiliki, mengetahui tingkat kecepatan perputaran barang, mengidentifikasi adanya perbedaan antara stok aktual dan catatan, serta menemukan kemungkinan adanya kebocoran atau kehilangan barang.

Dengan melakukan stock opname secara teratur, kamu dapat memastikan bahwa persediaan barang selalu terjaga dengan baik. Hal ini penting untuk menghindari kehilangan penjualan akibat kekurangan stok, mengoptimalkan penggunaan ruang penyimpanan, serta mencegah terjadinya pemborosan dan kerugian finansial.

Berikut ini adalah 4 cara jitu yang dapat kamu terapkan untuk mengatur stock opname dengan efektif dalam usahamu:

1. Rencanakan Jadwal Stock Opname Secara Teratur

Merencanakan jadwal stock opname secara teratur akan membantu menjaga konsistensi dan keberlanjutan dalam pengelolaan stok barang. Tentukan frekuensi yang sesuai dengan kebutuhan usahamu, seperti bulanan, kuartalan, atau tahunan. Pastikan jadwal ini diikuti dengan disiplin dan melibatkan seluruh tim terkait.

2. Gunakan Metode Penghitungan yang Tepat

Pilih metode penghitungan stok yang paling sesuai dengan jenis usahamu, seperti metode fisik, metode siklus, atau metode rotasi. Pastikan proses penghitungan dilakukan secara hati-hati dan teliti untuk meminimalkan kesalahan dan menghasilkan data yang akurat.

3. Perbarui dan Analisis Catatan Stok Secara Rutin

Selalu perbarui catatan stok setelah setiap transaksi dan pastikan adanya sinkronisasi antara stok fisik dengan catatan di sistem. Lakukan analisis reguler terhadap data stok untuk mengidentifikasi pola penjualan, tren permintaan, serta barang yang perlu di-reorder atau dihapus.

4. Lakukan Pemeriksaan dan Evaluasi Terhadap Faktor-Faktor Pendukung

Selain menghitung stok fisik, perhatikan juga faktor-faktor pendukung yang dapat memengaruhi ketepatan stock opname, seperti kondisi penyimpanan barang, prosedur penerimaan dan pengiriman barang, serta keamanan ruang penyimpanan. Pastikan bahwa sistem pengelolaan stokmu berjalan dengan efektif dan semua aspek terkait terjaga dengan baik.

Dengan menerapkan cara-cara di atas, kamu dapat mengoptimalkan proses stock opname dalam usahamu, meningkatkan akurasi inventaris, serta menjaga kelancaran operasional dan pertumbuhan bisnis. Jangan lupakan pentingnya mengkomunikasikan dan melibatkan tim terkait dalam menjalankan proses stock opname agar lebih maksimal.

Ayo dukung pertumbuhan ekonomi dengan memberikan pendanaan UMKM secara aman di Akseleran! Daftar sekarang dan dapatkan imbal hasil hingga 10,5% per tahun di Akseleran.

Akseleran memberikan saldo awal senilai Rp100 ribu untuk pendaftar baru dengan menggunakan kode CORCOMMBLOG. Melakukan pendanaan di P2P Lending Akseleran juga sangat aman karena lebih dari 98% nilai portofolio pinjamannya memiliki agunan. Sehingga dapat menekan tingkat risiko yang ada. Akseleran juga sudah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan nomor surat KEP-122/D.05/2019 sehingga proses transaksi yang kamu lakukan jadi lebih aman dan terjamin.

Untuk kamu yang tertarik mengenai pendanaan atau pinjaman langsung bisa juga menghubungi (021) 5091-6006 atau via email [email protected]

Penulis: Ayu Diah Callista | Editor: Rimba Laut